Best Profit Futures Banjarmasin

Waspada, Bahaya Rusak nya gara-gara puntung rokok

PT BESTPROFIT FUTURES BANJARMASIN

BESTPROFIT

PT BESTPROFIT FUTURES – Suatu hari, Tok mengajak Chin ke sebuah restoran. Keduanya baru saling mengenal. Tok adalah pria berprofesi sebagai pembunuh bayaran nomor wahid di Asia. Sementara Chin merupakan wanita penjaga toko sewa video. Meski baru mengenal, Tok tak ragu membeberkan identitasnya kepada Chin. Wanita berkacamata ini tak lantas percaya. Tok kemudian menunjukkan kelihaiannya membunuh target.

Di restoran itu, Tok hanya memesan segelas air putih. Pesanan pun datang. Tetapi, tak lantas diminum. Dia justru mengeluarkan beberapa batang rokok. Lalu, memasukkan ke dalam gelas tersebut.

Setelah itu dia mengeluarkan sebuah jarum suntik dari balik jaket merahnya. Tok memperlihatkan jarum telah diisi cairan berwarna hitam. Sebelum meninggalkan Chin, Tok mengatakan cairan itu adalah racun. Dia telah menyiapkan sebelumnya. Sumber racun berasal dari rokok direndam ke dalam air. Sama seperti ditunjukkannya kepada Chin. – BEST PROFIT

Tok lantas meninggalkan Chin. Dari lokasi tak jauh dari restoran itu, Tok langsung menghabisi targetnya. Seorang pria berjas putih menumpang mobil sedan. Sebelum menghabisi sang target, Tok melakukan serangan brutal dengan menggunakan senjata laras panjang. Tujuannya satu. Melumpuhkan bodyguard target.

Dalam hitungan menit, Tok berhasil melumpuhkan tiga pengawal pria berjas putih itu. Tok langsung menghampiri pria berjas putih. Targetnya. Dari jarak 5 meter kembali dia melepaskan peluru dari senjatanya. Menembak dua kaki target lantaran hendak melarikan diri.

Tok terlihat senyum saat target jatuh tersungkur. Dia lalu mendekati pria itu. Sempat memohon untuk tak dibunuh. Namun Tok justru mengeluarkan suntikan beracun dari balik jaketnya. Tanpa pikir panjang, jarum suntik itu mendarat tepat di leher sebelah kiri. Perlahan cairan hitam itu langsung disuntikkan ke leher. Dalam hitungan detik, pria itu pun tak sadarkan diri. Tok tersenyum. Misinya berhasil. Segera dia kembali menemui Chin. – BESTPROFIT

Sepenggal kisah itu merupakan cerita dalam film ‘Fulltime Killer’ yang dibintangi Andy Lau, Takashi Sorimachi dan Kelly Rin. Film rilisan tahun 2001 ini disutradarai Jhonnie To dan Wai Ka Fai. Dalam film itu, rendaman air rokok menjadi racun mematikan dalam waktu singkat. Sebab mengandung senyawa kimia N80. Yakni bahan baja biasa digunakan untuk mencegah korosi pada pipa minyak.

Kandungan terdapat dalam rendaman rokok bukan isapan jempol film action. Meski Hanya adegan film, nyatanya cairan berasal dari rokok memang bisa merusak. Terutama lingkungan. Operations Manager Waste 4 Change, Annisa Paramita, menyebut sampah puntung rokok mengandung zat berbahaya. Studi di berbagai negara menyebut sampah puntung rokok banyak ditemukan di pesisir pantai. – PT BESTPROFIT
Sebuah Penelitian di tahun 2015 menyebutkan, sampah jenis ini menjadi terbanyak pertama di laut. Jumlahnya mencapai 52 juta batang puntung rokok. Sementara sampah tutup botol minuman sekitar 13,5 juta, disusul alat makan sebanyak 10 juta, botol minuman 9,5 juta, kaleng minuman sebanyak 6,75 juta dan lain sebagainya. Bahkan peneliti dari University Georgia, Jenna Jambeck, dalam penelitiannya menyebut Indonesia merupakan negara kedua yang menyumbang sampah di laut setelah Cina. Sebanyak 187,2 juta ton Indonesia menyumbang sampah ke laut lepas.

Nisa, sapaan akrabnya, menilai banyaknya sampah puntung rokok lantaran kurangnya kesadaran lingkungan para perokok. Perokok aktif beranggapan sampah puntung rokok hanya berukuran kecil. Sehingga cenderung mengabaikan sampah rokok bekas konsumsi. Ada dua komponen sampah dari puntung rokok. Tembakau dan filter berupa gabus. Kedua bagian ini dapat menimbulkan kerusakan lingkungan.

“Puntung rokoknya saja susah terurai. Kalau ada sisa dari tembakaunya juga kali dia terbuang ke laut bisa mencemari lingkungan,” kata Nisa kepada merdeka.com, Senin lalu.

Bagian tersulit dari rokok adalah filter. Meski berasal dari kayu, namun material digunakan adalah serat selulosa. Itu dibuat dari kayu dan mencampurkan beberapa zat kimia sebelum berubah menjadi gabus penyaring zat kimia terkandung dalam campuran tembakau.

Dibutuhkan waktu lama untuk mengurai filter rokok. Bila pun terurai di tanah, hanya akan berubah menjadi banyak partikel kecil. Berupa micro plastik dan micro fiber. Dalam jangka panjang, filter rokok akan merusak kandungan air di dalam tanah.

Bahaya itu dibenarkan dosen Institut Pertanian Bogor (IPB), Satyanto. Dia mengungkapkan, pada filter sampah puntung rokok terdapat banyak jenis zat kimia berbahaya. Sejatinya, tiap zat tersebut berasal dari campuran tembakau dibakar. Filter rokok hanya berfungsi untuk menyaring zat berbahaya dalam rokok.

Sedangkan, lanjut Satyanto, sampah puntung rokok dibuang sembarangan bisa merusak lingkungan. Selain dari sisi kebersihan, bila sampah puntung rokok terkena air maka tiap zat terdapat pada filter akan keluar.

“Racun yang terdapat dalam puntung rokok bila keluar dan bercampur dengan tanah bisa mematikan mikro organisme atau biota lain di dalam tanah,” terang Satyanto kepada merdeka.com.

Studi dilakukan Zhao Jun, seorang peneliti dari Xi’an Jiantong University School of Energy and Power Engineering China, menyebut terdapat kandungan N80 dalam rokok ketika direndam dalam air. Senyawa itu bisa mendeteksi korosi pada pipa minyak terbuat dari baja. Selain itu juga terdapat kandungan nikotin, racun terkandung dalam tembakau.

Banyak perokok sengaja membuang puntung rokok ke tanah. Misalnya ke taman atau ke pot. Mereka berasumsi sisa tembakau yang tak terbakar akan terurai dengan mudah. Sebaliknya, justru tembakau telah menjadi rokok tidak dengan mudah bisa terurai. Semua zat terdapat dalam tembakau justru menjadi racun bagi tanah.

Sementara sampah puntung rokok di laut dapat merusak habitat laut. Sebab bagi hewan laut seperti penyu dan ikan, sampah bekas puntung rokok kerap mengecoh hewan laut. Tak jarang puntung rokok di laut dianggap ikan sebagai predatornya.

Karena itu, sampah puntung rokok tergolong dalam jenis sampah residu. Artinya, jenis sampah tak bisa didaur ulang. Mengingat memiliki zat bersifat racun di dalamnya. Baik Nisa maupun Satyanto sepakat sampah puntung rokok seharusnya dipisahkan dari jenis sampah yang lainnya.

“Sampah puntung harus dikumpulkan terpisah. Tidak dibuang ke tanah atau pot dan tidak juga dicampur dengan sampah lain,” ujar Satyanto.

Seperti halnya pengelolaan sampah puntung rokok di Jepang. Kata Satyanto, di sana tiap sisa rokok akan di bakar. Sementara di Indonesia, pengelolaan sampah masih menggunakan proses biasa. Yakni, menimbun sampah dengan tanah di tempat pembuangan akhir (TPA).

Sehingga sebaiknya sampah puntung rokok harus dibakar. Ini lantaran selain mengandung zat beracun, puntung rokok jenis apapun sudah terkontaminasi air liur. Beberapa jenis penyakit bisa menular dari air liur. “Bekas air liur itu bisa menyebarkan penyakit,” tambah Nisa.

Mengingat bahaya sampah puntung rokok, Nisa ingin para perokok bisa bertanggungjawab atas sampah dihasilkan. Minimal dengan membuang puntung rokok pada tempatnya. Sebagai bagian dari tanggung jawab para perokok terhadap lingkungan. “Perokok bertanggungjawab atas puntung rokoknya, karena sampahmu tanggung jawabmu,” terangnya.