Best Profit Futures Banjarmasin

Taiwan Bakal Bangun Tempat Peluncuran Roket Mandiri

PT. BESTPROFIT FUTURES

roket-new-shepard-blue-origin-1_169

PT. BESTPROFIT FUTURES BANJARMASIN – Pemerintah Taiwan berencana membangun tempat peluncuran roket untuk pengembangan program luar angkasa jangka panjang di negara itu. Hal itu diungkapkan oleh kepala Organisasi Antariksa Nasional Taiwan (NSO), Wu Jong-shinn, pada Selasa (24/8) kemarin. BESTPROFIT


Keputusan itu diambil setelah perusahaan roket komersial yang berbasis di Taiwan, TiSPACE, gagal menemukan lokasi peluncuran di negara itu sehingga mencari dan memperoleh persetujuan meluncurkan roket buatan dalam negeri pertama mereka di Australia. Pemerintah Taiwan, kata Shinn, memiliki rencana jangka panjang untuk membangun situs peluncuran roket sendiri. Dia mengatakan Kementerian Sains dan Teknologi Taiwan (MOST) tahun lalu merilis seperangkat pedoman keamanan untuk peluncuran roket penelitian. PT. BESTPROFIT

Dilansir dari FocusTaiwan, Shinn mengatakan sebelumnya TiSPACE dijadwalkan untuk meluncurkan roket Hapith I di sebuah situs di Desa Nantian, Kabupaten Taitung, tetapi rencana itu ditangguhkan karena sengketa hukum.

NSO kemudian membuat rencana untuk menetapkan sebuah situs di Kotapraja Mudan sebagai proyek jangka pendek untuk peluncuran roket, tetapi rencana itu juga belum terwujud karena perundingan dengan penduduk setempat masih berlangsung.

Dilansir TaiwanNews, karena hal itu TiSPACE bekerja sama dengan Southern Launch, sebuah perusahaan yang memiliki fasilitas peluncuran roket mandiri di kawasan selatan Australia. Perusahaan roket Taiwan itu berencana melakukan peluncuran setelah peluncuran uji pertama roket hibrida Hapith I. PT. BEST PROFIT

Roket itu memiliki ukuran tinggi 10 meter, lebar 1,5 meter dan berat tiga ton. Menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh Menteri Industri, Sains dan Teknologi Australia, Christian Porter, TiSPACE akan melakukan uji peluncuran Hapith I dari Kompleks Peluncuran Whalers Way yang dioperasikan oleh Southern Launch.

“Momen menarik yang menambah momentum yang berkembang di sektor luar angkasa Australia,” kata Porter. Porter juga mengatakan, tanggal peluncuran akan ditentukan oleh TiSPACE dan Southern Launch dalam beberapa bulan mendatang. Perencanaan pembangunan situs peluncuran roket Taiwan itu diharapkan akan dimulai sekitar tahun depan, setelah pengesahan rancangan undang-undang tentang pengembangan ruang angkasa masa depan negara itu, yang diajukan oleh MOST.

Jika RUU tersebut disahkan, itu akan meningkatkan NSO menjadi lembaga independen langsung di bawah kementerian sains dan teknologi. Saat ini NSO adalah salah satu dari delapan pusat penelitian di bawah Laboratorium Riset Terapan Nasional MOST. Dengan rencana pembuatan lokasi peluncuran roket itu, Taiwan juga nampaknya ingin bersaing dengan China dalam hal penjelajahan ruang angkasa. Keduanya berseteru akibat politik karena China menyatakan Taiwan adalah wilayah kedaulatannya Klaim itu ditolak oleh pemerintah Taiwan yang menyatakan mereka sebagai negara berdaulat dan mempunyai pemerintahan mandiri. BEST PROFIT

Sumber : cnnindonesia