Best Profit Futures Banjarmasin

Sentimen Dovish The Fed Masih Terasa, Straits Times Hijau

PT BESTPROFIT FUTURES BANJARMASIN

BESTPROFIT
PT BESTPROFIT FUTURES – Jakarta,Bursa saham Singapura pada perdagangan hari ini dibuka di zona hijau. Keputusan The Fed mempertahankan suku bunga acuan menjadi katalis penguatan bursa saham Negeri Singa tersebut. – PT BESTPROFIT

Indeks Straits Times dibuka menguat 0,17% ke level 3.195,71. Saham-saham sektor perbankan tercatat menguat, dimana saham DBS naik 0,17% dan saham UOB naik 0,11%.

Hasil pertemuan The Federal Reserve selaku Bank Sentral AS menjadi bensin utama bagi penguatan bursa saham Asia. – PT BESTPROFIT BANJARMASIN

The Fed kemarin mempertahankan suku bunga acuan di level 2,25-2,5%, The Fed lagi-lagi mengeluarkan pernyataan bernada kalem alias dovish. The Fed bakal lebih bersabar dalam mengeksekusi kenaikan suku bunga acuan.

“Dalam situasi ekonomi global dan pasar keuangan saat ini, serta tekanan inflasi yang minim, Komite akan bersabar dalam menentukan kenaikan suku bunga acuan berikutnya,” tulis pernyataan The Fed. – BESTPROFIT

Tak hanya lebih kalem dalam masalah normalisasi suku bunga acuan, The Fed juga secara tegas menyatakan bahwa pihaknya siap untuk mengubah skema perampingan neracanya.

Sebagai informasi, pasca-krisis keuangan global tahun 2008 silam, The Fed rajin membeli surat utang pemerintah dan mortgage-backed securities untuk menstimulasi perekonomian Negeri Paman Sam – BESTPROFIT BANJARMASIN

Kepada wartawan setelah mengumumkan kenaikan suku bunga, Gubernur The Fed Jerome Powell mengatakan tidak melihat adanya kenaikan inflasi yang mengejutkan dan bahwa “hal itu tidak ada dalam perkiraan kami.”

Pernyataan tersebut menyebabkan bunga obligasi AS turun, begitu juga saham-saham perbankan.

Yield untuk obligasi negara AS bertenor 10 tahun terkoreksi menjadi 3,06%. Sementara itu, saham JPMorgan Chase, Bank of America, dan Citigroup melemah lebih dari 1%.

Para pejabat The Fed menaikkan perkiraan pertumbuhan ekonomi AS menjadi 3,1% di 2018, naik dari 2,8%. Mereka juga memperkirakan perekonomian akan tumbuh 2,5% tahun depan dari 2,4% yang diperkirakan sebelumnya, CNBC International melaporkan.

Bank sentral juga menghilangkan kata “akomodatif” dari pernyataannya terkait kebijakan moneter yang dianut. Beberapa pelaku pasar memandang hal ini sebagai tanda The Fed akan berhenti menaikkan suku bunganya.

Sumber :  CNBC Indonesia

PT BESTPROFIT FUTURES, PT BEST PROFIT FUTURES, PT BESTPROFIT, PT BEST PROFIT, BESTPROFIT FUTURES, BEST PROFIT FUTURES, BESTPROFIT, BEST PROFIT, BESTPRO, BPF, PT.BPF, BPF BANJAR, BPF BANJARMASIN, PT BEST, PT BPF