Best Profit Futures Banjarmasin

Ramai Bahas Mobil Hibrida, Daihatsu Incar Model Paling Laku

PT. BESTPROFIT FUTURES

c9e0b9ee-5943-4cbc-9140-ca5dd6430a12_169

PT. BESTPROFIT FUTURES BANJARMASIN – Astra Daihatsu Motor (ADM) mengatakan siap masuk era elektrifikasi dengan menawarkan mobil hybrid sebelum memasarkan kendaraan listrik berbasis baterai di Indonesia. Direktur Marketing ADM Amelia Tjandra menjelaskan bahwa pihaknya masih menganalisa sebelum resmi menjual jenis kendaraan hybrid atau listrik. Menurut Amelia bila ADM punya pemikiran akan masuk ke segmen kendaraan ramah lingkungan yang paling digemari konsumen dalam negeri. BESTPROFIT
Seperti diketahui regulasi pertama yang terbit Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai Untuk Transportasi Jalan. Lalu mengikuti Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 73 Tahun 2019 tentang Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah Berupa Kendaraan Bermotor yang Dikenai Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) diundangkan bulan lalu.

“Nanti pada waktunya kami akan ikut. Sekarang (juklak-petunjuk pelaksanaan dan juknis-petunjuk teknis) itu belum keluar,” kata Amelia di Sunter, Jakarta Utara pekan lalu. PT. BESTPROFIT

“Biasanya ya Daihatsu itu mengeluarkan (produk) dengan mengadakan survei dahulu kendaraan jenis apa yang disukai (konsumen),” sambung Amelia kemudian.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) penjualan mobil penumpang Daihatsu didominasi Multi Purpose Vehicle (MPV) dan Sport Utility Vehicle (SUV). Di segmen MPV ada Xenia dan mobil ‘murah’ Sigra, sedangkan kelas SUV ada Terios sebagai ‘kembaran’ Toyota Rush.

“Dunia sekarang condong ke SUV. Tapi saya belum bisa ngomong [hybrid Daihatsu SUV]. karena sampai hari ini belum buat rencana. Kami nunggu juklak dari menteri,” ucap Amelia.

Kerja sama Toyota-Daihatsu
Daihatsu pernah mengungkap bila pengembangan hybrid di Indonesia menunggu instruksi induk perusahaan, yaitu Toyota. Sementara Toyota Indonesia sudah menyatakan komitmen melakukan produksi mobil hybrid di Tanah Air pada 2022. Produksi mobil ramah lingkungan disebutkan bakalan memanfaatkan fasilitas produksi yang sudah ada. Detail rencana itu hanya saja belum diungkap Toyota. PT. BEST PROFIT

Amelia menuturkan pihaknya menyambut baik bila Toyota sudah membuat rencana jangka panjang. Kendati demikian bagi Amelia itu belum final, sebab jika Daihatsu-Toyota ‘diwajibkan’ kerja sama di pasar lokal, artinya produk yang dihasilkan kedua perusahaan harus ‘kembar’, layaknya model-model mobil yang telah diserap konsumen di Indonesia.

Dalam hal ini Toyota punya banyak produk MPV dari berbagai kelas mulai menengah ke bawah hingga premium. Begitu juga dengan produk SUV merek Toyota. Di sisi lain MPV dan SUV Daihatsu Indonesia produknya sangat terbatas.

“Dia [Toyota] MPV gede banyak ada yang gede mahal medium macam-macam. Kalau kami compact car. Kalau dia itu punya macam-macam. Nah yang mana (jenisnya) kamu tanya dong (ke Toyota),” ucap Amelia mengelak pertanyaan wartawan. BEST PROFIT

 

Sumber : cnnindonesia

Tinggalkan Balasan