Best Profit Futures Banjarmasin

PT BESTPROFIT – Peluang rupiah menguat terganjal komentar The Fed

PT BESTPROFIT FUTURES BANJARMASIN

PT BESTPROFIT BANJARMASIN
PT BESTPROFIT BANJARMASIN – JAKARTA. Otot rupiah masih bergerak datar meski cenderung melemah di hadapan dollar Amerika Serikat (AS), Senin (10/4). Mengacu data Bloomberg pukul 10.09 WIB, rupiah pasar spot ke Rp 13.324 per dollar AS atau melemah tipis 0,02% dari posisi akhir pekan lalu Rp 13.321 per dollar AS.

Berbeda nasib rupiah pada kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR). Rupiah ke Rp 13.323 per dollar AS atau menguat 0,13% dari posisi pekan lalu Rp 13.341 per dollar AS.

Nurdiyanto, Analis Riset Treasury PT Bank Negara Indonesia menjelaskan, rilis cadev Indonesia bulan Maret mencapai level tertinggi sejak Agustus 2011. Hal ini membuat rupiah cukup perkasa di tengah sentimen yang menekan aset beresiko setelah serangan Amerika Serikat (AS) ke Suriah.

“Sedangkan pergerakan dollar AS juga masih positif menanti data Non Farm Payroll (NFP) dan hasil pertemuan Presiden AS, Donald Trump dengan Perdana Menteri China, Xi Jinping,” ujarnya.

Sentimen dari Suriah menurut Nurdiyanto masih akan mempengaruhi rupiah sepekan ke depan. Di samping itu, rilis NFP AS bulan Maret serta hasil pertemuan Trump dengan Jinping akan turut menjadi penggerak rupiah dari sisi eksternal.

Sementara dari sisi internal, rupiah menanti angka neraca perdagangan bulan Februari. “Sepertinya neraca perdagangan masih akan surplus. Apalagi indeks manufaktur dalam negeri naik,” lanjutnya.

Nurdiyanto memprediksi rupiah dalam sepekan ke depan akan kembali sideways.

Meengutip CNBC, dollar memulai pekan ini di level tertinggi tiga pekan terhadap sekeranjang mata uang lainnya. Menyusul pernyataan petinggi The Fed yang memperkuatkomitmen bank sentral untuk kenaikan suku bunga. – PT BESTPROFIT BANJARMASIN

Indeks dollar, yang melacak greenback terhadap enam mata uang rival utama, naik 0,1% menjadi 101,260, menjangkau ke tingkat tertinggi sejak 15 Maret.

“Meningkatnya suku bunga di AS mendukung dollar, menurut saya,” kata Masafumi Yamamoto, chief currency strategist di Mizuho Securities.

sumber : kontan

PT BESTPROFIT BANJARMASIN