Best Profit Futures Banjarmasin

Pertama di dunia, prosesor 1.000 inti tanpa perangkat lunak

1101x910_0_0_1101_910_c14cbb495c7b1dc64c3ffe3505086c7323632d16

PT.BEST PROFIT FUTURES – Sekelompok ilmuwan berhasil menciptakan cip prosesor pertama di dunia dengan 1.000 inti. Tentu saja prosesor ini punya kekuatan luar biasa. Dia dikatakan mampu mengerjakan 1,78 triliun instruksi tiap detik. Hal ini dapat terwujud karena kehadiran 621 juta transistor di dalamnya.

“Ini adalah prosesor 1.000 inti pertama di dunia dengan kecepatan tertinggi yang pernah dirancang oleh sebuah universitas,” kata Bevan Baas, profesor bidang elektronik dan komputer sekaligus pemimpin proyek tersebut dalam pernyataan resmi.

Prosesor super ini dikembangkan oleh ilmuwan jurusan Teknik Komputer dan Elektro University of California Davis, Amerika Serikat (AS). Cip yang digunakan merupakan hasil produksi IBM dengan memanfaatkan teknologi CMOS 32nm. Sebagai informasi, laptop sekarang ini kebanyakan menggunakan skala 14nm.

Prosesor yang super tapi diklaim hemat daya ini diberi nama KiloCore. Dia telah dipublikasikan dalam acara 2016 Symposium on VLSI Technology and Circuits di Honolulu, Hawaii, AS minggu lalu.

Sebagai contoh dengan 1.000 inti yang dimiliki, prosesor ini mampu melakukan 115 miliar instruksi per detik hanya dengan dorongan tenaga listrik 0,7 Watt. Teorinya dengan asupan tenaga sebesar itu, prosesor ini dapat dioperasikan hanya dengan satu buah baterai jenis AA. – BEST PROFIT

Masing-masing inti juga dapat bekerja mandiri, tidak selalu bekerja bersamaan. Jadi tiap inti bisa dinonaktifkan jika memang tidak dibutuhkan. Kemampuan inilah yang sangat berguna untuk menghemat konsumsi daya.

Tiap inti mampu bekerja hingga besaran frekuensi clock 1,78 GHz. Tiap inti ini juga dapat mengirim data secara langsung ke inti lainnya, sehingga tidak akan terjadi kepadatan memori karena terjadi penyumbatan jalur data (bottleneck).

Lalu muncul pertanyaan untuk apa prosesor sehebat itu? Ia dapat diaplikasikan ke berbagai bidang; di antaranya cocok untuk melakukan tugas enkripsi, deskripsi, coding/decoding nirkabel, pemrosesan video, atau bahkan untuk penelitian sains.

Sebagai perbandingan, komputer tercepat di dunia sekarang ini memiliki cip prosesor 260 inti. Tapi dalam komputer tersebut digunakan sekitar 41.000 cip tersebut sehingga total ada 10,66 juta prosesor yang digunakan untuk keperluan komputasi berat.

Pada 2010 para ilmuwan di University of Glasgow (Skotlandia) dan University of Massachusetts Lowell (AS) juga telah menciptakan prosesor dengan 1.000 inti. Tetapi mereka menggunakan desain berbasis Field Programmable Gate Array (FPGA) –cip yang inti logika-nya dikonfigurasi menggunakan perangkat lunak (software).

Dilansir ZDNet, pada tahun itu pula Intel telah menciptakan prosesor hasil eksperimen dengan 48 inti yang dapat digandakan menjadi 1.000 inti. Tapi untuk dapat digandakan hingga jumlah tersebut tetap menggunakan modifikasi perangkat lunak.- BEST PROFIT

sumber : beritagar.id