Best Profit Futures Banjarmasin

Perbedaan Yuan Digital China dan Bitcoin

PT. BESTPROFIT FUTURES

pemblokiran-ponsel-ilegal-2_169

PT. BESTPROFIT FUTURES BANJARMASIN – China baru-baru ini resmi menerbitkan Yuan digital sebagai alat pembayaran yang sah yang sepintas mirip dengan Bitcoin. Sebab, keduanya sama-sama menggunakan sistem blockchain. Namun, ada perbedaan jelas antara Yuan digital dengan Bitcoin, meski keduanya sama-sama tidak memiliki bentuk fisik. BESTPROFIT


Milik China
CEO Bitcoin Indonesia, Oscar Darmawan menjelaskan perbedaan mendasar antara kedua uang digital ini. Menurutnya, Yuan digital adalah mata uang milik negara China. Sementara Bitcoin tidak memiliki identitas negara.

“Yuan digital adalah mata uang yang diterbitkan negara China dan dipakai oleh rakyatnya untuk pembayaran di sana. Yuan digital sama dengan Yuan biasa.Sedangkan Bitcoin merupakancryptocurrencyatau mata uang yang tidak mengenal wilayah. Bitcoin tidak memiliki identitas negara,” kata Oscar, Jumat (11/12). Ia juga menjelaskan, Bitcoin diciptakan untuk menerobos batas wilayah, dan tidak dimiliki negara tertentu ataupun perseorangan.

“Bitcoin diciptakan untuk menerobos batas wilayah, melengkapi kekurangan mata uang negara konvensional selama ini,” tuturnya.

Masih Perlu Dikonversi
Keunggulan Bitcoin adalah tidak perlu dikonversi ke mata uang tertentu untuk transaksi lintas batas negara. Sementara Yuan digital masih perlu dikonversi ke dalam mata uang negara yang akan akan melakukan transaksi. Harga Bitcoin di seluruh dunia juga hampir sama dan pergerakan naik turunnya harga berlaku internasional. PT. BESTPROFIT

“Salah satu fungsi Bitcoin adalah untuk transaksi lintas negara. Jadi transaksi yang melibatkan berbagai negara di dunia lebih mudah, sedangkan pengiriman Yuan digital ke negara lain tetap harus dikonversi ke Dollar atau ke negara mana uang tersebut dikirimkan,” jelas Oscar.

Bukan Cryptocurrency
Oscar menegaskan, Yuan digital bukan cryptocurrency karena dikeluarkan oleh Bank Sentral China. Mata uang digital tersebut juga tidak termasuk sistem blockchain karena berlaku terpusat di China. Sementara Bitcoin, tidak memiliki otoritas kepemilikan, dan tidak terpusat. Penggunaannya bisa berlaku di seluruh negara.

“Dengan sifat dasar ini sudah bisa dilihat perbedaannya. Sehingga Yuan digital dan Bitcoin memiliki fundamental dan utilitas yang berbeda,” terangnya.

Bukan Alat Investasi
Selain itu, Oscar juga menjelaskan Yuan digital tidak bisa digunakan sebagai alat investasi seperti Bitcoin. Yuan digital hanya alat pembayaran biasa yang digunakan dalam satu negara, hanya saja berbentuk digital.

“Bitcoin lebih difungsikan orang untuk bertransaksi ke luar negeri, selain itu, juga untuk komoditas dan investasi. Sedangkan Yuan Digital ya alat pembayaran biasa, yang mana memang mayoritas bangsanya menggunakan mata uang tersebut,” tuturnya. Lebih lanjut, menurutnya kehadiran mata uang digital ini tidak akan mempengaruhi pasar Bitcoin di China. Kehadirannya justru semakin mendukung kemajuan transaksi secara daring di negeri Tirai Bambu tersebut. PT. BEST PROFIT

“Kemungkinan, hadirnya Yuan digital tidak mempengaruhi terhadap pasar Bitcoin di China justru malah mendukung karena transaksi online jadi makin mudah, hal ini tidak berpengaruh secara langsung terhadap harga Bitcoin,” pungkasnya. Untuk diketahui, China telah melakukan persiapan uji coba Yuan digital selama satu tahun. Pengetesan awal mata uang digital nasional China ini sudah dilakukan sejak awal tahun ini. Jika, uji coba berhasil, maka China akan jadi ekonomi terkuat di dunia yang menawarkan mata uang digital nasional. Yuan digital ini akan mengalahkan Euro versi digital milik Bank Sentral Eropa. Dengan kehadiran Yuan digital, pemerintah China dapat mengetahui bagaimana, kapan, dan di mana orang-orang menghabiskan uangnya. Sebabnya, seluruh kegiatan transaksi menggunakan Yuan digital akan dicatat dalam buku digital. BEST PROFIT

Sumber : cnnindonesia