Best Profit Futures Banjarmasin

Penerbangan Tertunda, Lion Air panen kritiklPT BESTPROFIT FUTURES

1200x676_0_0_1200_676_fdad3ca7cb16815785378397d01d723b83797494

PT BESTPROFIT FUTURES

PT BESTPROFIT FUTURES – Maskapai penerbangan Lion Air kembali diterpa sorotan negatif. Pemicunya adalah penundaan (delay), yang menimpa setidaknya lima penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Penundaan itu terjadi sejak Minggu, dan berlangsung lebih dari 12 jam, hingga Senin.

Walhasil ratusan penumpang telantar. Merujuk laporan BeritaSatu, ratusan penumpang juga sempat mengamuk dengan melakukan pemblokiran di eskalator dan landasan pacu (runway) Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta.

Berikut lima penerbangan yang mengalami penundaan:

  • JT 650 Cengkareng – Lombok
  • JT 630 Cengkareng – Bengkulu
  • JT 590 Cengkareng – Surabaya
  • JT 582 Cengkareng – Surabaya
  • JT 526 Cengkareng – Banjarmasin

Direktur Umum Lion Air, Edward Sirait menyebut masalah operasional menjadi alasan penundaan penerbangan. Ia mengaku bahwa pihaknya harus melakukan pergantian kru penerbangan sebagai dampak dari penundaan yang terjadi pada Minggu siang.

“Kami harus mengganti crew dikarenakan dampak delay pada siang hari, yang disebabkan oleh masalah operasional dan terdapat beberapa pesawat yang mengalami masalah teknis. Sehingga dampaknya kami harus melakukan penggantian crew pada penerbangan tujuan Lombok, Bengkulu, Surabaya dan Banjarmasin,” kata Edward, dikutip detikcom.Masalah itu lantas merembet karena pergantian kru memakan waktu cukup lama, sekaligus menyita limitasi jam operasional bandara tujuan. Walhasil, penerbangan pun ditunda hingga Senin pagi.

Manajemen Lion Air juga sempat mengeluhkan cuaca buruk yang terjadi pada Minggu malam.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Yunus Swarinoto pun mengakui adanya gangguan cuaca itu. “Di bagian utara khatulistiwa, dari Sabang sampai Merauke itu terlihat pertumbuhan awan. Seperti di sebagian utara Sumatera, sekitar Padang, Kalimantan, dan Maluku,” ujar Yunus.

Belakangan, Metro TV melaporkan bahwa Lion Air telah memberikan ganti rugi kepada ratusan penumpang yang telantar di Bandara Soekarno-Hatta, Senin (1/8). Manajemen Lion Air memberikan Rp300 ribu sebagai kompensasi keterlambatan, dan Rp200 ribu untuk pergantian akomodasi.

Walau demikian, kabar ini telanjur jadi masalah serius, terutama bagi netizen. Sentimen negatif ramai dilemparkan tweeps terhadap Lion Air.

Walhasil, kata kunci “Lion Air” terpantau nangkring di Tren Twitter Indonesia, nyaris sepanjang Senin. Pt Bestprofit Futures

Ini juga bukan pertama kalinya Lion Air terkena isu negatif seputar pelayanan. Agaknya, hal itulah yang membuat netizen kian berang.

Kasus pada Februari 2015, menjadi salah satu yang paling diingat. Ketika itu lebih dari 100 penerbangan Lion Air mengalami penundaan.

Selain penundaan, masalah keamanan juga menjadi isu pokok. Mulai dari gangguan mesin, menabrak sapi, hingga berbenturan dengan pesawat lainnya. Beritagar.id sempat mencatat peristiwa-peristiwa macam itu lewat artikel: “Kisah Lion Air yang selalu dirundung masalah.”

Ihwal keamanan, AirlineRatings.com (h/t traveller.com.au) –situs independen yang memberi penilaian atas maskapai penerbangan di seluruh dunia– juga memberi catatan buruk bagi Lion Air.

Bersama dengan sejumlah maskapai penerbangan murah lainnya asal Indonesia, Lion Air hanya punya angka buruk (*1), membuatnya masuk dalam daftar penerbangan dengan keamanan terburuk pada 2016.

Ihwal kasus penundaan terakhir, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan akan memanggil pihak Lion Air untuk dimintai klarifikasi.

“Terkait kejadian Lion Air tentunya kita sebagai regulator mohon maaf atas kejadian itu, ya memang ada beberapa sebab terjadinya keterlambatan itu dan mungkin kita akan diskusi besok dengan Lion Air,” kata Menhub Budi Karya, Senin. – Beritagar

(Mr-Pt Bestprofit Futures)