Mengenal Satoshi Nakamoto, Misteri Penemu Bitcoin Segera Terungkap

INFO DAN KEGIATAN news Post Tekno

PT. BESTPROFIT FUTURES

PT. BESTPROFIT FUTURES BANJARMASIN – Nama Satoshi Nakamoto adalah salah satu sosok misterius dibalik lahirnya Bitcoin. Nakamoto adalah nama samaran yang digunakan oleh penemu mata uang digital yang kini menjadi tren. Nama Satoshi Nakamoto pertama kali muncul pada tanggal 31 Oktober 2008. Nakamoto mengirim laporan (whitepaper) sembilan halaman ke sekelompok kriptografer dan menjelaskan sistem “uang elektronik”. BESTPROFIT

Uang elektronik ini memungkinkan orang untuk menukar nilai tanpa perlu bank atau pihak lain. Beberapa bulan kemudian, jaringan Bitcoin ditayangkan, dan Nakamoto mengumpulkan satu juta bitcoin di tahun pertamanya.

Pada hari-hari awal bitcoin, tidak ada yang terlalu peduli dengan identitas Nakamoto. Bitcoin tidak memiliki nilai nyata dan hanya memiliki sekelompok kecil pendukung.

Nakamoto aktif dalam pengembangan Bitcoin selama sekitar dua tahun. Identitas ini kerap menulis di papan pesan dan mengirim email dengan para pengembang lain. PT. BESTPROFIT

Pada bulan Desember 2010, Nakamoto, yang diketahui menggunakan dua alamat email dan memiliki satu situs web terdaftar, berhenti memposting secara publik dan menghilang.

Mei 2011 disebut menjadi momen terakhir Nakamoto berkomunikasi secara privat dengan kontributor Bitcoin lain. Dalam email terakhir dengan Martii Malmi, salah seorang peserta pertama Bitcoin, Satoshi menulis: “Saya beralih ke hal lain dan kemungkinan tidak akan muncul lagi.”

Terungkap di pengadilan

Nama samaran Satoshi Nakamoto sebagai penemu Bitcoin tetap menjadi misteri hingga saat ini. Namun, identitas Nakamoto akan segera diungkap oleh pengadilan Florida.

Belakangan, gugatan di pengadilan mengungkap nama Nakamoto ini dipercaya merupakan alias dari dua orang yang mengembangkan Bitcoin pertama kali, David Kleiman dan Craig Wright.

Pasalnya, keluarga Kleiman menggugat Wright (51) sebanyak US$ 64 miliar (Rp911,5 triliun). Gugatan dilayangkan usai Kleiman meninggal dunia pada 2013. Pihak keluarga menuntut Wright agar memberikan setengah kekayaan Bitcoin yang ditambang pertama kali oleh mereka berdua. PT. BEST PROFIT

Nakamoto sendiri saat ini merupakan orang terkaya ke-15 di dunia. Kekayaan bersih mereka diperkirakan mencapai US$73 miliar (Rp 1.039 triliun), dengan kepemilikan crypto di wilayah 750.000 dan 1,1 juta BTC.

Keluarga Kleiman menuntut programmer berusia 51 tahun itu agar memberikan setengah aset dari satu juta bitcoin milik Nakamoto yang menjadi hak Kleiman.

“Kami percaya bukti akan menunjukkan ada kemitraan untuk menciptakan dan menambang lebih dari satu juta bitcoin,” kata Vel Freedman, seorang pengacara untuk keluarga Kleiman, seperti dikutip dari The Independent.

Keluarga tersebut mengklaim Wright, Warga Australia yang kini tinggal di London, sudah mengambil alih hak Kleiman yang telah membantu dia mengembangkan Bitcoin.

Keduanya disebut sempat menulis kertas putih (whitepaper) yang berisi visi mereka untuk membuat mata uang digital pada tahun 2008 dan meluncurkan sebuah perusahaan.

Menurut gugatan itu, keluarga mengklaim bahwa sebelum kematiannya, Kleiman mendirikan sebuah perusahaan Florida bernama W&K Info Defense Research pada 2010, yang diduga merupakan kemitraan antara kedua pria itu.

Sementara tim pembela mengatakan memiliki bukti yang akan menunjukkan Wright adalah pencipta bitcoin dan tidak pernah memasukkan Mr. Kleiman.

“Kami yakin pengadilan tidak akan menemukan apa pun untuk menunjukkan atau mencatat bahwa mereka menjalin kemitraan,” kata Andrés Rivero, pengacara Wright. BEST PROFIT

Dilansir dari NYTimes, pada tahun 2015, Wright sempat mengumumkan bahwa dia adalah satu-satunya pencipta Bitcoin, klaim yang dengan cepat ditolak oleh komunitas crypto.

Tiga hari kemudian, dia menghapus semua makalah yang dia tulis tentang kriptografi dan bitcoin dari situs webnya, mencabut klaimnya dan memposting permintaan maaf.

“Ketika peristiwa minggu ini berlangsung dan saya bersiap untuk menerbitkan bukti akses ke kunci paling awal, saya gagal. Saya tidak memiliki keberanian. Saya tidak bisa,” tulisnya.

Hanya ada satu bukti yang secara meyakinkan dapat membuktikan identitas Satoshi Nakamoto: kunci pribadi digital yang mengontrol akun tempat Nakamoto menyimpan satu juta Bitcoin. Siapa pun yang mengaku sebagai Satoshi Nakamoto dapat menunjukkan bahwa dia memilikinya dengan mengeluarkan pecahan koin darinya.

Sumber : cnnindonesia

Tinggalkan Balasan