Best Profit Futures Banjarmasin

Mengenal Rukyat dan Hisab, Cara Tentukan Hilal 1 Syawal

PT. BESTPROFIT FUTURES

bb136d68-bf60-4b27-a567-20448ed0e56f_169

PT. BESTPROFIT FUTURES BANJARMASIN – Metode penentuan hilal (posisi bulan sabit baru) 1 Syawal bisa dengan dua cara, yaitu rukyat dan hisab. Rukyat adalah aktivitas mengamati visibilitas hilal dengan mata telanjang atau alat bantu optik seperti teleskop. Rukyat dilakukan setelah Matahari terbenam. Sementara hisab adalah metode perhitungan hilal secara matematis dan astronomis. BESTPROFIT


Kementerian Agama akan menggelar sidang isbat atau penetapan 1 Syawal 1442 Hijriah pada Selasa (11/5) secara daring dan luring. Menurut peneliti Astronomi Senior Planetarium Jakarta, Widya Sawitar, pada dasarnya pengamatan hilal (rukyat) berbasis perhitungan (hisab). Rukyat biasa dilakukandengan memakai alat bantu optis berupa binokuler atau teleskop. Kemajuan teknologi alat bantu pengamatan dan perekaman citra (seperti kamera) juga semakin membantu kejelasan pengamatan. PT. BESTPROFIT

Apa itu Hilal?

Hilalsendiri menurut Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) adalah fase bulan sabit setelah bulan baru. Pada saat bulan baru (new moon/ijtimak), Bulan sama sekali tidak terlihat sepanjang malam. Hilal hanya tampak setelah Matahari terbenam (maghrib), sebab intensitas cahaya hilal sangat redup dibanding cahaya Matahari, serta ukurannya sangat tipis.

Hilal adalah salah satu bagian dari lima fase Bulan.
1. Fase pertama dikenal sebagai bulan baru atau new moon atau ijtimak merupakan kondisi bulan tidak terlihat di sepanjang malam.
2. Kemudian fase berganti pada bulan sabit setelah bulan baru atau ada juga yang menyebutnya sebagai hilal.
3. Fase ketiga bulan separuh kuartil pertama yang menghadap ke barat setelah waktu maghrib yang
4. kemudian berubah ke fase baru yaitu bulan besar.
5. Menjelang akhir bulan, tampak bulan sabit tipis yang disebut sebagai bulan tua.

Fase terakhir ini bukan hilal, tetapi bulan tua atau disebut juga sebagai bulan tersembunyi karena hanya tampak sedikit dari seluruh bagian bulan.

Hisab
Ijtimaksendiri diartikan bertemunya posisi Bulan dan Matahari dalam satu garis edar, yang memunculkan Bulan baru dalam penanggalan Hijriah. Bulan baru juga bisa disebut sebagai Anak Bulan (sebutan lain darihilal). Berdasarkan analisis perhitungan astronomis itu, Anak Bulan kemungkinan besar dapat diobservasi dan usinya 8 jam 22 menit 3 detik. PT. BEST PROFIT

“Sains dalam hal ini astronomi lebih pada penentuan New Moon, artinya apakah tahapijtima(konjungsi) di mana dapat disebut tahap untuk menentukan apakah proses dari tahap Bulan Mati (ijtima) ke arah Bulan Baru (New Moon) sudah terjadi atau belum. Kalau sudah artinya positif. New Moon inilah astronom bekerja,” jelas Widya dalam wawancara dengan CNNIndonesia beberapa waktu lalu.

Rukyat
Meski hilal dapat diamati melalui metode hisab, tetapi di Tanah Air penentuan awal Ramadan juga ditentukan melalui metode rukyat. Seperti yang disebutkan sebelumnya, rukyat adalah aktivitas mengamati visibilitas hilal dengan mata telanjang atau alat bantu optik seperti teleskop. Rukyat dilakukan setelah Matahari terbenam.

Khusus di Indonesia, ada 82 titik pengamatan hilal dan titik rukyat utama di Pos Observasi Bulan (POB) Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat. Proses New Moon tadi kata Widya nantinya akan ditinjau kembali, apakah dapat di-rukyat atau tidak. Jika iya, maka diputuskan untuk menjadi New Month ( 1 Syawal 1441 H). BEST PROFIT

“Di Indonesia, diakui prayarat ini (New Moon menjadi New Month) dan ini yang kadang membuat terjadinya perbedaan lalu ada ranahnya religi (syarii). Dan ini yang kadang membuat terjadinya perbedaan, namun ini juga sudah diakomodir oleh pemerintah, jadi tidak masalah,” pungkas Widya.

Sumber : cnnindonesia