Best Profit Futures Banjarmasin

Kabinet Baru, Siapa Menteri Pilihan Broker Pasar Modal?

PT BESTPROFIT FUTURES BANJARMASIN

BESTPROFIT
PT BESTPROFIT FUTURES – Jakarta,  Pelaku pasar menaruh harapan besar kepada pemerintahan presiden dan wakil presiden terpilih 2019-2024 yang untuk sementara kans terbesar ada di pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin yang unggul dari perhitungan sementara Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI), Octavianus Budiyanto, mengatakan kemenangan Jokowi dalam pemilihan presiden dengan selisih sekitar 10% menurut penghitungan cepat (quick count) dari berbagai lembaga survei disambut positif oleh pasar modal. – PT BESTPROFIT

Hasil resmi atau real count KPU memang baru akan diumumkan 22 Mei mendatang. Tapi berdasarkan website hitung suara KPU pada 2 Mei 2019 pukul 09.00 WIB, jumlah suara yang masuk sudah 61% dengan keunggulan Jokowi-Amin, selisih 11,34 juta suara atas Prabowo-Sandi. – PT BESTPROFIT  BANJARMASIN

Jokowi-Amin mendapat suara 52,37 juta, sementara Prabowo-Sandi 41,03 juta suara.

Menurut Oky, panggilan akrabnya, APEI menyambut baik wacana petahana mempertimbangkan perombakan kabinet sebelum dilantik untuk masa jabatan periode kedua 2019-2024 pada Oktober mendatang.

“Harapannya para menteri lebih pro ke bisnis sehingga iklim investasi di Indonesia semakin menarik,” katanya kepada CNBC Indonesia, Senin . –  BESTPROFIT FUTURES

Namun APEI belum bisa mengungkapkan harapan soal siapa yang tepat mengisi pos-pos menteri utama di jajaran kabinet baru nanti, termasuk apakah Menteri Keuangan Sri Mulyani dipertahankan atau tidak.

Seperti dikutip Reuters, beberapa orang dalam pemerintahan saat ini menyatakan Presiden akan melanjutkan reformasi ekonomi yang dimulai pada masa jabatan pertamanya, dengan fokus pada penanganan investasi asing yang turun, sistem pendidikan yang bermasalah, dan aturan perburuhan yang ketat. –  BESTPROFIT

Oky berharap, ke depannya tim ekonomi Jokowi yang baru dapat meningkatkan Indonesia menjadi layak investasi. “Agar lebih banyak investasi yang masuk,” ujar Oky yang juga Direktur Utama Kresna Sekuritas ini.

Layak Diganti
Dalam kesempatan terpisah, peneliti ekonomi Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira menyebut, sejumlah menteri ekonomi Kabinet Kerja layak diganti.

Beberapa menteri tersebut di antaranya Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Trikasih Lembong.

Bhima menilai Enggartiasto dan Amran yang merupakan pejabat partai seharusnya diganti. Pasalnya, kebijakan soal impor yang tidak disertai dengan data di tengah neraca perdagangan yang defisit. –  BESTPROFIT  BANJARMASIN

Amran juga dinilai belum berhasil mewujudkan swasembada pangan dan daya beli petani yang stagnan dalam 4 tahun terakhir.
“Menteri titipan parpol rawan disalahgunakan, menteri bidang ekonomi harusnya profesional,” kata Bhima, kepada CNBC Indonesia, Kamis.

Menko Darmin juga dinilai kurang tegas menyikapi kisruh data pangan. Meski ia mengakui Darmin memiliki pengalaman panjang di bidang ekonomi. Selain itu, Paket Kebijakan Ekonomi jilid 16 yang diterbitkan pemerintah juga harus diakselerasi. – BPF BANJARMASIN

Adapun, Kepala BKPM Thomas Trikasih Lembong dinilai belum mampu mendongkrak pertumbuhan investasi, hal itu ditunjukkan dengan penanaman modal asing (PMA) yang anjlok 8,8% pada 2018.

Sumber : CNBC Indonesia

PT BESTPROFIT FUTURES, PT BEST PROFIT FUTURES, PT BESTPROFIT, PT BEST PROFIT, BESTPROFIT FUTURES, BEST PROFIT FUTURES, BESTPROFIT, BEST PROFIT, BESTPRO, BPF, PT.BPF, BPF BANJAR, BPF BANJARMASIN, PT BEST, PT BPF