Best Profit Futures Banjarmasin

iPhone Layar Lipat Meluncur 2023

PT. BESTPROFIT FUTURES

ilustrasi-asteroid-3_169

PT. BESTPROFIT FUTURES BANJARMASIN – Apple dilaporkan sedang membuat iPhone yang dapat dilipat. Ponsel yang sedianya diluncurkan pada tahun 2023 itu akan menggunakan layar OLED fleksibel QHD+ 8 inci. Apple diperkirakan akan menjual iPhone yang dapat dilipat hingga mencapai 15-20 juta unit pada tahun 2023. iPhone yang dapat dilipat juga diharapkan mengadopsi solusi sentuh kawat nano perak TPK karena beberapa keunggulannya dibandingkan teknologi Y-Octa SDC. BESTPROFIT


“Berdasarkan survei industri terbaru kami, kami memperkirakan bahwa Apple kemungkinan akan meluncurkan iPhone yang dapat dilipat dengan layar OLED fleksibel QHD + 8 inci pada tahun 2023,” ujar TFI Securities Ming-Chi Kuo, melansir Mac Rumors. Kuo memprediksi bahwa smartphone yang dapat dilipat akan menjadi ponsel yang wajib dimiliki di tahun mendatang. Di pun yakin yakin Apple berada pada posisi yang baik untuk menjadi pemimpin ponsel lipat.  PT. BESTPROFIT

“Kami memperkirakan perangkat lipat akan mengaburkan segmentasi produk antara smartphone, tablet, dan laptop di masa mendatang. Dengan ekosistem lintas produk dan keunggulan desain perangkat kerasnya, Apple akan menjadi pemenang terbesar dalam tren perangkat lipat baru,” ujarnya. Desas-desus soal iPhone yang dapat dilipat bukan hal baru. Pada bulan Maret, Kuo sempat mengatakan bahwa Apple mungkin berencana untuk meluncurkan iPhone yang dapat dilipat dengan layar 7,5 hingga 8 inci pada tahun 2023. Melansir CNBC, juru bicara Apple belum tersedia untuk mengomentari pernyataan Kuo. Namun, Apple mungkin memiliki beberapa rintangan yang mungkin perlu diatasi sebelum benar-benar menghadirkan iPhone lipat.

Jaringan 5G merupakan generasi kelima dari pengembangan jaringan telekomunikasi di dunia. Tentunya ada beberapa perbedaan dari revolusi jaringan dari 3G, 4G hingga 5G. Revolusi komunikasi telah muncul setiap hampir 10 tahun sekali, sejak ditemukannya era 1G pada tahun 1980-an. Pada jaringan 1G ponsel genggam hanya bisa merasakan fitur telepon saja. Pada generasi pertama jaringan nirkabel itu membawa gelombang suara menggunakan gelombang radio tanpa enkripsi. Siapapun dapat mendengarkan percakapan menggunakan komponen yang tersedia.

Kemudian disusul dengan pengenalan 2G yang dapat mengirim pesan dengan telepon seluler lain. Generasi ini dibangun pada tahun 1990-an. Pada jaringan ini penyedia jaringan sudah memberikan fasilitas enkripsi panggilan. Semua Apple iPad misalnya, mendukung input gambar dengan Apple Pencil. Tetapi kebanyakan ponsel yang dapat dilipat tidak mendukung input pena karena relatif rapuh dibandingkan dengan layar ponsel tradisional. Samsung, Huawei dan Xiaomi telah memperkenalkan model ponsel lipat, meskipun harganya masih membuat mereka relatif tidak dapat diakses oleh sebagian besar konsumen.

WhatsApp semakin dekat menerapkan ketentuan layanan dan kebijakan privasi barunya yang menimbulkan polemik. Sejumlah pengguna dilaporkan menerima notifikasi terkait kebijakan yang mulai berlaku pada 15 Mei mendatang. WhatsApp berharap penggunanya menerima pembaruan itu jika ingin terus menggunakan WhatsApp setelah 15 Mei. Tidak ada ada opsi menolak dalam notifikasi itu, sehingga pengguna hanya memilih ‘NANTI’ atau ‘TERIMA’. PT. BEST PROFIT

“Ketentuan dan kebijakan privasi baru mulai berlaku pada tanggal 15 Mei 2021. Harap terima pembaruan ini untuk dapat terus menggunakan WhatsApp setelah tanggal tersebut,” kata WhatsApp lewat notifikasi kepada pengguna. Ada tiga poin yang disampaikan dalam notifikasinya. Pertama, cara bisnis mengelola chat mereka menggunakan fitur Facebook. Chat dengan bisnis disebut bersifat opsional dan diberi label dengan jelas di dalam aplikasi. Kedua, informasi lebih lanjut mengenai cara kerja WhatsApp, termasuk cara perusahaan memproses data dan menjaga keamanan akun penggunanya.

Ketiga, contoh spesifik mengenai cara perusahaan bekerja dengan Facebook untuk menawarkan produk dan layanan baru. Kepada penggunanya, WhatsApp kembali mengklaim tidak dapat membaca atau mendengarkan percakapan pribadi pengguna karena percakapan tersebut terenkripsi secara end-to-end. WhatsApp menyatakan hal itu tidak akan pernah berubah. Selain itu, WhatsApp juga menyampaikan pembaruan itu akan memberikan informasi lebih lanjut terkait dengan ketentuan dan kebijakan privasi perusahaan, misalnya cara untuk chat dengan bisnis jika pengguna ingin melakukannya. Dalam laman resmi, WhatsApp mangaku sengaja mengundur tanggal berlakunya pembaruan agar pengguna memiliki cukup waktu untuk meninjau perubahan. Jika belum menerima pembaruan hingga tanggal tersebut, WhatsApp mengklaim tidak akan menghapus akun pengguna.

“Namun, Anda tidak akan mendapatkan seluruh fungsionalitas WhatsApp sampai Anda menerima pembaruan. Untuk sementara waktu, Anda akan tetap dapat menerima panggilan dan notifikasi, tetapi Anda tidak akan dapat membaca atau mengirim pesan di WhatsApp,” kata WhatsApp. WhatsApp menyebut pengguna memiliki beberapa opsi terkait pembaruan itu. Pertama, masih dapat menerima pembaruan ini setelah tanggal 15 Mei 2021. Kedua, pengguna dapat mengekspor riwayat chat pada Android atau iPhone, dan mengunduh laporan akunnya sebelum tanggal 15 Mei 2021. Jika ingin menghapus akun pada Android, iPhone, atau KaiOS, WhatsApp berharap pengguna mempertimbangkannya kembali.

“Akun yang telah dihapus tidak dapat kami pulihkan karena penghapusan akun akan menghapus riwayat pesan, mengeluarkan Anda dari semua grup WhatsApp, dan menghapus cadangan WhatsApp Anda,” kata Whatsapp. BEST PROFIT

Sumber : cnnindonesia