Best Profit Futures Banjarmasin

Category Archives: Tekno

5 Meme Kocak Hari Ibu yang Nyindir Sekaligus Bikin Kamu Tertawa

PT BESTPROFIT FUTURES BANJARMASIN

PT BESTPROFIT FUTURES – Jakarta Tanggal 22 Desember selalu mengingatkan kita tentang peringatan Hari Ibu. Hari spesial tersebut tentunya membuat kita berpikir sejenak tentang kasih sayang dan perjuangan yang telah ibu korbankan kepada kita.

094335900_1513916958-7098

Selain itu, Hari Ibu juga bisa mengingatkan kita untuk menyadarkan dan menghargai betapa sulitnya untuk usaha yang telah ibu lakukan kepada anaknya. – BESTPROFIT

Untuk memperingati hari ibu ini sejumlah meme unik ini bisa membuatmu tertawa sekaligus menyindir kamu supaya ucapkan selamat untuk ibu kalian.

1. Jangan buat Status Hari Ibu doang ya

BESTPROFIT

Meme hari ibu – BEST PROFIT

2. Tuh kalau disuruh sama Ibu harus cepat dilakukan ya

C0QhBGdVEAE_m4S.jpg large

Meme Hari Ibu: Tuh kalau disuruh sama Ibu harus cepat dilakukan ya!

3. Susah lo mengurus anak

092431600_1513915182-25591763_1634315123296317_7367773483134265869_n

Meme Hari Ibu: Susah lo mengurus anak. Credits: Meme Lovers

4. Jangan cuman update status doang ya

098249400_1513915182-ngucapin-selamat-hari-ibu-kena-omel-karena-gak-nyapu-kamar

Meme hari ibu – PT BESTPROFIT

5. Ngakak, malah kena omel

094335900_1513916958-7098

Meme Hari Ibu: Ngakak, malah kena omel

5 Mitos di Android yang Tak Perlu Dipercaya

PT BESTPROFIT FUTURES BANJARMASIN

PT BESTPROFIT FUTURES – Jakarta – Ada banyak mitos mengenai Android yang dipercaya banyak orang. Padahal, mereka yang asal percaya pada mitos ini tidak benar-benar mengetahui kalau informasi yang dipercaya itu hanya bohong belaka.

BESTPROFIT

Apa saja mitos tentang Android yang tak boleh dipercaya?

1. Spesifikasi Jadi Acuan Menilai Kualitas Smartphone

Tidak sedikit orang yang menilai bahwa spesifikasi fisik adalah acuan untuk menilai kualitas smartphone. Padahal, spesifikasi fisik yang mumpuni tidak melulu bisa memenuhi kebutuhan pengguna.

Misalnya saja kamu hanya sering menggunakan Android untuk mendengarkan musik dan berfoto, tentu kamu tidak membutuhkan smartphone dengan RAM 6GB bukan? – PT BESTPROFIT

2. Android adalah Sarang Malware

Saat ini banyak berita yang menyebut, banyak aplikasi-aplikasi Android yang terinfeksi malware dan malware itu bisa melumpuhkan perangkat penggunanya.

Padahal, sebelum mengunduh aplikasi di Google Play, filter keamanan Google Play Protect akan mendeteksi ada tidaknya malware di aplikasi tersebut. Biasanya, malware menyusup lewat konten yang disediakan pihak ketiga atau melalui website yang diakses dari browser Android.

Memang tak dimungkiri, semua perangkat memiliki kerentanan terhadap malware atau virus. Oleh karenanya sebagai pengguna kita harus selalu memastikan mengunduh dan memasang aplikasi yang pengembangnya jelas, bukan dari sembarang pengembang atau APK dari pihak ketiga. – BEST PROFIT

3. Semua Perangkat Android Sama Saja

Semua perangkat Android dianggap sama saja? Tentu tidak. Tidak semua tipe OS di perangkat berbeda akan memiliki performa sama. Gampangnya, OS Android di smartphone LG bisa jadi memiliki performa berbeda saat diterapkan di smartphone Samsung.

Tentunya, perlu dipahami bahwa semuanya bergantung pada perangkat keras dari smartphone itu dalam mendukung dan memodifikasi sistem Android. – BESTPROFIT

4. Fitur Task Killer Sangat Penting?

Di Android, kamu bisa menemukan bagaimana sistem operasi mengatur aplikasi-aplikasi yang berhenti dengan sendirinya di tengah pemakaian. Jadi, pada dasarnya pengguna tidak perlu menggunakan task killer sepanjang waktu.

5. Android Rumit?

Pengguna yang sudah lama memakai smartphone Android pasti akan terbiasa mengoperasikannya dan tidak menganggap Android rumit.

Misalnya kamu membutuhkan sebuah aplikasi, bisa langsung mencari di Google dan langsung ditampilkan di Play Store. Kamu pun bisa langsung mengunduhnya.

Apa Jadinya Kalau Virtual Reality dan Jurnalistik Kawin?

PT BESTPROFIT FUTURES BANJARMASIN

PT BESTPROFIT FUTURES – Pennsylvania – Para jurnalis dan pengusaha media tampaknya harus memikirkan untuk membuat konten yang bisa dinikmati dalam bentuk virtual reality (realitas maya). Selain bisa membantu menarik para pemirsa lantaran isi yang sangat interaktif, menurut studi yang terbit dalam jurnal Cyberpsychology, Behavior, and Social Networking edisi November 2017, teknologi ini bisa mendekatkan emosi pembaca terhadap cerita yang ada.
BESTPROFIT

“Konten VR seakan membawa Anda hadir ke tempat kejadian perkara ketimbang gambar dan video 360 derajat yang ditampilkan di layar komputer,” demikian penjelasan tim peneliti dari Pennsylvania State University dalam jurnal. – BESTPROFIT

Tim membuat konten VR dari dua cerita di majalah The New York Times. Pertama berjudul “The Displaced”, bercerita tentang kehidupan tiga pengungsi yang sangat emosional. Cerita kedua, yang dinilai kurang emosional, berjudul “The Click Effect”. Cerita ini mengisahkan upaya riset para penelitian ahli biologi laut dalam membongkar sistem komunikasi lumba-lumba.

Sebanyak 129 responden diminta untuk menikmati konten yang telah dibuat dalam video tersebut dalam dua bentuk, yakni video 360 derajat yang diputar di komputer dan di alat VR. Secara umum, para pembaca merasakan pengalaman yang mendalam (immersive), meski ceritanya kurang emosional.  –BEST PROFIT

Virtual reality atau realitas maya adalah teknologi yang membuat pengguna dapat berinteraksi dengan suatu lingkungan yang disimulasikan oleh komputer (computer-simulated environment). Lingkungan ini sebetulnya tiruan atau benar-benar tempat yang hanya ada dalam imajinasi. Beberapa produk juga menampilkan informasi indra pendengaran melalui headphone untuk meningkatkan realitas imajiner dalam game dan hiburan. Beberapa produk teknologi VR yang belakangan ini terkenal adalah Oculus Rift, Microsoft Hololens, dan Google Glass.

Teknologi ini berbeda dengan augmented reality atau realitas tertambah yang menggabungkan benda maya dua dimensi dan ataupun tiga dimensi ke dalam sebuah lingkungan nyata tiga dimensi.

Realitas tertambah kerap dikembangkan menjadi aplikasi dan digunakan pada perangkat pintar. Pokemon Go adalah bentuk populer dari AR. Banyak perusahaan teknologi menggunakan teknologi ini untuk melakukan hal-hal menakjubkan, seperti memunculkan karakter hologram yang menyatu dengan dunia nyata. – PT BESTPROFIT

Basis kerja realitas maya, seperti dikutip dari laman augment.com, adalah bahasa pengkodean yang dikenal sebagai VRML (virtual reality modeling language). Bahasa ini dapat membuat serangkaian gambar dan menentukan jenis interaksi apa yang ingin ditampilkan.

“VR membuat cerita lebih nyata, lebih realis, dan menciptakan kepercayaan,” kata S. Shyam Sundar, pakar komunikasi dari Media Effect Research Laboratory di Pennsylvania State University yang juga pemimpin studi, seperti dikutip dari laman Science Daily, Senin, 11 Desember 2017.

Selain itu, tim menemukan para peserta lebih berempati terhadap karakter cerita di konten VR ketimbang bentuk teks. Saat ditanya apakah para peserta ingin membagikan cerita tersebut kepada orang lain, mereka kompak menjawab, “Tidak diragukan lagi.” Mungkin, menurut Sundar, hal itulah yang membuat teknologi realitas maya kerap disebut sebagai mesin empati.

Jin Kang, anggota studi, mengatakan konten VR lebih banyak menarik perhatian. “Konten terpatri kuat dalam ingatan pembaca,” kata dia, seperti dilansir laman Eureka Alert. “Ini merupakan bukti bahwa jurnalisme immersive meninggalkan bekas. Tapi, tentunya, butuh penelitian lebih dalam untuk memahami efeknya lebih luas.”

Meski konten jurnalistik dalam bentuk virtual reality lebih disukai, Sundar dan tim mengingatkan jangan terlena untuk membuat karya yang bisa mempengaruhi kredibilitas media. “Membuat karakter seperti fantasi, misalnya. Orang akan sangsi dengan apa yang mereka lihat dan rasakan,” kata Sundar. “Ini akan mengurangi kredibilitas karya jurnalistik itu sendiri.”

Bagaimana dengan video 360 derajat? Sundar mengatakan media dengan anggaran yang cukup besar tentunya bisa mempertimbangkan untuk membuat konten video seperti itu. Video bentuk ini memungkinkan pengguna memutar pandangan mereka ke segala arah. Hal ini tentunya memiliki sensasi tersendiri ketimbang teks maupun infografis interaktif biasa. Namun video 360 derajat belum bisa “menghasilkan” emosi dan empati seperti virtual reality.

Memang, konten VR agak sedikit merepotkan dan memakan biaya. Kalau tidak punya gawai kacamata virtual reality, Anda harus membuatnya dari kardus dan beberapa lensa cembung yang mudah didapat. Langkah cepat justru sudah dilakukan para penyedia tontonan cabul. BaDoink, misalnya, penyedia layanan pornografi berbasis VR ini memberikan ribuan pasang Google Cardboard untuk mempromosikan peluncuran situs mereka yang mulai beroperasi sejak 2015.

Layanan tontonan cabul memang lebih dulu muncul. BaDoinkVR setidaknya kini telah memiliki empat pesaing, yaitu VirtualRealPorn, Naughty America, Czech VR, dan KinkVR. Mereka mengenakan biaya bulanan untuk pelanggannya. Persaingan mereka pun keras. PornHub baru saja meluncurkan video VR mereka dan memberikan sekitar 30 video secara cuma-cuma untuk dinikmati.

Jurnalisme VR memang ketinggalan. Namun optimisme tetap ada. “Tapi semua kerepotan itu dan mahalnya gadget VR akan terbayar dengan rasa penasaran dari para pembaca,” ujar Sundar. Nah, semuanya bergantung pada konten yang akan ditampilkan. Bagaimana dengan media-media di Indonesia, siapkah memulainya?

Jennifer Dunn, Paling Banyak Dicari di Goole 2017

PT BESTPROFIT FUTURES BANJARMASIN

PT BESTPROFIT FUTURES – Jakarta, Google Indonesia telah merilis daftar 10 peristiwa hiburan terpopuler sepanjang 2017 pada Kamis, 14 Desember 2017. Daftar tersebut dipuncaki oleh Jennifer Dunn.
BESTPROFIT
Jennifer Dunn menghebohkan dunia maya pada pertengahan November kemarin. Video Jennifer Dunn dilabrak oleh remaja berinisial SH di depan gerai yoghurt sebuah mal menjadi viral. SH marah karena Jennifer Dunn telah berselingkuh dengan ayahnya, Faisal Harris.

Setelah Jennifer Dunn, Demian Aditya menempati peringkat kedua daftar. Jika dilihat, ada dua peristiwa menyangkut Demian Aditya yang menjadi pembicaraan. – BEST PROFIT

Pertama, aksinya dalam ajang America’s Got Talent 2017. Peristiwa kedua adalah insiden yang melukai stuntman Edison Wardhana ketika Demian Aditya beraksi dalam SCTV Awards 2017.

Peringkat tiga besar ditutup oleh Rina Nose. Keputusannya melepas hijab pada awal November mengundang pro dan kontra netizen. Walhasil, Rina Nose pun harus menutup komentar pada akun Instagram pribadinya sejak saat itu. – BESTPROFIT

Berikut daftar 10 peristiwa hiburan terpopuler di Google Indonesia 2017:

Jennifer Dunn
Demian Aditya
Rina Nose
Ammar Zoni
Ririn Ekawati
Bunga Jelitha
Pretty Asmara
Rio Reifan
Engku Emran
Irwan Chandra

 

PT BESTPROFIT FUTURES

Saingi Spotify, YouTube Akan Luncurkan Layanan Musik Berbayar

PT BESTPROFIT FUTURES BANJARMASIN

PT BESTPROFIT FUTURES – Jakarta – YouTube berencana memperkenalkan layanan musik berbayar pada Maret 2018 demi mengatasi ketertinggalan dari Spotify dan Apple Inc.

BESTPROFIT

Seperti dikutip dari Bloomberg, layanan terbaru itu dianggap bisa memberikan angin segar bagi eksekutif industri rekaman yang telah memacu lebih banyak pendapatan dari YouTube.

Menurut sumber yang mengetahui rencana ini, Warner Music Group, salah satu dari tiga label rekaman utama dunia, telah menandatangani kontrak kerja sama dengan perusahaan. – BEST PROFIT

Selain itu, YouTube sedang melakukan pembicaraan dengan dua label besar lain, Sony Music Entertainment dan Universal Music Group, serta Merlin, sebuah konsorsium label independen.

Layanan berbayar dari Spotify dan Apple Music telah memacu pulihnya industri musik, dunia yang terus mengalami penurunan dalam dua dekade terakhir. Namun label-label rekaman besar mengatakan pertumbuhan industri akan menjadi lebih signifikan jika tidak untuk YouTube.

Sebelumnya, mereka mengkritik unit bisnis di bawah induk Google, Alphabet Inc, karena kurang memberikan kompensasi atas tayangan musik di situsnya. Padahal banyak orang yang menggunakan situs tersebut untuk mendengarkan lagu. – PT BESTPROFIT

Musik adalah salah satu genre video terpopuler di YouTube, yang menarik lebih dari satu miliar pengguna per bulan.

YouTube belum memiliki kesuksesan yang sama seperti Apple atau Spotify dalam meyakinkan orang untuk mendaftar ke layanan musik berbayarnya. Sebelumnya, Google memperkenalkan layanan streaming audio lewat Google Play Music pada 2011. Pada 2014, YouTube Music Key hadir dan memberikan layanan video musik bebas iklan kepada pelanggan. Layanan tersebut akhirnya berubah menjadi YouTube Red pada 2016. – BESTPROFIT

Menurut sumber, layanan baru YouTube yang diperkirakan disebut sebagai Remix tersebut menyediakan layanan streaming on-demand layaknya Spotify dan akan menggabungkan elemen dari YouTube, seperti klip video. YouTube telah menghubungi sejumlah artis untuk mempromosikan layanan baru tersebut.