Best Profit Futures Banjarmasin

Category Archives: Tekno

Duel Robot Raksasa Pertama di Dunia Siap Digelar

PT BESTPROFIT FUTURES – Jakarta – Awalnya, pertarungan antara dua robot raksasa hanya dapat kita saksikan di dalam film-film sains fiksi atau dalam cerita anime semata.
Kini, dua perusahaan robotika asal Amerika Serikat dan Jepang memutuskan untuk mewujudkan pertarungan tersebut untuk digelar. – PT BESTPROFIT
BEST PROFIT
Pertarungan dua robot raksasa ini sebenarnya tercetus sejak dua tahun lalu, di mana perusahaan rintisan asal Amerika Serikat, Megabots Inc, melayangkan tantangan kepada perusahaan asal Jepang, Suidobashi Heavy Industries.

Akhirnya, pertarungan yang ditunggu pun tiba. Dikutip dari CNBC, Selasa, pertarungan robot buatan Amerika Serikat dan Jepang tersebut akan digelar pada hari Rabu, 18 Oktober 2017, 09.00 WIB.

Diketahui, Suidobashi akan menurunkan robot buatan perusahaan yang diberi nama Kuratas untuk menghadapi robot buatan Megabots bernama Eagle Prime. – BESTPROFIT

Pertarungan kedua robot raksasa ini akan terdiri dari beberapa ronde (layaknya pertandingan tinju). Hal ini dikarenakan untuk memberi waktu kepada masing-masing tim memperbaiki robot buatannya jika ada yang rusak.

Menjadi pertarungan robot raksasa pertama yang digelar di dunia, jangan terlalu berharap kedua robot ini akan bertarung sengit dan lincah layaknya di film Real Steel atau Pacific Rim. – BEST PROFIT

Meski begitu, kedua perusahaan menjamin pertarungan robot ini akan berlangsung cukup sengit dikarenakan keduanya sudah dilengkap dengan gergaji sepanjang 2,5 meter sebagai senjata.

Kecerdasan Buatan Diprediksi Bisa Mengobati Tubuh Manusia

PT BESTPROFIT FUTURES – California – Pembuatan mesin kecerdasan buatan atau yang dikenal dengan nama artificiall intelligence (AI) masih menimbulkan pro dan kontra. Namun dunia kesehatan yang terus berkembang memakai mesin artifisial untuk membantu manusia dalam menyembuhkan penyakit.
BEST PROFIT

Seperti dilansir laman Express.co.uk, teknologi mikro yang akan tersedia dalam waktu 20 tahun ke depan memungkinkan tubuh memperbaiki diri sendiri dari dalam. Mikrocip itu disuntikkan ke dalam tubuh manusia untuk memperbaiki tulang, otot,m dan sel.

John McNamara, seorang inovator senior dari IBM, memprediksi hal ini sebagai bukti kepada House of Lords Artificial Intelligence Committee. Menurutnya, Pengobatan metode ini bisa juga digunakan untuk mengobati kelainan pada sel tubuh seperti kanker dan membersihkan sel kanker itu dari tubuh. – PT BESTPROFIT

Teknologi mikro ini bahkan bisa meningkatkan manusia dengan teknologi komputer mutakhir, yang memungkinkan orang mengendalikan rumah mereka hanya dengan akal.

John bahkan menyarankan agar para ilmuwan untuk menemukan cara untuk menyatukan manusia dan mesin bersama sehingga menjadi makhluk cyborg. “Kita mungkin melihat mesin nano AI disuntikkan ke tubuh kita,” kata John. – BEST PROFIT

Menurutnya, dengan menggabungkan robot dan manusia akan memberikan manfaat medis yang besar kepada manusia, seperti memperbaiki kerusakan pada sel, otot, dan tulang, bahkan mungkin menambahnya.

“Dengan menggunakan teknologi ini, tertanam dalam diri kita dan lingkungan sekitar kita, kita akan bisa mengendalikan lingkungan kita dengan pikiran dan gerak tubuh saja,” kata John.

Klaim John dipengaruhi prediksi oleh para ahli sebelumnya bahwa manusia dapat bergabung dengan mesin untuk menjadi ras elit cyborg. Awal tahun ini, Brian Greene, seorang fisikawan teoritis dari Universitas Columbia, New York, mengatakan bahwa teknologi artifisial dapat membantu manusia memecahkan misteri alam semesta. – BESTPROFIT

Brian mengatakan, “kami benar-benar akan memahami kekuatan fundamental dan bahan dasar materi dan menyatukan semua persamaan yang menggambarkan mekanika kuantum juga gravitasi menjadi semacam teori terpadu.”Sekarang kita bisa membahas pertanyaan tentang asal usul alam semesta,” Kata Brian.

Waspada, Kebiasaan Kamu Bisa Diketahui Orang Lain via WhatsApp

PT BESTPROFIT FUTURES –  Jakarta – Sebagai salah satu aplikasi chatting terpopuler, WhatsApp mengklaim layanannya sudah mengandalkan fitur enkripsi end-to-end. Dengan cara ini, baik pengguna dan pihak WhatsApp tak ada yang mengintip isi pesan yang dikirimkan.
013506500_1486385872-androidPIT
Namun baru-baru ini, seorang software engineer bernama Robert Heaton berhasil mengungkap celah keamanan di aplikasi milik Facebook tersebut. Ia menemukan celah yang memungkinkan pihak ketiga memantau kebiasaan pengguna WhatsApp. – PT BESTPROFIT

Dikutip dari Phone Arena, Jumat , lewat celah keamanan ini orang lain dapat mengetahui kebiasaan saat memakai WhatsApp dan waktu tidur mereka. Untuk melakukannya, Heaton memanfaatkan informasi status online dan last seen seseorang.

Sekadar informasi, fitur last seen memungkinkan orang lain untuk mengetahui terakhir kali pengguna WhatsApp online. Fitur ini sebenarnya dapat diatur sesuai preferensi pengguna, tapi informasi mengenai seseorang tengah online tak dapat disembunyikan. – BEST PROFIT

Lantas, bagaimana informasi itu dapat diolah untuk mengetahui informasi pribadi pengguna? Pertama, Heaton membuat sebuah ekstensi di Chrome untuk mengetahui kontak WhatsApp yang sedang online.

Agar metode ini berhasil, ia cukup memanfaatkan empat baris Javascript ditambah aplikasi WhatsApp Web. Lantas, ia memantau data dari para kontaknya dan diolah untuk kemudian dibandingkan.

Dari data tersebut, ia lalu dapat menyimpulkan waktu seseorang berkomunikasi dengan orang lain. Begitu pula dengan waktu tidur seseorang, kesimpulan tersebut dapat diolah dari informasi ini. – BESTPROFIT

Heaton menuturkan, cara ini juga berlaku untuk memantau kebiasaan pengguna Facebook. Meski tak begitu berbahaya, data yang dikumpulkan dari informasi ini sebenarnya dapat dijual pada pihak ketiga untuk tujuan pemasaran.

Viralll, Mulut Bayi ini Melepuh Kena Charger Handphone

PT BESTPROFIT FUTURES – Jakarta Bayi berusia 19 bulan asal Kentucky, Amerika Serikat mengalami luka bakar serius pada mulutnya akibat charger handphone.

Seorang ibu mengunggah kejadian nahas yang dialami anaknya ke akun Facebook miliknya. Dia mengatakan bahwa anaknya mengalami luka pada 28 September 2017 lalu, seperti dikutip dari Buzzfeed, Rabu.

Wanita bernama Courtney N Davis memutuskan untuk membagi kisahnya agar orangtua lainnya menyadari bahaya charger handphone yang tergeletak di sembarang tempat, seperti yang dialami oleh anaknya.

Dalam postingannya, dia menuliskan, “Biasanya saya menyimpan charger saya dengan baik. Namun, beberapa hari yang lalu, charger saya tidak tersimpan pada tempat yang seharusnya. Saat itu saya lupa memindahkannya.” – PT BESTPROFIT

Saat itulah anak bayinya mengambil dan memasukkannya ke dalam mulut.

“Sebelumnya dia tidak pernah mencoba menyentuh charger handphone, apalagi memasukkan ke dalam mulutnya. Kejadian ini menyebabkan luka bakar serius. Kami membawanya ke dokter namun lukanya sudah parah di sudut mulutnya.”

Respon warganet

Unggahan ini mendapatkan perhatian warganet dan dibagikan sebanyak 300.000 kali. Menurut unggahan tersebut, dokter memastikan bahwa bayi tersebut mengalami luka bakar listrik. Beruntung, Davis mengatakan anaknya tidak mengeluh merasakan sakit akibat luka bakar. –  BEST PROFIT

Tak hanya menjadi viral, unggahan ini juga menuai respon dari warganet. Banyak orangtua yang menghujat hal ini sebagai kelalaian yang dilakukan Davis. Meski begitu, banyak pula orangtua yang mendukung Davis karena menjadi orangtua bukanlah hal yang mudah.

“Bayi yang malang, saya merasa sangat kasihan padanya, sepertinya kondisinya menakutkan. Sejujurnya saya tidak berpikir ada orang yang menilai buruk terhadap ibu bayi ini, karena saya juga memiliki 4 anak perempuan sendiri, usia 11, 9, 5 dan 5 bulan. Menjadi seorang ibu bukan hal mudah dan terkadang bahkan saat kita telah berhati-hati, kecelakaan tetap bisa terjadi,” tulis akun Candace Abusamha pada kolom komentar. – BESTPROFIT

“Saya yakin dia merasa sedih dengan kondisi ini, dia tidak membutuhkan orang asing yang menghakimi dan mengatakan kepadanya apa yang dia lakukan salah, tidak ada orang yang sempurna, dan saya percaya bahwa alih-alih menjatuhkan ibu satu sama lain, sebaiknya kita saling berbagi karena menjadi orang tua adalah pekerjaan terberat yang pernah Anda miliki,” lanjutnya.

BEST PROFIT

Proteksi Petir Mahasiswa ITB Bakal Ikut Kompetisi di Swiss

PT BESTPROFIT FUTURES –  JAKARTA, Temuan mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) berupa sistem proteksi petir akan ikut pada kompetisi ide bisnis dan inovasi pada Swiss Innovation Challenge di Swiss akhir Oktober 2017 mendatang.

BEST PROFIT

Sistem proteksi petir merupakan temuan Tesla Daya Elektrika, start up yang mengembangkan sistem proteksi petir. Tim itu beranggotakan Gumilang Dewananta, Achmad Arbi, dan M Fattah Aziiz. – PT BESTPROFIT

Rencana keberangkatan mereka Swiss untuk mengikuti kompetisi skala internasional itu setelah Tesla Daya Elektrika menjuarai kompetisi Swiss Innovation Challenge 2017, pada awarding night yang diadakan di Sheraton Bandung Hotel & Towers, pekan kemarin.

Kompetisi yang diselenggarakan atas kerja sama antara SBM-ITB dengan School of Business at University of Applied Sciences and Arts Northwestern Switzerland itu telah berlangsung sejak awal 2017, di mana para peserta memperlombakan ide bisnis dan ide inovasi mereka. – BEST PROFIT

“Kompetisinya menarik dan cukup menantang. Selama seleksi, (kami) tidak hanya diminta presentasi, tetapi juga ada pemberian materi dan masukan yang membuat para peserta menjadi lebih matang,” kata Fattah Aziiz Selasa.

Mereka, mampu mengungguli temuan dan produk lainnya pada kompetisi itu. Seperti produk
SVARA, dengan produk hasil implementasi blockchain pada platform industri musik. Produk tersebut menjadi juara dua berkat idenya menerapkan blockchain pada aplikasi streaming musik. Sehingga transparansi kerja sama antara musisi dan penyedia layanan dapat terjamin.

Juga pesaing dari BIOPS Agrotekno dengan produk Encomotionnya. Kelompok ini menjadi juara ketiga atas temuan sistem terintegrasi yang dapat digunakan untuk memonitor dan mengontrol kondisi lingkungan pertanian dalam greenhouse. – BESTPROFIT

Lebih lanjut Fattah Aziiz mengatakan, sistem proteksi petir yang diciptakan bernama I-GSW High Voltage. Sistem itu dapat memberikan perlindungan pada tower transmisi tegangan tinggi dan I-GSW Medium Voltage untuk perlindungan pada tower distribusi tegangan menengah.

Konsep yang diaplikasikan pada produk itu merupakan hasil temuan Djoko Darwanto (KK Teknik Ketenagalistrikan). Konsep itu terbukti mampu melindungi tower transmisi dari sambaran petir. Pada tahun 2016, konsep ini telah dikenalkan pada PT PLN sebagai target market.

“Dalam dua tahun terakhir kami telah mendapatkan bantuan pendanaan dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi untuk pengembangan produk kami,” imbuh M Fattah Aziiz.