Best Profit Futures Banjarmasin

Category Archives: Sport

Cristiano Ronaldo Raih Ballon d’Or 2017

PT BESTPROFIT FUTURES BANJARMASIN

PT BESTPROFIT FUTURES – PARIS, Megabintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo, berhasil meraih penghargaan Ballon d’Or 2017 yang digagas France Football di Paris pada Kamis atau Jumat dini hari WIB.

BEST PROFIT

Cristiano Ronaldo tetap dipilih sebagai yang terbaik oleh sejumlah jurnalis sepak bola dari berbagai media di Eropa.

Dari 30 nama pesepak bola yang menjadi nomine, Ronaldo berhasil meraih poin tertinggi sebesar 946. – BESTPROFIT

Raihan poin tersebut membuat Ronaldo berhasil menyisihkan Lionel Messi dan Neymar Junior di posisi kedua dan ketiga.

Jurnalis-jurnalis sepak bola di Eropa masih menganggap Ronaldo sebagai yang terbaik berdasarkan performa pemain berusia 32 tahun itu sepanjang 2017. – BEST PROFIT

Meski pada awal 2017-2018 Ronaldo kesulitan mencetak gol, tetapi pada musim sebelumnya ia berhasil mengantarkan Real Madrid menjadi juara La Liga Spanyol dan Liga Champions sekaligus.

Pencapaian ini adalah kali kelima bagi Cristiano Ronaldo dinobatkan sebagai yang terbaik di dunia, sekaligus menyamai raihan Lionel Messi. – PT BESTPROFIT

Jika Mourinho Hengkang, Ini 3 Kandidat Pelatih MU

PT BESTPROFIT FUTURES BANJARMASIN

BEST PROFIT

PT BESTPROFIT FUTURES – Manchester – Meski masih terikat kontrak hingga 2019, tak ada yang bisa memastikan masa depan Jose Mourinho sebagai pelatih Manchester United (MU). Isu kepergiannya pun sudah muncul beberapa kali.

Mourinho baru diangkat sebagai pelatih MU pada musim panas 2016. Bersamanya, Setan Merah kembali menjadi tim yang berprestasi. Mereka meraih gelar Community Shield, Piala Liga Inggris, dan Liga Europa.

Gelar terakhir yang disebut membawa mereka berhak tampil di Liga Champions. Itu mengapa manajemen MU berniat memberikan kontrak baru buat pelatih asal Portugal itu. Masalahnya, Mourinho bukan tipe pelatih yang nyaman tinggal lama di satu klub.

Tak heran jika banyak yang memprediksi soal kemungkinan Mourinho pergi dari MU. Persentase kepergiannya akan semakin besar seiring dengan rapor MU di musim 2017/2018. Jika terjadi, salah satu klub yang mungkin menjadi tujuannya adalah Paris Saint-Germain (PSG).

Tentu, kepergian Mourinho akan membuat manajemen MU kembali putar otak. Mereka harus mencari pengganti yang layak dianggap sepadan. Liputan6.com mencoba memberikan prediksi mengenai siapa saja sosok yang mungkin akan menjadi penerus Mourinho. Berikut daftarnya:

1. Mauricio Pochettino

Dalam bursa taruhan BetStars, nama Pochettino menempati urutan teratas daftar kandidat pengganti Mourinho di MU. Di usia yang baru 45, ia sudah dianggap sebagai salah satu pelatih bertalenta di dunia. – BESTPROFIT

Southampton adalah salah satu klub yang bertaji di bawah kepemimpinan Pochettino. Pelatih asal Argentina itu membawa Southampton finis di urutan kedelapan klasemen Liga Inggris 2013/2014.

Kini, ia tengah memperlihatkan sihirnya bersama Tottenham Hotspur. Di bawah asuhannya, Tottenham tak lagi menjadi tim yang diremehkan. Puncaknya adalah ketika ia membawa Tottenham finis sebagai runner-up Liga Inggris 2016/2017.

Bersama Pochettino pula Tottenham menjadi tim dengan gaya bermain paling menghibur. Ia juga memunculkan bakat-bakat muda yang mampu unjuk gigi seperti Harry Kane, Dele Alli, dan Eric Dier.

2. Diego Simeone

Sebelum Mourinho, nama Simeone sempat dikaitkan dengan MU selama beberapa bulan. Tentu saja, MU tergiur dengan kemampuan Simeone yang menjadikan Atletico Madrid menjadi salah satu tim terbaik di dunia.

Bersamanya, Atletico kini menjadi tim yang bertabur prestasi. Tak ada yang menyangka saat mereka menghentikan dominasi Barcelona dan Real Madrid saat menjadi juara La Liga 2013/2014. – BEST PROFIT

Selain itu, ia juga membawa Atletico meraih satu Copa del Rey, Piala Super Spanyol, satu Liga Europa, dan satu Piala Super Eropa. Bahkan, ia juga mampu dua kali membawa Los Cholconeros dua kali tampil di final Liga Champions meski belum beruntung.

Dengan sederet prestasi itu, tentu Simeone akan menjadi sosok yang tepat untuk menggantikan Mourinho. Dan Alex Ferguson, sosok yang juga merekomendasikan Mourinho, akan setuju dengan hal itu.

3. Ryan Giggs

Cepat atau lambat, akan ada klub yang mengikuti jejak Real Madrid dengan menunjuk mantan pemain mereka sebagai pelatih. Seperti diketahui, Madrid kini menjadi tim yang begitu ditakuti sejak dilatih Zinedine Zidane.

Jika langkah itu diambil MU, Giggs adalah sosok yang tepat. Ia adalah pemain yang menghabiskan seluruh karier profesionalnya bersama MU. Tampil dalam 963 laga dan mencetak 168 gol, ia membawa MU meraih 34 gelar bergengsi. – PT BESTPROFIT

Bahkan, ia sempat menjalani tugas sebagai pemain sekaligus pelatih Setan Merah pada Juli 2013. Ketika David Moyes didepak, Giggs pula yang ditunjuk sebagai pelatih interim MU. Karena hal itu pula Louis van Gaal menjadikannya sebagai asisten ketika menukangi MU.

Sayang, kehadiran Mourinho di MU justru membuat Giggs tersisih. Ia pun dipastikan angkat kaki pada Juli 2016. Saat ini, Giggs tengah dikaitkan dengan posisi pelatih Timnas Wales pasca kepergian Chris Coleman.

4 Perkelahian Rekan Setim Mirip 2 Penggawa Bali United

PT BESTPROFIT FUTURES – Jakarta – Dua penggawa Bali United, Sylvano Comvalius dan Stefano Lilipaly bertengkar saat timnya mengalahkan PSM Makassar di Stadion Andi Mattalatta, Senin dalam lanjutan Liga 1.

BEST PROFIT

Kedua pemain Bali United itu saling pukul pada menit ke-41. Pertengkaran setim itu terjadi usai Lilipaly melepaskan tendangan jarak jauh.

Keputusan yang diambil gelandang Timnas Indonesia itu membuat Comvalius naik pitam dan langsung mendorong Lilipaly. Tak terima, Lilipaly bala memukul Comvalius.

Melihat pertengkaran tersebut, Irfan Bachdim langsung melerai keduanya.

Menariknya, Lilipaly dan Comvalius menjadi penentu kemenangan Bali United atas PSM Makassar di menit terakhir. Umpan Comvalis berhasil dituntaskan Lilipaly menjadi gol.

Sebelum perkelahian antara dua penggawa Bali United tersebut, ada empat pemain yang bertengkar dengan rekan setimnya, di lapangan. Siapa saja?

Edinson Cavani vs Neymar

Dua striker Paris Saint-Germain (PSG), Neymar dan Edinson Cavani sempat jadi buah bibir. Keduanya melakukan perselisihan yang membuat atmosfer ruang ganti PSG panas.

Perselisihan keduanya bermula saat Cavani enggan memberikan jatahnya mengambil penalti pada Neymar di laga melawan Olympique Lyonnais. Setelah insiden itu, Neymar disebut tak lagi mengikuti akun instagram milik Cavani. – BEST PROFIT

Bukan cuma itu, Neymar kabarnya telah meminta manajemen PSG untuk melego Cavani. Dua klub yaitu Chelsea dan Real Madrid disebut berminat pada bomber asal Uruguay tersebut.

Terkait rumor Neymar Vs Cavani, Pelatih PSG, Unai Emery menegaskan, dirinyalah yang berhak memutuskan siaspa eksekutor utama PSG. “Ada dua pemain yang bisa mengambil penalti: Cavani dan Neymar. Mulai sekarang, akan ada penembak pertama dan kedua,” kata Emery seperti dilansir Soccerway.

“Saya akan memberitahu mereka, siapa yang jadi pilihan pertama dan kedua,” kata Emery menambahkan. Kini, keduanya sudah terlihat kompak bermain untuk PSG.

Joey Barton Vs Ousman Dabo

Joey Barton dikenal sebagai pemain temperamental. Salah satu pemain yang pernah terkena sikap temperamen tersebut tak lain adalah Ousman Dabo.

Tidak tanggung-tanggung, Dabo harus dilarikan ke rumah sakit setelah terkena bogem mentah dari Barton. Perkelahian keduanya terjadi saat keduanya masih membela Manchester City.

Konon kabarnya, pihak klub sampai harus memanggil polisi untuk melerai perkelahian yang terjadi saat latihan tersebut. Barton sendiri lalu terbukti bersalah dan terkena hukuman denda 3 ribu pound sterling dan empat bulan penjara. – PT BESTPROFIT

Lee Bowyer Vs Kieron Dyer

Salah satu keributan antara rekan setim yang cukup terkenal di Liga Inggris adalah Lee Bowyer dengan Kieron Dyer. Keributan ini terjadi saat keduanya masih bermain bagi Newcastle United di musim 2005.

Newcastle kala itu sedang tertinggal 0-3 dari Aston Villa di markas mereka sendiri, Stadion St James Park. Saat pertandingan tengah berlangsung, tiba-tiba keduanya terlibat adu pukul. Mereka pun dihadiahi kartu merah oleh wasit.

Perkelahian itu kemudian dipisahkan oleh gelandang Aston Villa saat itu, Gareth Barry. Setelah kejadian itu, keduanya dipaksa meminta maaf secara terbuka pada publik oleh Manajer Newcastle United saat itu, Graeme Souness.

“Itu adalah momen yang gila. Semuanya menyesal setelah itu, tapi kami adalah pemenang,” ujar Lee Bowyer pada 2014.

Benoit Assou Ekotto Vs Benjamin Moukandjo

Bek timnas Kamerun, Benoit Assou Ekotto pernah berkelahi dengan rekan setimnya, Benjamin Moukandjo. Peristiwa ini terjadi saat timnas Kamerun digilas Kroasia 0-4 di pertandingan Grup A Piala Dunia 2014.

Peristiwa bermula saat Ekotto kesal dengan ulah Moukandjo yang kerap gagal melewati lawan. Ekotto kesal karena ialah yang kena akibatnya dari kesalahan Moukandjo tersebut.

Ekotto sebetulnya telah menasehati Muoukandjo untuk tidak mengulangi kesalahan tersebut. “Tapi ketika saya memberitahunya lagi, dia mengatakan: Pergi sana!” kata Ekotto.

“Saya tak bisa menerima reaksinya. Ada begitu banyak rasa frustrasi dalam pertandingan tersebut,” kata Ekotto menambahkan. – BESTPROFIT

Beruntung bagi Ekotto, tindakannya menanduk Moukandjo tak berbuah sanksi dari timnas Kamerun. Ekotto pun mengatakan, ia langsung berbaikan dengan Moukandjo tak lama setelah kejadian tersebut.

Setelah Real Madrid Kalah dari Tottenham, Ini Jawaban Ronaldo

PT BESTPROFIT FUTURES – Real Madrid secara mengejutkan harus mengakui keunggulan Tottenham Hotspur dengan skor 1-3 pada matchday kempat Grup H Liga Champions yang digelar di Stadion Wembley, Rabu atau Kamis dini hari WIB.
BEST PROFIT
Gol-gol kemenangan Tottenham Hotspur berhasil dicetak Dele Alli (menit ke-27 dan 56′) serta Christian Eriksen (65′).

Sedangkan Real Madrid hanya mampu membalas sekali melalui sepakan Cristiano Ronaldo pada menit ke-81. – BEST PROFIT

Hasil ini membuat Real Madrid mengalami dua kekalahan dalam dua laga terakhir secara berturut-turut.

Sebelumnya, Real Madrid juga secara mengejutkan tumbang 1-2 di kandang tim promosi La Liga Spanyol, Girona, dalam laga pekan ke-10, Minggu. – PT BESTPROFIT

Meski harus menerima hasil buruk ini, Cristiano Ronaldo memilih tetap santai dan menyebut bahwa kemenangan dan kekalahan adalah hal yang wajar dan bagian dari sepak bola.

“Inilah sepak bola. Anda bisa menang, tetapi terkadang Anda juga bisa kalah. Tim tetap santai,” tutur Ronaldo seperti dikutip BolaSport.com dari BeIN Sports.

“Kami hanya perlu melanjutkan segalanya seperti saat ini karena sepak bola akan selalu berubah,” ucapnya.

Kendati tetap santai, Cristiano Ronaldo juga tetap membenarkan bahwa Real Madrid tengah dalam performa yang buruk. – BESTPROFIT

Namun, pemain berusia 32 tahun itu tetap yakin bahwa Real Madrid akan segera bangkit, walaupun megabintang Portugal itu sadar hal tersebut bukan pekerjaan mudah.

“Kami tengah dalam performa buruk dan ingin mengubah beberapa hal. Kami harus menempuh proses panjang untuk dapat mengubahnya dan saya yakin kami dapat melakukannya,” kata Ronaldo.

“Tidak ada yang terjadi di dalam tim karena ini hanya periode buruk karena kami tidak bisa selalu meraih hasil sempurna. Kami tidak akan bersembunyi dari situasi ini melainkan akan berusaha untuk mengubahnya,” tuturnya.

Kekalahan ini membuat Real Madrid berada di posisi kedua klasemen Grup H dengan tujuh poin atau tertinggal tiga dari Tottenham yang berada di puncak.

Raihan 10 poin yang dimiliki Tottenham itu pun mengantarkan wakil Inggris tersebut lolos ke fase gugur Liga Champions.

Persela Pensiunkan Nomor Punggung Choirul Huda

PT BESTPROFIT FUTURES – LAMONGAN – Persela Lamongan ditinggalkan Choirul Huda. Kiper utama di skuat Laskar Joko Tingkir tersebut telah menghembuskan napas terakhirnya pada Minggu sore WIB.
BEST PROFIT
Huda meninggal di RSUD Dr Soegiri Lamongan, sekitar pukul 16.45 WIB. Menurut keterangan tim dokter, pemain 38 tahun itu mengalami henti napas dan henti jantung usai tabrakan dengan rekannya, Ramon Rodriguez saat ingin menyelamatkan gawang Persela dari serangan Semen Padang. – PT BESTPROFIT

Untuk menghormati sang pemain, manajemen Persela sepakat mengistirahatkan nomor punggung 1. Artinya, tak ada lagi pemain yang boleh memilih nomor 1 di skuat Persela Lamongan.

“Nomor punggung 1 resmi dipensiunkan. Alasannya dedikasi Huda di Persela tidak diragukan lagi. Sebagai bentuk penghormatan manajemen Persela terhadap loyalitas Huda,” ungkap Yunan Achmadi, Manajer Persela. – BESTPROFIT

“Almarhum merupakan salah satu putra terbaik Lamongan. Kiper legendaris yang selalu loyal dan setia membela Persela hingga akhir hayatnya,” jelas Yunan yang dikutip dari situs klub, Senin. – BEST PROFIT
Sepanjang kariernya, Huda hanya memperkuat Persela Lamongan. Tercatat sudah 18 tahun ia bermain dengan tim yang berasal dari Jawa Timur ini. Berkat kesetiaannya itu, Huda dilabeli dengan sebutan One Man One Club menyamai Paolo Maldini (AC Milan) serta Francesco Totti (AS Roma).