Best Profit Futures Banjarmasin

Category Archives: Post

Rupiah di Atas Angin, Riyal Ditekuk Saat Harga Minyak Naik

PT BESTPROFIT FUTURES BANJARMASIN

BESTPROFIT
PT BEST PROFIT FUTURES – Jakarta, Rupiah sedang perkasa pada perdagangan Rabu, riyal Arab Saudi (SAR) berhasil ditekuk meski harga minyak mentah sedang menguat.

Pada pukul 15:20 WIB, riyal diperdagangkan di level Rp 3.805, atau melemah sekitar 0,34% di pasar spot, mengutip data dari Refinitiv.

Kabar baik dari rencana pertemuan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dengan Presiden China Xi Jinping berhasil dimanfaatkan oleh rupiah. Sentimen investor global membaik merespon kabar tersebut dan kembali melirik aset-aset yang memiliki imbal hasil tinggi seperti rupiah. – PT BEST PROFIT

Bank Indonesia (BI) akan mengumumkan kebijakan moneter Kamis besok. Konsensus pasar yang dihimpun CNBC Indonesia memperkirakan BI akan mempertahankan suku bunga acuan di 6%. Sementara, suku bunga acuan di Arab Saudi sebesar 3%, setengah kali di Indonesia, yang membuat berinvestasi di rupiah menjadi lebih menguntungkan.

Sementara itu, harga minyak mentah menguat pada hari ini, minyak jenis WTI naik 0,3% sementara jenis Brent sebesar 0,32%, mengutip data dari CNBC International. Harapan akan berakhirnya perang dagang AS-China menjadi pemicu kenaikan harga minyak mentah. Jika perang dagang berakhir, laju perekonomian global akan kian cepat, dan permintaan akan minyak mentah berpotensi meningkat. –   BEST PROFIT

Arab Saudi merupakan negara yang mengandalkan harga minyak mentah untuk mendongkrak ekonominya, sehingga pergerakan harga minyak mentah juga akan mempengaruhi nilai tukar riyal.

Review Forex 18/06: Dolar AS Melaju 5 Hari Berturut Jelang Pengumuman Fed

PT BESTPROFIT FUTURES BANJARMASIN

BESTPROFIT
PT BEST PROFIT FUTURES – Mengakhiri perdagangan forex sesi Amerika beberapa saat lalu Rabu (19/06), Dolar AS kembali menguat untuk sesi kelima berturut-turut karena para investor  tetap ragu untuk membuat posisi  yang signifikan karena menunggu pernyataan kebijakan moneter Federal Reserve.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap mata uang utama lainnya ditutup menguat 0,07% dari penutupan sebelumnya ke posisi 97.64 setelah sempat naik ke posisi tinggi di 97,77 dan turun ke posisi terendah 97,37. – PT BEST PROFIT

Pertemuan dua hari The Fed berakhir hari ini, dimana meskipun Fed diperkirakan mempertahankan suku bunga acuannya tidak berubah, pernyataan yang menyertainya ditunggu-tunggu karena kemungkinan akan memberikan petunjuk tentang keputusan suku bunga di masa depan.

Kemudian Presiden AS Donald Trump menuduh Eropa melakukan manipulasi mata uang dengan merespon komentar Draghi, itu membuat pasar Eropa lebih tinggi dan tidak adil bagi AS.

Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi dalam Forum ECB tentang Perbankan Sentral di Sintra, Portugal mengatakan  bank sentral masih memiliki ruang untuk memotong suku bunga dan langkah-langkah untuk meredam efek samping dari suku bunga rendah. Pasca komentar Draghi tersebut, kurs euro jatuh ke $ 1,1197, anjlok sekitar 0,2%. Euro juga anjlok terhadap Yen, Pound Sterling dan franc Swiss juga. – BEST PROFIT

Ekspor Singapura Tertekan, tapi Straits Times Dibuka Naik

PT BESTPROFIT FUTURES BANJARMASIN

BESTPROFIT
PT BEST PROFIT FUTURES – Jakarta, Bursa saham acuan Singapura membuka perdagangan Selasa ini  dengan menguat 0,21% ke level 3.212,54. Seiring berjalannya waktu perdagangan, indeks Straits Times (STI) semakin memperkuat posisinya di zona hijau.

Data perdagangan menunjukkan, dari 30 saham yang menghuni indeks acuan bursa saham Singapura tersebut, sebanyak 17 mencatatkan kenaikan harga, 7 saham melemah, dan 6 saham tidak mencatatkan perubahan harga. – PT BEST PROFIT

Penguatan indeks Straits Times besar kemungkinan didorong oleh technical rebound karena kemarin sempat amblas cukup dalam sekitar 0,45% dan hampir menyentuh level psikologis 3.200 poin.

Sebagai informasi STI terkoreksi karena rilis data ekonomi terbaru di Singapura jauh di bawah ekpektasi pasar. Kemarin, ekspor non-minyak Singapura periode Mei 2019 diumumkan anjlok 15,9% secara tahunan, lebih dalam ketimbang koreksi pada bulan April yang sebesar 10%, dilansir dari Trading Economics. –   BEST PROFIT

Rilis data tersebut lantas melengkapi rilis data ekonomi pada pekan lalu yang juga mengecewakan. Pada pekan kemarin, penjualan barang-barang ritel periode April 2019 diumumkan jatuh 1,8% secara tahunan, lebih dalam ketimbang koreksi pada Maret 2019 yang sebesar 0,9% saja, dilansir dari Trading Economics.

GBP/USD Turun Karena Kekuatiran Akan Terjadinya Brexit Tanpa Kesepakatan

PT BESTPROFIT FUTURES BANJARMASIN

BESTPROFIT
PT BEST PROFIT FUTURES – GBP/USD diperdagangkan disekitar 1.2690 dengan gagalnya pergerakan yang dipimpin oleh Partai Buruh untuk menghadang kemungkinan terjadinya Brexit tanpa kesepakatan sehingga melemahkan Poundsterling,

Poundsterling sempat naik pada hari Rabu kemarin dan diperdagangkan disekitar 1.2750 ditengah melemahnya USD dan perkataan dari kandidat unggul Boris Johnson di dalam kampanyenya yang mengatakan Inggris akan meninggalkan Uni Eropa pada tanggal 31 Oktober namun tidak bermaksud untuk melakukan Brexit yang tanpa kesepakatan. – PT BEST PROFIT

Kontes kepemimpinan pada Partai konservatif sampai sekarang telah berjalan dengan mulus. Setelah membiarkan semua kompetitornya berkeringat dan memperlihatkan agenda mereka, bekas sekretaris luarnegeri Boris Johnson akhirnya memasuki ajang pertandingan.

Kandidat unggul ini dilaporkan mendapatkan dukungan masal dari kelompok ERG yang menganut Brexit keras di dalam partainya. Dia sedang meluncurkan kampanyenya dan pasar sedang memperhatikan dengan seksama kepada kebijakannya – khususnya terhadap Brexit. – BEST PROFIT

Pada mulanya diprediksi Johnson akan berkata bahwa Inggris harus meninggalkan Uni Eropa pada tanggal 31 Oktober, apapun kondisinya, dengan sepakat atau tanpa kesepakatan. Suatu janji yang akan menyenangkan anggota partai namun yang akan memukul pasar dan poundsterling. Namun dia bisa juga menawarkan langkah kebijakan yang lain. Sementara sikap Johnson mengenai Brexit seperti diatas bisa membebani Sterling, dia bisa berubah pikiran nantinya.

Hindari Tarif Impor Trump, Foxconn Buat iPhone di Luar China?

PT BESTPROFIT FUTURES BANJARMASIN

BESTPROFIT
PT BEST PROFIT FUTURES – Jakarta, Foxconn, assembler elektronik kontrak top dunia, mengatakan memiliki kapasitas yang cukup di luar China untuk memenuhi permintaan Apple di pasar Amerika jika harus menaikkan produksi agar bisa memenuhi permintaan iPhone akibat perang dagang Amerika Serikat (AS)-China.

Komentar itu muncul ketika Presiden AS Donald Trump mengancam akan menerapkan tarif tambahan atas barang impor China senilai US$ 300 miliar. – PT BEST PROFIT 

Mengutip Reuters, China merupakan tempat perangkat Apple dibuat. Negara ini juga merupakan terbesar ketiga Apple. Jika tambahan tarif barang impor diberlakukan maka iPhone yang dijual di AS akan lebih mahal ketimbang di luar AS. –  BEST PROFIT

“Dua puluh lima persen dari kapasitas produksi kami berada di luar China dan kami memiliki kapasitas yang cukup untuk memenuhi permintaan Apple di pasar AS,” kata seorang anggota dewan pengurus Foxconn, Liu Young-way, Selasa. Dia menambahkan bahwa jika Apple membutuhkannya, Foxconn dapat menyesuaikan lini produksinya. –  BEST PROFIT FUTURES

Liu Young-way berbicara pada konferensi investor pertama Foxconn di Taipei. Perusahaan itu juga mengatakan memiliki posisi yang baik untuk mengatasi situasi perang dagang yang “semakin sulit” karena memiliki lini produksi di 16 negara.