Best Profit Futures Banjarmasin

Category Archives: Otomotif

Marquez Hampir Jatuh 10 Kali di MotoGP Italia

PT BESTPROFIT FUTURES BANJARMASIN

BESTPROFIT

PT BESTPROFIT FUTURES –  Jakarta, CNN Indonesia — Marc Marquez gagal mendapat poin di MotoGP Italia karena terjatuh di lap kelima dalam balapan yang berlangsung di Sirkuit Mugello, Minggu. – BESTPROFIT

Kendati berhasil bangkit dan melanjutkan balapan hingga selesai, Marquez hanya menempati peringkat ke-16 atau satu peringkat di bawah batas pebalap yang berhak mendapat poin.

Juara dunia yang kini memimpin klasemen pebalap tersebut mengakui permasalahan ban menjadi penyebab terjatuh di tikungan ke-10 dan tanpa poin di seri keenam MotoGP 2018.

“Kami mengganti motor berkali-kali di akhir pekan ini untuk mencoba bekerja lebih baik dengan ban depan. Dengan ban medium saya rasa tidak mungkin menyelesaikan balapan. Kemudian saya mencoba mengendalikan ban depan yang keras tapi di tikungan ke-10 saya tidak mampu melakukannya,” ujar Marquez dikutip dari Autosport. – BEST PROFIT

“Saya mencoba menghindari kecelakaan dan mencoba mengangkat kembali motor. Tapi itu tidak mungkin karena itu adalah jalanan menurun dan cengkeramannya tidak bagus, saya masih tidak dapat mengendalikan ban depan ketika sampai di gravel,” sambungnya.

Setelah terjatuh, Marquez berhasil mengikuti balapan lagi namun ia tidak memungkiri kondisi ban yang menyulitkan dan membuatnya hampir terjatuh.

“Setelah itu saya kembali balapan, saya hampir terjatuh mungkin 10 kali. Balapan ini harus kami lupakan karena, seperti yang saya katakan, penentuan ban yang begitu spesifik buat kami,” ucap Marquez.

5 Penyebab Oli Motor Cepat Habis, Apa Saja?

PT BESTPROFIT FUTURES BANJARMASIN

BESTPROFIT
PT BESTPROFIT FUTURES – Jakarta – Oli merupakan komponen penting agar komponen di dalam mesin dapat bekerja sebagaimana mestinya dengan suhu ideal.

Masalah yang sering dihadapi adalah oli yang tiba-tiba cepat habis. Normalnya, jika oli habis maka akan berpengaruh pada performa kendaraan. – PT BEST PROFIT

Ada beberapa hal yang menyebabkan permasalahan ini terjadi, seperti dikatakan Honda Cengkareng.

1. Seal Oli Bocor

Kebocoran pada seal oli bisa disebabkan oleh pengisian oli yang melebihi kapasitas dan umur dari seal oli itu sendiri.Hal ini akan menyebabkan oil up,yang mana oli meluber lewat lubang pernafasan ke filter udara dan ruang karburator. – PT BESTPROFIT

Oli yang terbakar di ruang pembakaran akan membuat knalpot mengeluarkan asap putih.

Solusinya, pemasangan seal oli harus benar dan tepat. Sebelum dipasang pastikan seal oli tidak penyok karena dapat merubah diameter seal oli. Pastikan jumlah oli yang dimasukkan sesuai dengan takaran yang ditentukan. Hal ini juga berlaku untuk penggantian oli mesin,oli shockbreaker serta transmisi. – BESTPROFIT

2. Oli Jarang Diganti

Oli yang sering dipakai akan berkurang karena penguapan. Di saat oli berada di bawah batas minimal, maka oli tidak dapat melindungi bagian-bagian mesin dengan maksimal dan dapat menyebabkan kerusakan yang cepat dan fatal pada komponen dalam motor. – BEST PROFIT

Sebaiknya, oli diganti setiap 2.000 – 3.000 km permakaian.

3. Kekentalan Oli atau SAE yang Tidak Sesuai dengan Spesifikasi Mesin

Bila menggunakan oli yang lebih kental dari yang direkomendasikan, maka motor akan terasa lebih berat. Sebaliknya, jika oli lebih encer dari yang direkomendasikan, maka motor akan terasa lebih ringan.

Sebaiknya gunakan oli sesuai dengan spesifikasi motor atau standar dari pabrikan. Ada baiknya juga untuk melihat buku pedoman dulu untuk mengetahui jenis oli yang dibutuhkan oleh mesin motor.

4. Piston dan Ring Piston Aus

Komponen ini terletak di dalam mesin dan bisa mengalami kerusakan seperti tergores, aus, dan kotor. Kerapatan ring piston berfungsi untuk mencegah terlalu banyaknya campuran bahan bakar udara yang masuk ke ruang oli.

Bila ring piston aus, maka akan mengendur dan udara yang masuk ke ruang oli bisa menurunkan tekanan kompresi mesin. Sehingga menyebabkan motor mengeluarkan asap yang cukup banyak.

Jika rusak, maka solusi yang dapat dilakukan adalah overhaul

5. Pemakaian Motor yang Tidak Normal

Mengendarai motor secara ugal-ugalan, kebut-kebutan, penggunaan throttle yang tak beraturan, dan stop & go juga bisa membuat oli menguap dan berkurang.

Valentino Rossi Abaikan Permintaan Maaf Marc Marquez

PT BESTPROFIT FUTURES BANJARMASIN

BESTPROFIT
PT BESTPROFIT FUTURES – Termas de Rio Hondo – Pebalap Yamaha, Valentino Rossi, sempat terjatuh dari motornya akibat bersenggolan dengan Marc Marquez pada MotoGP Argentina di Sirkuit Termas de Rio Hondo, Minggu.

Insiden antara kedua pebalap terjadi ketika memasuki putaran ke-19. Marquez tengah berusaha menyalip Rossi yang berada di posisi ketujuh. Namun, The Baby Alien tampil terlalu agresif sehingga menyenggol sisi kanan motor pebalap asal Italia tersebut. – BEST PROFIT

Akibat keseimbangan yang terganggu, Rossi kemudian terjatuh. Marquez yang mengetahui insiden tersebut menunjukkan isyarat meminta maaf dengan cara mengangkat tangannya sambil tetap melanjutkan balapan.

Setelah balapan berakhir, Marquez langsung berinisiatif menghampiri Rossi yang berada di paddock-nya. Namun, usaha sang pebalap untuk menemui Rossi dan meminta maaf menjadi sia-sia. Marquez mendapat hadangan dari sejumlah staf Yamaha. – BESTPROFIT

Cacian dan Pujian RX King Sebagai “Motor Jambret”

PT BESTPROFIT FUTURES – Jakarta, KompasOtomotif –  Sepeda motor sport yang sempat jadi andalan Yamaha di segmen dua tak, RX-King dikenal tangguh oleh konsumen. Biaya perawatan yang murah, sampai oprek mesin jadi lebih kencang, bisa dilakukan tanpa harus merogoh dalam kantong.

BEST PROFIT

Ini menjadi salah satu alasan motor berkapasitas 135 cc pabrikan Yamaha tersebut banyak jadi pilihan konsumen di era 1990-an. Tapi, banyak juga yang memanfaatkannya sebagai sarana penjunang pelaku kejahatan ketika beraksi di jalanan. – PT BESTPROFIT

“Ya bisa dibilang begitu, RX-King memang terkenal sebagai motor kencang  dan responsif alias motor murah, meriah, kenceng (larinya),” kata Ketua Umum Yamaha RX King Indonesia (YRKI), Muchrodin, saat dihubungi KompasOtomotif, Rabu.

Pria yang akrab disapa Didiet ini menambahkan, di kisaran tahun 1990-an banyak kasus-kasus kejahatan seperti maling, penjambretan, atau perampokan yang para pelakunya menggunakan RX King. Kondisi ini pada kemudiannya memberikan label baru pada RX King, yakni sebagai “motor penjambret” atau sebutan negatif serupa lainnya. – BEST PROFIT

Selain itu, lanjut dia, banyak anak-anak muda yang memiliki motor RX King justru merubah penampilan motor dengan mencopot sejumlah bagian body. Bagi mereka saat itu, penampilan motor yang “terondol” membuat lebih terlihat sangar.

“Mungkin dari situ masyarakat menamakan ‘motor jambret’,” kata Didiet.

Setelah produksi dihentikan pada 2009, menurut Didiet, ada tren modifikasi yang berubah di kalangan pecinta motor tersebut. Banyak pemilik RX King justru membuat tampilan motor kembali ke wujud standar pabrikan. – BESTPROFIT

Bagi Didiet, ada kesan tersendiri memiliki motor RX King. Apalagi setelah produksinya dihentikan itu justru peminatnya semakin banyak dan harga motor tersebut kian meroket.

“Bagi kami RX King adalah ‘The Legend’ motor di Indonesia. Karena belum ada yang bisa menyaingi motor ini di kelas dan harganya pada masa kejayaannya. Apalagi saat ini purna jual RX King bisa 4 kali lipat dari harga awalnya,” kata dia.