Best Profit Futures Banjarmasin

Category Archives: news

Kata “Pribumi” dari Anies Baswedan Juga Dibahas di Luar Negeri

PT BESTPROFIT FUTURES – MELBOURNE, KOMPAS.com – Pidato kontroversial Gubernur baru DKI Jakarta baru, Anies Baswedan yang mengunakan kata ” pribumi” menarik perhatian hingga ke luar negeri.
BEST PROFIT

Pilihan kata itu menjadi bahasan dalam kuliah Herb Feith di Monash University, Rabu malam.

Pembicara dalam kuliah tersebut adalah Associate Professor Charles Coppel dari Melbourne University, yang membawakan tema “Warga China atau Tionghoa di Indonesia”.

Profesor Coppel sempat menyinggung soal pidato Anies, karena sebelumnya ia juga membahas Ahok sebagai bagian dari cerita mengenai warga Tionghoa Indonesia. – PT BESTPROFIT

“Menurut saya, kata ‘pribumi’ yang digunakan Anies Baswedan aneh dalam tiga hal,” ujar Profesor Coppel.

Copel dalam kuliah ini diperkenalkan sebagai “Bapak Jurusan Indonesia di Australia”.

“Pertama dalam soal penjajahan, kolonial. Jadi sekarang ini Indonesia dijajah oleh siapa?” kata dia.

“Kedua, adalah kata pribumi. Sementara Anies sendiri bukanlah pribumi, karena dia peranakan Arab.”

“Dan ketiga pernyataan itu tidak memperhatikan jasa kelompok seperti Tionghoa Muslim di Indonesia.” lanjut Coppel.

Sebelumnya, Coppel memaparkan, Gubernur Jakarta sebelumnya, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, sebagai bagian dari penjelasannya mengenai kehidupan warga Tionghoa Indonesia.

Pernyataan itu muncul dalam kuliah yang diberi judul “Normalising Chinese Indonesians”, atau “Menormalkan Tionghoa Indonesia”. – BEST PROFIT

Coppel mencoba menjawab pertanyaan apakah Tionghoa Indonesia sudah merupakan bagian normal dari Indonesia sekarang ini.

Di akhir kuliahnya, Coppel memberikan jawaban bahwa sampai sekarang jawabannya adalah belum.

Menurut dia, munculnya Ahok yang awalnya sebagai Wakil Gubernur Jakarta, kemudian menjadi Gubernur menggantikan Joko Widodo, adalah perkembangan yang luar biasa.

Juga dengan kemungkinan Ahok akan terpilih lagi dalam pemilihan Gubernur, namun berakhir dengan terpilihnya Anies Baswedan sebagai gubernur.

Namun, Ahok harus menjalani hukuman penjara karena kasus penistaan agama. Hal ini menurut Coppel menjungkirbalikkan perkiraan sebelumnya. – BESTPROFIT

“Apakah kekalahan Ahok disebabkan karena faktor etnis sebagai warga Tionghoa Indonesia?” tanya Coppel.

“Ahok kalah bukan karena etnisnya, namun ada hubungannya dengan masalah agama.” kata Coppel.

Ia menjelaskan, dari beberapa survei yang dilakukan sebelum pilkada, walau warga puas dengan kepemimpinan Ahok, namun mereka tidak akan memilihnya lagi sebagai gubernur karena agama yang tidak sama.

Salah anggapan soal penduduk Tionghoa Indonesia

Coppel membeberkan beberapa hal yang selama ini dianggap sebagai sebuah ‘kebenaran’ soal warga Tionghoa Indonesia, meski dalam kenyataannya sangatlah berbeda.

Hal pertama adalah dalam jumlah.

“Sensus di tahun 2000 dan 2010 mengatakan bahwa jumlah penduduk Tionghoa Indonesia sekitar dua koma sekian persen.”

“Padahal dalam perkiraan banyak orang jumlahnya jauh di atas angka tersebut,” kata dia.

Menurut dia, banyak orang masih tidak percaya ketika angka tersebut muncul di tahun 2000, karena sensus dilakukan tidak lama setelah Peristiwa Kerusuhan di tahun 1998.

Sehingga, diperkirakan banyak warga Tionghoa Indonesia tidak mau mengungkapkan etnisitas mereka, karena masih mengalami trauma kerusuhan.

“Namun di sensus 2010, di mana hal-hal berkenaan dengan Tionghoa Indonesia sudah jauh lebih terbuka, antara lain dengan diakuinya Konghucu sebagai agama, diperbolehkannya perayaan Tahun Baru Imlek, dan tarian Barongsai, angkanya tetap sama.”

Ketika warga diminta menentukan etnisnya, hanya ada satu pilihan yang tersedia. Sehingga, kemungkinan mereka akan memilih ‘etnis yang lain’, bila di keluarga mereka terdapat perkawinan campur.

Di masa depan, Coppel mengatakan, bila sensus menyediakan beberapa pilihan etnis, maka diperkirakan situasinya akan berbeda.

Dalam soal agama yang dipeluk oleh warga Tionghoa Indonesia, Coppel menggunakan data sensus juga menunjukkan warga Tionghoa memeluk berbagai agama yang berbeda.

“Ada sekitar lima persen yang beragama Islam, 50 persen menyatakan sebagai pemeluk Buddha, 27 persen Protestan, dan 15 persen Katolik, dan tiga persen penganut Konghucu.”

Coppel juga mengatakan bahwa warga Tionghoa Indonesia lebih memiliki perasaan nasionalistis dan lebih merasa Indonesia dibandingkan etnis lain.

“Lebih 60 persen dari mereka mengaku menggunakan bahasa Indonesia dalam percakapan sehari-hari di rumah, sementara yang lainnya di bawah 20 persen.”

“Hanya 24 persen di antara warga Tionghoa mengatakan menggunakan bahasa sendiri di rumah, angka ini lebih kecil dibandingkan etnis lainya.” tambahnya.

Kuliah Herb Feith diselenggarakan secara teratur oleh Monash University untuk mengedepankan tema-tema mengenai Indonesia.

Dalam kuliah ini bertindak sebagai pemandu adalah Ariel Heryanto, yang sekarang juga menjadi bagian dari Monash University.

Yayasan Herb Feith didirikan di tahun 2003 dengan tujuan mempromosikan dan mendukung apa yang pernah dilakukan Professor Herb Feith semasa hidupnya.

Feith mempromosikan pengajaran mengenai Indonesia. Ia juga banyak bergerak dalam aktivitas pendidikan internasional di bidang studi perdamaian, HAM, dan resolusi konflik.

Bekerjasama dengan Monash University, Yayasan ini secara teratur menyelenggarakan Kuliah Herb Feith.

Bisa Menjelajah Tata Surya Lewat Google Maps

PT BESTPROFIT FUTURES – Ketika melihat betapa mutakhirnya film sci-fi yang berlatar luar angkasa, imajinasi pasti terbawa rasa penasaran bagaimana bentuk asli tata surya ini. Benarkah seperti yang ditampilkan di layar lebar?
BEST PROFIT

Rasa penasaran itu setidaknya terjawab lewat fitur baru dari Google Maps. Google baru saja mengumumkan fitur baru dari Google Maps, yakni “jalan-jalan” secara virtual ke berbagai planet dan bulan yang mengitarinya di tata surya ini.

Dikutip KompasTekno dari Slashgear, Rabu, Google Maps memanfaatkan data yang dihimpun oleh National Aeronautics and Space Administration (NASA) dan European Space Agency (ESA) selama bertahun-tahun. – BESTPROFIT

Menurut pantauan KompasTekno, terdapat 12 pilihan planet dan satelit yang dapat dijelajahi. Beberapa di antaranya, seperti Mars, Venus, Pluto, dan Titan.

Dengan fitur ini, pengguna dapat dengan mudah mengetahui bagaimana dinginnya satelit Enceladus dan Europa yang berselimut es. Pengguna juga bisa melihat planet kerdil Ceres yang terletak jauh dari sabuk asteroid planet Mars. – PT BESTPROFIT

Penampakan Planet Pluto melalui ekspedisi Google Maps

Cara berwisata ke antariksa via Google Maps pun mudah dilakukan. Pengguna cukup mengakses tautan berikut ini.

Kemudian, akan muncul tabel pilihan planet dan satelitnya di bagian kiri. Jika ingin melanjutkan “jalan-jalan” ke salah satu planet atau satelit, Anda cukup memilih salah satu di antara daftar terebut, lalu lakukan zoom-in atau perbesar skala untuk melihat lebih detail. – BEST PROFIT

Google Maps tidak hanya mengajak Anda jalan-jalan ke tata surya. Ia juga menawarkan  untuk berkunjung ke stasiun luar angkasa internasional atau ISS. ISS merupakan tempat penelitian dan pengamatan yang merupakan gabungan dari 16 negara termasuk Amerika Serikat, Rusia dan Uni Eropa. Anda akan diperkenalkan dengan alat-alat di dalam ISS.

Duel Robot Raksasa Pertama di Dunia Siap Digelar

PT BESTPROFIT FUTURES – Jakarta – Awalnya, pertarungan antara dua robot raksasa hanya dapat kita saksikan di dalam film-film sains fiksi atau dalam cerita anime semata.
Kini, dua perusahaan robotika asal Amerika Serikat dan Jepang memutuskan untuk mewujudkan pertarungan tersebut untuk digelar. – PT BESTPROFIT
BEST PROFIT
Pertarungan dua robot raksasa ini sebenarnya tercetus sejak dua tahun lalu, di mana perusahaan rintisan asal Amerika Serikat, Megabots Inc, melayangkan tantangan kepada perusahaan asal Jepang, Suidobashi Heavy Industries.

Akhirnya, pertarungan yang ditunggu pun tiba. Dikutip dari CNBC, Selasa, pertarungan robot buatan Amerika Serikat dan Jepang tersebut akan digelar pada hari Rabu, 18 Oktober 2017, 09.00 WIB.

Diketahui, Suidobashi akan menurunkan robot buatan perusahaan yang diberi nama Kuratas untuk menghadapi robot buatan Megabots bernama Eagle Prime. – BESTPROFIT

Pertarungan kedua robot raksasa ini akan terdiri dari beberapa ronde (layaknya pertandingan tinju). Hal ini dikarenakan untuk memberi waktu kepada masing-masing tim memperbaiki robot buatannya jika ada yang rusak.

Menjadi pertarungan robot raksasa pertama yang digelar di dunia, jangan terlalu berharap kedua robot ini akan bertarung sengit dan lincah layaknya di film Real Steel atau Pacific Rim. – BEST PROFIT

Meski begitu, kedua perusahaan menjamin pertarungan robot ini akan berlangsung cukup sengit dikarenakan keduanya sudah dilengkap dengan gergaji sepanjang 2,5 meter sebagai senjata.

Kecerdasan Buatan Diprediksi Bisa Mengobati Tubuh Manusia

PT BESTPROFIT FUTURES – California – Pembuatan mesin kecerdasan buatan atau yang dikenal dengan nama artificiall intelligence (AI) masih menimbulkan pro dan kontra. Namun dunia kesehatan yang terus berkembang memakai mesin artifisial untuk membantu manusia dalam menyembuhkan penyakit.
BEST PROFIT

Seperti dilansir laman Express.co.uk, teknologi mikro yang akan tersedia dalam waktu 20 tahun ke depan memungkinkan tubuh memperbaiki diri sendiri dari dalam. Mikrocip itu disuntikkan ke dalam tubuh manusia untuk memperbaiki tulang, otot,m dan sel.

John McNamara, seorang inovator senior dari IBM, memprediksi hal ini sebagai bukti kepada House of Lords Artificial Intelligence Committee. Menurutnya, Pengobatan metode ini bisa juga digunakan untuk mengobati kelainan pada sel tubuh seperti kanker dan membersihkan sel kanker itu dari tubuh. – PT BESTPROFIT

Teknologi mikro ini bahkan bisa meningkatkan manusia dengan teknologi komputer mutakhir, yang memungkinkan orang mengendalikan rumah mereka hanya dengan akal.

John bahkan menyarankan agar para ilmuwan untuk menemukan cara untuk menyatukan manusia dan mesin bersama sehingga menjadi makhluk cyborg. “Kita mungkin melihat mesin nano AI disuntikkan ke tubuh kita,” kata John. – BEST PROFIT

Menurutnya, dengan menggabungkan robot dan manusia akan memberikan manfaat medis yang besar kepada manusia, seperti memperbaiki kerusakan pada sel, otot, dan tulang, bahkan mungkin menambahnya.

“Dengan menggunakan teknologi ini, tertanam dalam diri kita dan lingkungan sekitar kita, kita akan bisa mengendalikan lingkungan kita dengan pikiran dan gerak tubuh saja,” kata John.

Klaim John dipengaruhi prediksi oleh para ahli sebelumnya bahwa manusia dapat bergabung dengan mesin untuk menjadi ras elit cyborg. Awal tahun ini, Brian Greene, seorang fisikawan teoritis dari Universitas Columbia, New York, mengatakan bahwa teknologi artifisial dapat membantu manusia memecahkan misteri alam semesta. – BESTPROFIT

Brian mengatakan, “kami benar-benar akan memahami kekuatan fundamental dan bahan dasar materi dan menyatukan semua persamaan yang menggambarkan mekanika kuantum juga gravitasi menjadi semacam teori terpadu.”Sekarang kita bisa membahas pertanyaan tentang asal usul alam semesta,” Kata Brian.

Persela Pensiunkan Nomor Punggung Choirul Huda

PT BESTPROFIT FUTURES – LAMONGAN – Persela Lamongan ditinggalkan Choirul Huda. Kiper utama di skuat Laskar Joko Tingkir tersebut telah menghembuskan napas terakhirnya pada Minggu sore WIB.
BEST PROFIT
Huda meninggal di RSUD Dr Soegiri Lamongan, sekitar pukul 16.45 WIB. Menurut keterangan tim dokter, pemain 38 tahun itu mengalami henti napas dan henti jantung usai tabrakan dengan rekannya, Ramon Rodriguez saat ingin menyelamatkan gawang Persela dari serangan Semen Padang. – PT BESTPROFIT

Untuk menghormati sang pemain, manajemen Persela sepakat mengistirahatkan nomor punggung 1. Artinya, tak ada lagi pemain yang boleh memilih nomor 1 di skuat Persela Lamongan.

“Nomor punggung 1 resmi dipensiunkan. Alasannya dedikasi Huda di Persela tidak diragukan lagi. Sebagai bentuk penghormatan manajemen Persela terhadap loyalitas Huda,” ungkap Yunan Achmadi, Manajer Persela. – BESTPROFIT

“Almarhum merupakan salah satu putra terbaik Lamongan. Kiper legendaris yang selalu loyal dan setia membela Persela hingga akhir hayatnya,” jelas Yunan yang dikutip dari situs klub, Senin. – BEST PROFIT
Sepanjang kariernya, Huda hanya memperkuat Persela Lamongan. Tercatat sudah 18 tahun ia bermain dengan tim yang berasal dari Jawa Timur ini. Berkat kesetiaannya itu, Huda dilabeli dengan sebutan One Man One Club menyamai Paolo Maldini (AC Milan) serta Francesco Totti (AS Roma).