Best Profit Futures Banjarmasin

Category Archives: Forex

Parlemen Inggris Gagal Sepakati Brexit, Poundsterling Rontok

PT BESTPROFIT FUTURES BANJARMASIN

BESTPROFIT
PT BESTPROFIT FUTURES – Jakarta, Nilai tukar poundsterling anjlok lebih dari satu persen pada Senin, waktu London, karena rencana kepergian Inggris dari Uni Eropa (brexit) menemui jalan buntu. Sebab, parlemen setempat gagal menyepakati alternatif brexit.

Poundsterling diperkirakan semakin tenggelam karena buntunya kesepakatan alternatif brexit. “Poundsterling bisa berada di posisi 1,18-1,20 per dolar AS dan mendekati nilai tukar euro,” ujar Ekonom CME Grup Erik Norland, seperti dilansir Reuters, Selasa (2/4). – PT BESTPROFIT

Poundsterling sudah melorot 0,6 persen ke level terendahnya hari ini di posisi US$1,3036. Mata uang Inggris itu sempat diperdagangkan separuh lebih tinggi sebelum pemungutan suara brexit.

Tadinya Inggris akan meninggalkan Uni Eropa pada 29 Maret 2019. Namun, kebuntuan politik di London memaksa penundaan hingga 12 April 2019 nanti. – PT BESTPROFIT BANJARMASIN

Rupiah Menguat Tipis ke Rp14.242 per Dolar AS Pagi Ini

PT BESTPROFIT FUTURES BANJARMASIN

BESTPROFIT
PT BESTPROFIT FUTURES – Jakarta, Nilai tukar rupiah berada di posisi per Rp14.240 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pasar spot Jumat (29/3) pagi. Posisi ini menguat tipis 0,5 persen dibandingkan penutupan pada Kamis (28/3) yakni Rp14.243 per dolar AS.

Pagi ini, sebagian besar mata uang utama Asia menguat terhadap dolar AS. Peso Filipina menguat 0,17 persen, baht Thailand menguat 0,15 persen, dolar Singapura menguat 0,07 persen, dan won Korea Selatan menguat 0,05 persen. Namun, ada juga mata uang yang melemah, seperti ringgit Malaysia sebesar 0,01 persen dan yen Jepang sebesar 0,14 persen. – PT BESTPROFIT

Begitu pun dengan negara maju yang menguat terhadap dolar AS. Poundsterling Inggris menguat 0,13 persen, euro menguat 0,07 persen, dan dolar Australia menguat 0,11 persen.

Direktur Utama PT Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan pergerakan pagi ini dikendalikan oleh pesimisme atas ekonomi AS. Setelah sebelumnya tanda resesi ditunjukkan dengan imbal hasil surat berharga AS bertenor pendek yang lebih tinggi dari tenor panjang, atau biasa disebut inverted yield curve. – PT BEST PROFIT BANJARMASIN

Dalam 50 tahun terakhir, setiap resesi di AS selalu diawali dengan inversi yield di seri obligasi pemerintah tiga bulan dan 10 tahun. Namun, kini jeda imbal hasil keduanya makin besar. Oleh karena itu, kekhawatiran soal ancaman resesi yang sempat redup kini terulang lagi.

Sterling Jadi Pusat Perhatian setelah Parlemen Inggris Kontrol Proses Brexit

PT BESTPROFIT FUTURES BANJARMASIN

BESTPROFIT
PT BESTPROFIT FUTURES – Sterling kembali menjadi pusat perhatian pada Selasa pagi di Eropa setelah anggota parlemen Inggris pada Senin malam memberikan suara untuk mengendalikan proses Brexit dari pemerintah Perdana Menteri Theresa May.

Perkembangan itu, yang dimungkinkan pemberontakan besar-besaran terhadap May oleh rekan-rekan partainya sendiri, membuka jalan bagi serangkaian pemungutan suara pada hari Rabu tentang alternatif dari Perjanjian Penarikan yang dia negosiasikan dengan Uni Eropa. –  BEST PROFIT

Alternatif-alternatif tersebut kemungkinan mencakup Brexit yang lebih lunak atau tertunda dan, mungkin, pembatalannya sama sekali, tetapi masih jauh dari opsi yang jelas apa yang dapat diperintahkan mayoritas di parlemen.

Reaksi pound sejauh ini hanya cukup positif, karena pasar telah mengantisipasi Brexit yang lebih lembut sejak Perjanjian Penarikan ditolak oleh parlemen pada bulan Januari. – PT BESTPROFIT

Pada pukul 15.00 WIB, Cable berada di $1,3203 dan pound berada di 1,1675 melawan euro, dalam kedua kasus naik sekitar 0,2% dari segera sebelum terakhir suara malam

Indeks dolar AS – yang mengukur greenback terhadap sejumlah enam mata uang utama -sedikit berubah pada 96.018.

Rupiah Rebound dan Menguat ke Level Rp 14.166 per Dolar AS

PT BESTPROFIT FUTURES BANJARMASIN

BESTPROFIT
PT BESTPROFIT FUTURES – Jakarta – Kurs rupiah pada pagi hari ini menguat 19 poin atau 0,13 persen ke level Rp 14.166 per dolar AS. Sementara indeks dolar AS turun 0,051 poin atau 0,05 persen ke posisi 96,515.

Penguatan nilai tukar rupiah ini melanjutkan rebound saat pembukaan perdagangan hari ini, Selasa, 26 Maret 2019. Kurs rupiah dibuka terapresiasi 7 poin atau 0,05 persen di level Rp 14.178 per dolar AS. – PT BESTPROFIT

Sementara itu, indeks dolar AS terpantau lanjut melemah 0,054 poin atau 0,06 persen ke posisi 96.512. Hal ini terjadi setelah indeks dolar AS berakhir turun 0,085 poin di posisi 96,566 pada perdagangan Senin kemarin.

Sebelumnya Bank Indonesia menyatakan masih optimistis volatilitas nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada tahun ini akan menurun. Bahkan volatilitasnya bisa lebih rendah 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya, seiring kondisi global yang juga mulai kondusif.  –PT BESTPROFIT BANJARMASIN

Sebab, dari tiga faktor utama pendorong fluktuasi nilai tukar pada 2018, salah satunya mulai kondusif pada tahun ini, yakni yang terkait faktor kebijakan Bank Sentral Amerika Serikat atau The Federal Reserve (The Fed). Tahun lalu, ada tiga faktor utama volatilitas, yaitu kenaikan suku bunga The Fed, risk off di pasar keuangan global karena adanya perang dagang Cina-AS, dan ketidakpastian Brexit.  – PT BESTPROFIT FUTURES

Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Moneter Bank Indonesia (BI) Nanang Hendarsah menilai keputusan The Fed yang akan menahan bunga acuan pada tingkat 2,25 – 2,5 persen sepanjang tahun ini, membuat kondisi tekanan global mulai kondusif. “Karena dari tiga faktor ini, satu di antaranya sudah memberi arah yang jelas, tidak akan terlalu menekan rupiah. Seharusnya ini memberikan dukungan terhadap stabilitas rupiah,” ujarnya, Sabtu pekan lalu. –  BESTPROFIT

Selain itu, kata Nanang, faktor domestik juga memberikan dukungan positif. Inflasi terjaga di 3 persen dan pertumbuhan ekonomi pun stabil di atas 5 persen. Sementara Current Account Deficit (CAD) yang sedang dan terus didorong untuk berada di angka 2,5 persen pada akhir tahun ini, melalui berbagai upaya oleh BI dan pemerintah.

Jadi, menurut Nanang, dari sisi stabilitas kurs rupiah tahun ini diyakini akan lebih baik dari 2018. “Tapi kurs rupiah jangan dilihat dari hari ke hari, karena ditentukan supply demand. Jadi, bisa saja tiga hari menguat, satu hari melemah. Itu sebuah koreksi yang sehat. Tapi, secara fundamental stabilitas di 2019 lebih baik,” ucapnya. – BESTPROFIT BANJARMASIN

Sumber: TEMPO.CO,

PT BESTPROFIT FUTURES, PT BEST PROFIT FUTURES, PT BESTPROFIT, PT BEST PROFIT, BESTPROFIT FUTURES, BEST PROFIT FUTURES, BESTPROFIT, BEST PROFIT, BESTPRO, BPF, PT.BPF, BPF BANJAR, BPF BANJARMASIN, PT BEST, PT BPF

Uni Eropa-Inggris Sepakat Brexit Ditunda

PT BESTPROFIT FUTURES BANJARMASIN


PT BESTPROFIT FUTURES – BRUSSELS – Para pemimpin Uni Eropa (UE) setuju untuk menunda proses keluarnya Inggris dari blok tersebut atau Brexit. Mereka menawarkan penundaan Brexit hingga 22 Mei dengan syarat anggota parlemen setuju dengan Theresa May dalam pemungutan suara minggu depan.

Jika kesepakatan ditolak dalam pemungutan suara yang berarti ketiga kalinya di parlemen, Inggris akan diberikan waktu hingga 12 April untuk datang ke Dewan Eropa dengan proposal untuk langkah ke depan. – PT BESTPROFIT

Kemungkinan akan terbuka untuk perpanjangan lebih lanjut dari beberapa bulan jika Inggris setuju untuk mengambil bagian dalam pemilihan Parlemen Eropa pada bulan Mei.

Presiden Dewan Eropa Donald Tusk mengatakan bahwa tanggapan terhadap permintaan Inggris untuk perpanjangan proses penarikan Pasal 50 disepakati dengan suara bulat oleh para pemimpin 27 negara anggota lainnya. – PT BESTPROFIT BANJARMASIN

Ia langsung melakukan pertemuan empat mata dengan Perdana Menteri Inggris Theresa May yang telah menyetujui rencana tersebut.

Tusk mengatakan bahwa 12 April adalah tanggal penting bagi Inggris karena jika mereka memutuskan untuk tidak berpartisipasi dalam pemilihan Parlemen Eropa maka perpanjangan yang panjang akan menjadi tidak mungkin. – BESTPROFIT