Best Profit Futures Banjarmasin

Category Archives: Commodity

Bank Dunia Khawatirkan Jeratan Utang Bagi Negara Miskin

PT BESTPROFIT FUTURES BANJARMASIN

BESTPROFIT
PT BESTPROFIT FUTURES – Jakarta, CNN Indonesia — Bank Dunia khawatir. Kekhawatiran mereka tujukan pada kenaikan utang berbentuk mata uang asing oleh negara termiskin dunia.

Bank Dunia mencatat kenaikan utang negara termiskin di dunia belakangan ini cukup tinggi. Data yang mereka miliki, rata-rata rasio utang yang dimiliki negara miskin dunia saat ini sudah di atas 50 persen dari PDB.

Padahal, pada 2013 lalu rasio rata-rata utang negara miskin masih berkisar di level 30 persen dari PDB. Ekonom Bank Dunia Ayhan Kose mengatakan total utang yang dihimpun pada 2017 kemarin sudah mencapai US$184 triliun atau mencapai rekor baru.  – PT BESTPROFIT BANJARMASIN

“Tingkat utang menjadi perhatian terutama ketika Anda memiliki kondisi keuangan yang semakin ketat, dan di sisi lain suku bunga di tingkat global juga meningkat,” katanya seperti dikutip dari AFP, Rabu.

Bank Dunia menyatakan tingginya tingkat utang negara miskin tersebut bisa memberikan risiko pada ekonomi dunia. Utang tersebut bisa menghambat pertumbuhan ekonomi global. – BESTPROFIT

Sikap The Fed Bawa Rupiah Menguat ke Rp14.178 per Dolar AS

PT BESTPROFIT FUTURES BANJARMASIN

BESTPROFIT
PT BESTPROFIT FUTURES – Jakarta, Nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.178 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan di pasar spot Senin pagi. Posisi ini menguat 92 poin atau 0,65 persen dari akhir pekan, Jumat  di Rp14.270 per dolar AS.

Di kawasan Asia, rupiah tetap perkasa memimpin penguatan mata uang. Diikuti won Korea Selatan yang menguat 0,52 persen, ringgit Malaysia 0,3 persen, peso Filipina 0,19 persen, yen Jepang 0,03 persen, dolar Singapura 0,02 persen, dolar Hong Kong 0,02 persen, dan baht Thailand 0,01 persen. – PT BESTPROFIT

Begitu pula dengan mata uang utama negara maju, mayoritas bersandar di zona hijau. Dolar Australia menguat 0,02 persen, poundsterling Inggris 0,11 persen, euro Eropa 0,13 persen, dan franc Swiss 0,24 persen. Namun, rubel Rusia dan dolar Kanada melemah, masing-masing 0,38 persen dan 0,01 persen dari dolar AS.

Analis CSA Research Institute Reza Priyambada memperkirakan rupiah akan bergerak di rentang Rp14.332-14.365 per dolar AS dengan kecenderungan menguat. Hal ini lantaran sentimen dari dalam negeri cukup positif, seperti fundamental ekonomi dan pernyataan Bank Indonesia (BI). – PT BESTPROFIT BANJARMASIN

Harga Emas Antam Lebih Mahal Rp 5.000 per Gram

PT BESTPROFIT FUTURES BANJARMASIN

BESTPROFIT
PT BESTPROFIT FUTURES – , Jakarta Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) atau harga emas Antam naik Rp 5.000 menjadi Rp 672 ribu per gram pada perdagangan Jumat. Pada Rabu kemarin, harga emas Antam dibanderol Rp 667 ribu per gram.

Sedangkan harga pembelian kembali atau buyback emas Antam naik Rp 4.000 menjadi Rp 599 ribu per gram. Harga buyback ini adalah jika Anda menjual emas, Antam akan membelinya di harga Rp 599 ribu per gram. – PT BESTPROFIT

Emas batangan Antam diakui secara global dengan harga buyback mengikuti pergerakan harga emas dunia. Harga jual kembali adalah sama untuk semua pecahan dan tahun produksi.

Jika kemasan rusak atau hilang dikenakan potongan sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Antam menjual emas dengan ukuran mulai 0,5 gram hingga 1.000 gram. Hingga pukul 08.21 WIB, sebagian besar ukuran emas Antam tak tersedia. – BESTPROFIT

Harga dan ketersediaan emas Antam ini hanya berlaku di kantor Antam Pulogadung, Jakarta. Untuk harga dan ketersediaan emas Antam di gerai penjualan lain bisa berbeda.

Antam juga menjual emas bercorak batik. Untuk harga emas Antam bercorak batik dengan ukuran 10 gram ditetapkan Rp 6.960.000. Untuk ukuran 20 gram di posisi Rp 13.370.000. – PT BESTPROFIT BANJARMASIN

Data Ekonomi Asia Memble, Rupiah Jadi Korban PHP

PT BESTPROFIT FUTURES BANJARMASIN

BESTPROFIT
PT BESTPROFIT FUTURES – Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang sempat menguat kini kembali melemah. Rupiah sepertinya tidak mampu membendung sentimen negatif yang masih memayungi perekonomian dunia, khususnya Asia.

Pada Kamis pukul 09:21 WIB, US$ 1 berada di Rp 14.485 di perdagangan pasar spot. Rupiah melemah 0,28% dibandingkan posisi penutupan perdagangan hari sebelumnya.

Kala pembukaan pasar, rupiah menguat tipis 0,03%. Penguatan rupiah bahkan sempat menebal ke 0,1%. Namun ternyata penguatan tersebut sangat fana, rupiah pun menjadi korban harapan palsu. – PT BEST PROFIT

Melihat situasi mata uang negara Asia lain, wajar apabila rupiah tidak mampu bertahan lama di zona hijau. Mayoritas mata uang Benua Kuning memang melemah di hadapan dolar AS, menyisakan yen Jepang yang menguat sendirian.

Yen kini menjadi tujuan utama investor. Mata uang Negeri Matahari Terbit memang sudah lama dikenal sebagai aset aman (safe haven).  – PT BESTPROFIT BANJARMASIN

Meski masih dilanda stagnasi ekonomi, tetapi pasar keuangan Jepang menjanjikan stabilitas. Sebab, mayoritas investor di sana adalah pemain lokal yang artinya tidak mudah terguncang saat terjadi pembalikan arus modal oleh investor asing.

‘Ketar-ketir’ Ekonomi Global Bikin Rupiah Menguat Tipis

PT BESTPROFIT FUTURES BANJARMASIN

BESTPROFIT
PT BESTPROFIT FUTURES – Jakarta, Nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.561 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pasar spot Kamis sore. Posisi ini menguat 16 poin atau 0,11 persen dari Rabu sore.

Sementara kurs referensi Bank Indonesia (BI), Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) menempatkan rupiah di posisi Rp14.563 per dolar AS atau menguat dari kemarin di Rp14.602 per dolar AS. – PT BEST PROFIT

Di kawasan Asia, rupiah menjadi mata uang dengan penguatan tertinggi hari ini. Diikuti baht Thailand menguat 0,12 persen, ringgit Malaysia 0,21 persen, renminbi China 0,28 persen, won Korea Selatan 0,44 persen, yen Jepang 0,48 persen, dan peso Filipina 0,51 persen.

Sedangkan beberapa mata uang Asia lainnya berada di zona merah, seperti rupee India melemah 0,24 persen, dolar Singapura minus 0,07 persen, dan dolar Hong Kong minus 0,04 persen. – PT BESTPROFIT BANJARMASIN

Begitu pula dengan mata uang utama negara maju. Beberapa diantaranya melemah dari dolar AS, seperti rubel Rusia melemah 0,71 persen, dolar Kanada minus 0,3 persen, dan dolar Australia minus 0,28 persen.