Best Profit Futures Banjarmasin

Category Archives: Commodity

Harga Emas Merosot ke Level Terendah dalam 5 Minggu

PT BESTPROFIT FUTURES BANJARMASIN

BESTPROFIT
PT BESTPROFIT FUTURES – Chicago – Harga emas merosot pada hari Senin (Selasa pagi WIB)  ke level terendah dalam lebih dari lima minggu karena dolar Amerika Serikat (AS) dan harga saham naik ditopang optimisme tentang kemungkinan kesepakatan perdagangan antara AS dan China, sementara platinum merosot 3 persen karena investor mengambil keuntungan dari reli baru-baru ini.

AS dan China, dua ekonomi terbesar dunia mendekati kesepakatan yang akan menurunkan tarif AS atas barang-barang China senilai setidaknya USD 200 miliar, kata sebuah sumber yang diberi penjelasan tentang perundingan, Minggu. – PT BESTPROFIT

Dikutip dari Reuters, Selasa, harga emas di pasar spot turun 0,5 persen menjadi USD 1.286,94 per ounce. Selama sesi, harga emas turun hingga USD 1.282,5 per ounce, terendah sejak 25 Januari. Harga emas berjangka AS jatuh untuk sesi keenam berturut-turut, turun 0,9 persen menjadi USD 1.287,5 per ounce.

“Ada sentimen risiko di pasar dengan pembicaraan positif AS-China, sehingga emas secara alami menarik kembali pada ekuitas yang kuat, dolar yang kuat dan berita geopolitik yang baik,” kata Bob Haberkorn, Ahli Strategi Pasar Senior di RJO Futures. – PT BESTPROFIT BANJARMASIN

Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping dapat mencapai kesepakatan perdagangan formal pada pertemuan puncak sekitar 27 Maret, Wall Street Journal melaporkan pada hari Minggu.

Bos BI Minta RI Ambil Kesempatan dalam ‘Kesempitan’ China

PT BESTPROFIT FUTURES BANJARMASIN

BESTPROFIT
PT BESTPROFIT FUTURES – Jakarta, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengisyaratkan agar Indonesia mengambil kesempatan dalam ‘kesempitan’ yang dialami China. Diketahui, pertumbuhan ekonomi China hanya 6,6 persen pada 2018 lalu atau terendah dalam 28 tahun terakhir karena perang dagang dengan Amerika Serikat (AS).

“Sebagai orang dewasa, tidak boleh menyerah. Apa kesempatan yang bisa kita ambil dari menurunnya ekonomi China?” tanyanya ketika menghadiri RSM Forum di Jakarta, Senin (4/3).

Menurut Perry, RI bisa mengambil kesempatan dari relokasi industri China. Kondisi ini persis yang terjadi di Jepang era 1980an dan Korea Selatan usai krisis Asia. “Kala itu, Jepang juga merestrukturisasi industrinya industrinya ke Asia Tenggara, termasuk ke Indonesia,” imbuh dia. – PT BESTPROFIT

Pun demikian halnya dengan China. Perry menuturkan RI bisa menjadi tempat investasi untuk membangun industri dari China. Salah satunya yang sudah berjalan, yakni di Kawasan Industri Morowali, yang mendatangkan Penanaman Modal Asing (PMA).

“Indonesia tidak boleh mengeluh tidak bisa mengekspor komoditas nikel. Selama ini, kita juga (ekspor) nikel dengan tanah-tanahnya. Tetapi, justru bagaimana mendatangkan atau kita tarik mereka untuk membangun fasilitas pengolahan dan pemurnian,” tutur dia. – PT BEST PROFIT

Ekonomi AS Lambat, The Fed Sebut Tak Buru-buru Naikkan Bunga

PT BESTPROFIT FUTURES BANJARMASIN

BESTPROFIT
PT BESTPROFIT FUTURES – Jakarta, Bank Sentral Amerika Serikat (AS), The Federal Reserve (The Fed) menyatakan tak akan terburu-buru mengambil keputusan terkait perubahan suku bunga acuan. Hal ini disampaikan Gubernur The Fed Jerome Powell kepada parlemen AS pada Selasa (26/2) ketika ia menguraikan pendekatan bank sentral terhadap ekonomi yang cenderung melambat.

Di depan Komite Perbankan Senat, Powell menguraikan tentang “sinyal yang saling bertentangan” yang sebenarnya telah mengemuka dalam beberapa pekan terakhir, termasuk data penjualan ritel yang mengecewakan dan aspek-aspek ekonomi lainnya yang kontras dengan lapangan kerja baru yang stabil, pertumbuhan upah, dan pengangguran rendah yang sedang berlangsung. – PT BESTPROFIT

“Prospek ekonomi paling mendasar berada dalam kondisi yang baik,” ujar Powell, seperti dikutip dari Reuters, Rabu.

Powell juga memperkirakan ekonomi AS akan tumbuh solid meski melambat dibanding tahun lalu yang diperkirakan sebesar 3 persen. Menurut Powell, pertumbuhan yang lebih lambat di luar AS mandatangkan hambatan pada perekonomian Negara Paman Sam tersebut yang kemungkinan akan lebih terasa dalam beberapa bulan mendatang. – BESTPROFIT

“Kami telah membuat perkiraan yang bagus dengan komite pengaturan suku bunga yang benar-benar memonitor arus lalu lintas perdagangan, risikonya dan saat ini kami akan lebih berhati-hati dalam membuat kebijakan dengan mengambil lebih banyak waktu,” jelas dia.

Rupiah Dibuka Menguat di Bawah Rp14 Ribu per Dolar AS

PT BESTPROFIT FUTURES BANJARMASIN

BEST PROFIT
PT BESTPROFIT FUTURES – Jakarta,- Nilai tukar rupiah pada perdagangan di pasar spot pagi ini, Senin dibuka di posisi Rp13.995 per dolar Amerika Serikat (AS). Posisi ini menguat 62 poin dibanding penutupan akhir pekan lalu yang berada di Rp14.057 per dolar AS.

Dari posisi pembukaan, rupiah sedikit bergerak melemah dan kembali berada di posisi Rp14.003 per dolar AS pada pukul 09.00 WIB. – PT BEST PROFIT

Pagi hari ini, sebagian mata uang utama Asia menguat terhadap dolar AS. Won Korea Selatan tercatat menguat 0,41 persen, kemudian ringgit Malaysia juga mencatat penguatan 0,34 persen. Tak hanya itu, peso Filipina, baht Thailand, dan dolar Singapura masing-masing mencatat penguatan 0,16 persen, 0,09 persen, dan 0,08 persen.

Di sisi lain, di Asia, hanya yen Jepang saja yang melemah terhadap dolar AS dengan nilai pelemahan 0,05 persen. Ini menempatkan rupiah sebagai juara di Asia pada awal pekan ini.

Kemudian, mata uang negara maju juga terlihat menguat terhadap dolar AS seperti euro sebesar 0,09 persen, dolar Australia yang menguat 0,37 persen, dan poundsterling Inggris yang menguat 0,09 persen. – PT BESTPROFIT

Dolar AS Naik Merespon Negosiasi Dagang AS-China dan Brexit

PT BESTPROFIT FUTURES BANJARMASIN

BESTPROFIT
PT BESTPROFIT FUTURES – WASHINGTON – Dolar Amerika Serikat (USD) berhasil pulih pada penutupan dagang Kamis waktu setempat. Naiknya USD karena investor mencermati perkembangan dari negosiasi dagang AS dengan China dan pembicaraan Brexit. Investor berharap kemajuan negosiasi memberi insentif baru dalam perdagangan.

Sebelumnya, USD diperdagangkan melemah akibat turunnya data ekonomi AS. Indeks pembelian manufaktur AS bulan Februari jatuh ke level 53,7, lebih rendah dari Januari sebesar 54,9. Hasil Februari menjadi level terburuk sejak Mei 2016. – BEST PROFIT BANJARMASIN

Melansir dari Reuters, Jumat, indeks USD terhadap enam mata uang utama, naik 0,16% menjadi 96,61. Hasil ini membuat USD naik 0,03% menjadi USD1,1337. Namun USD melemah 0,14% terhadap yen Jepang ke level 110,69 yen. – PT BESTPROFIT BANJARMASIN