Best Profit Futures Banjarmasin

Category Archives: Commodity

Investor Cermati Risalah Pertemuan The Fed

PT BESTPROFIT FUTURES BANJARMASIN

PT BESTPROFIT FUTURES – Jakarta – Harga emas menguat ke level tertinggi dalam tiga bulan lebih pada perdagangan Kamis. Pendorong kenaikan harga emas ini karena investor mulai mencerna risalah pertemuan Bank Sentral AS atau The Federal Reserve (the Fed). Sedangkan untuk paladium menyentuh level tertinggi sepanjang masa karena persediaan terus mengetat.

BESTPROFIT

Mengutip Reuters, Jumat, harga emas di pasar spot naik 0,5 persen menjadi US$ 1.319,27 per ounce pada pukul 1.45 sore waktu London. Sementara harga emas berjangka AS untuk pengiriman Februari naik US$ 3,10 atau 0,24 persen menjadi US$ 1.321,6 per ounce. – BESTPROFIT

Untuk harga paladium naik 1,2 persen menjadi US$ 1.095,24 per ounce setelah sebelumnya mencapai rekor tertinggi pada US$ 1.105,70 per ounce.

Dolar AS mencapai level terendah dalam empat bulan terhadap euro di tengah optimisme mengenai prospek ekonomi di kawasan Eropa. Harga emas emang cenderung melawan pergerakan dolar AS. Dengan pelemahan dolar AS ini mendorong kenaikan harga emas. – BEST PROFIT

Selain itu, pelaku pasar mulai mencerna hasil risalah dari pertemuan Bank Sentral AS yang dilakukan pada pertengahan Desember lalu. Risalah tersebut memberikan petunjuk mengenai kapan Bank Sentral AS akan menaikkan suku bunga kembali di 2018.

“Saat ini pelaku pasar agak ragu Bank Sentral AS akan menaikkan suku bunga acuan seperti yang mereka ungkapkan di awal,” jelas analis TD Securities di Toronto, Daniel Ghali. – PT BESTPROFIT

Ini Penyebab Desember 2017 Alami Inflasi

PT BESTPROFIT FUTURES BANJARMASIN

PT BESTPROFIT FUTURES –  Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa pada Desember 2017 terjadi inflasi sebesar 0,71%. Penyebab utama inflasi ini yaitu kenaikan bahan makanan dan tarif angkutan udara pada periode tersebut.

BESTPROFIT

Kepala BPS Suhariyanto mengungkapkan, pada Desember 2017 inflasi yang terjadi terhadap bahan makanan sebesar 2,26% dengan andil sebesar 0,46%. Beberapa bahan makanan yang memberikan andil terhadap inflasi adalah kenaikan harga beras, ikan segar, telur ayam ras, daging ayam ras, hingga cabai merah. – BEST PROFIT
“Ada beberapa komoditas yang memberikan andil yaitu kenaikan harga beras, ikan segar, dan telur ayam ras masing-masing 0,08% dan daging ayam ras, serta cabai merah 0,06%. Cabai rawit, wortel andilnya sekitar 0,01%-0,02%. Ada sumbangan terhadap deflasi yaitu bawang merah,” katanya di Gedung BPS, Jakarta, Selasa.

Sementara untuk bahan makanan jadi, inflasinya mencapai 0,30% dan andil terhadap inflasi Desember 2017 sebesar 0,05%. Ini terjadi karena ada kenaikan harga untuk nasi dan lauk pauk, rokok kretek, serta rokok kretek filter. – BESTPROFIT

Kenaikan Rupiah Diperkirakan Masih Tertahan Sentimen Global

PT BESTPROFIT FUTURES – JAKARTA – Pergerakan rupiah pada perdagangan awal pekan hari ini, Analis Senior Binaartha Sekuritas Reza Priyambada memperkirakan kenaikan mata uang Garuda tertahan dengan sentimen global. Kembali minimnya sentimen di dalam negeri membuat laju Rupiah kembali melemah.
BEST PROFIT

“Diharapkan sentimen di awal pekan depan dapat lebih positif sehingga laju Rupiah pun kembali menemukan momentum kenaikannya. Tetap mewaspadai berbagai sentimen yang dapat membuat pergerakan Rupiah kembali variatif,” ujar Reza kepada SINDOnews, di Jakarta, Senin.

Sambung dia Rupiah diprediksi akan bergerak dengan kisaran pada kisaran support Rp13.345/USD dan resisten Rp13.270/USD. Lebih lanjut diterangkan pergerakan dolar Amerika Serikat (USD) yang berbalik melemah setelah pertemuan The Fed dan adanya imbas kembalinya ketegangan di Semenanjung Korea setelah Korea Utara menyampaikan akan kembali melakukan serangkaian uji coba bom hydrogen tampaknya tidak banyak berimbas pada laju Rupiah. – PT BESTPROFIT

Meski begitu pergerakan Rupiah pasca libur pun cenderung mengalami pelemahan. Minimnya sentimen positif dalam negeri pasca libur dan terdepresiasinya CNY setelah S&P global memberikan rating downgrade terhadap sovereign credit rating Tiongkok turut berimbas pada laju Rupiah yang berbalik melemah. “Selain itu, belum adanya keputusan BI terhadap 7D-RR dalam RDG hingga penutupan pasar membuat pelaku pasar cenderung menjauh,” ungkapnya. – BESTPROFIT

Reza menyampaikan sebelumnya rupiah bergerak masih terimbas kenaikan USD kembali menutup peluang berbalik naik. Minimnya sentimen positif dan masih lebih besarnya perhatian pelaku pasar kepada pertemuan The Fed membuat laju Rupiah melemah. Diharapkan sentimen tersebut dapat mereda sehingga laju Rupiah pun kembali menemukan momentum kenaikannya.- BEST PROFIT

Wall Street Ditutup Melemah usai “Long Weekend”

PT BESTPROFIT FUTURES – NEW YORK, Saham-saham di bursa AS ditutup melemah di akhir perdagangan Selasa waktu setempat atau Rabu  waktu Indonesia setelah long weekend.
BEST PROFIT

Investor melakukan aksi jual seiring dengan kekhawatiran terhadap tensi politik AS dengan Korea Utara.

Pada Minggu lalu, Korea Utara melaksanakan uji coba bom nuklir yang keenam, yang disebut-sebut sebagai bom hidrogen jarak jauh. Hal ini sekaligus menandai naiknya eskalasi ketegangan negara itu dengan AS. – PT BESTPROFIT

Indeks Dow Jones ditutup turun 234,25 poin atau 1,07 persen ke posisi 21.753,31. Sementara itu indeks S&P 500 kehilangan 18,7 poin atau 0,76 persen menjadi 2.457,85 dan indeks Nasdaq Composite ditutup turun 59,76 poin atau 0,93 persen menjadi 6.375,57. – BESTPROFIT

“Korea Utara menjadi isu yang mendapatkan perhatian pasar setidaknya dalam satu-dua bulan terakhir,” ujar vice president global equity research Bel Air Investment Advisors, Los Angeles Aaron Jett, sebagaimana dikutip dari Reuters.

”Hal itu pada dasarnya merupakan risiko yang terjadi pada perdagangan harian. Tidak ada data, tidak ada sesuatu yang fundamental sebagai penggerak pasar. Sehingga, ada aksi jual ketika mendengar sesuatu yang mengkhawatirkan,” lanjut Jett. – BEST PROFIT

Peluncuran rudal Korut & data ekonomi dorong Wall Street menguat

PT BESTPROFIT FUTURES – New York, Bursa saham Wall Street ditutup menguat pada Selasa (Rabu pagi WIB), karena para investor mencerna dampak peluncuran rudal oleh Republik Demokratik Rakyat Korea (DPRK) atau Korea Utara dan data ekonomi utama Amerika Serikat.
BEST PROFIT

Dow Jones Industrial Average bertambah 56,97 poin atau 0,26 persen menjadi berakhir di 21.865,37 poin. S&P 500 naik 2,06 poin atau 0,08 persen menjadi ditutup di 2.446,30 poin. Indeks Komposit Nasdaq bertambah 18,87 poin atau 0,30 persen menjadi berakhir di 6.301,89 poin.

Korea Utara meluncurkan sebuah rudal pada Selasa pagi dan rudal tersebut jatuh ke Samudra Pasifik di Hokkaido setelah melewati kepulauan Jepang, kata pemerintah Jepang. – PT BESTPROFIT

Pemerintah Jepang mengatakan akan menyerukan sebuah pertemuan darurat Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan akan meminta masyarakat internasional untuk bekerja sama dan memberi tekanan lebih terhadap Korea Utara.