Best Profit Futures Banjarmasin

Category Archives: Commodity

Harga Minyak Meroket Usai Pompa Minyak Arab Saudi Diserang Drone Bermuatan Bom

PT BESTPROFIT FUTURES BANJARMASIN

BESTPROFIT
PT BESTPROFIT FUTURES – New York – Harga minyak naik lebih dari 1 persen pada hari Selasa (Rabu pagi WIB) usai laporan serangan drone yang dilengkapi bom meledak di 2 stasiun pompa minyak di Arab Saudi. Drone bermuatan bahan peledak itu diluncurkan gerakan bersenjata Yaman yang didukung Iran.

Dilansir dari Reuters, Rabu (15/5/2019), harga minyak jenis Brent naik USD 1,01 atau 1,4 persen menjadi USD 71,24 per barel, sementara minyak mentah West Texas Intermediate AS naik 74 sen, atau 1,2 persen, menjadi $ 61,78. – PT BESTPROFIT

Itu adalah penutupan tertinggi untuk Brent sejak 6 Mei dan WTI sejak 8 Mei dan menyebabkan premi penutupan Brent atas WTI naik ke tertinggi sembilan minggu.

Arab Saudi mengatakan pesawat tak berawak telah menabrak dua stasiun pompa minyak di kerajaan pada hari Selasa. Serangan yang disebut Saudi sebagai tindakan terorisme ini terjadi dua hari setelah kapal tanker minyak Saudi disabotase di lepas pantai Uni Emirat Arab. – BESTPROFIT BANJARMASIN

Menteri Energi Arab Saudi mengatakan serangan terhadap dua stasiun pompa minyak tidak mengganggu produksi minyak atau ekspor produk minyak mentah dan minyak bumi.

Iran menjadi tersangka utama dalam sabotase pada hari Minggu meskipun AS tidak memiliki bukti konklusif, ungkap seorang pejabat AS yang akrab dengan intelijen Amerika mengatakan pada hari Senin. Iran membantah tudingan tersebut dan telah meminta penyelidikan terhadap kasus itu.

Iran telah terlibat dalam perang kata yang kian memanas dengan Amerika Serikat atas sanksi yang lebih ketat dari AS, yang telah memangkas ekspor minyak negara tersebut dan memperketat pasokan global. –  BESTPROFIT FUTURES

Seperlima dari konsumsi minyak global melewati Selat Hormuz dari produsen minyak mentah Timur Tengah ke pasar global.

Perang Dagang Buat Rupiah Terpuruk ke Rp14.426 Per Dolar AS

PT BESTPROFIT FUTURES BANJARMASIN


PT BESTPROFIT FUTURES – Jakarta,  Nilai tukar rupiah berada di level Rp14.426 per dolar AS  pada perdagangan Selasa (14/5) pagi. Dengan posisi tersebut, rupiah melemah 0,02 persen dibandingkan penutupan Senin yakni Rp14.424 per dolar AS.

Di tengah pelemahan tersebut, hari ini sebagian besar mata uang utama Asia justru menguat terhadap dolar AS, seperti, dolar Hong Kong yang menguat 0,01 persen, peso Filipina menguat 0,02 persen, baht Thailand menguat 0,04 persen, dolar Singapura menguat 0,09 persen, dan won Korea Selatan yang menguat 0,15 persen. – PT BESTPROFIT

Meskipun demikian, ada juga mata uang yang senasib dengan rupiah, seperti, yen Jepang yang terkulai sebesar 0,14 persen dan ringgit Malaysia sebesar 0,12 persen.

Di sisi lain, mata uang negara maju menguat terhadap dolar AS, seperti euro sebesar 0,12 persen, dolar Australia sebesar 0,19 persen, dan poundsterling Inggris sebesar 0,03 persen.

Dolar AS Tergelincir, Safe-Haven Naik dalam Ketakutan Perdagangan

PT BESTPROFIT FUTURES BANJARMASIN

BESTPROFIT
PT BESTPROFIT FUTURES – Dolar AS sedikit lebih rendah di awal perdagangan Eropa pada hari Rabu setelah kekhawatiran tentang meningkatnya perang perdagangan antara AS dan China menyebabkan kerugian di pasar saham global.

Sentimen risk-off telah diperkuat oleh pengumuman Iran bahwa mereka akan berhenti menerapkan “beberapa komitmen” di bawah kesepakatan nuklir 2015 yang disetujui PBB, tantangan lain bagi kekuatan AS yang datang hanya tiga hari setelah Korea Utara melakukan serangkaian tes tentang apa yang mungkin telah menjadi rudal balistik. Presiden Hassan Rouhani memperingatkan bahwa Republik Islam akan melanjutkan pengayaan uranium tingkat tinggi jika penandatangan lainnya terhadap kesepakatan – termasuk Rusia, China, Prancis dan Jerman, tidak bertindak untuk melindungi ekonominya dari sanksi AS dalam 60 hari. – PT BESTPROFIT

Pada pukul 16.00 WIB, Indeks dolar AS – yang mengukur greenback terhadap sejumlah enam mata uang utama, berada di 97,18 – turun sekitar 0,2% dari Selasa malam di Eropa.

Itu sebagian besar disebabkan oleh yen, yang merosot di bawah 110 terhadap dolar untuk pertama kalinya sejak akhir bulan Maret karena pedagang yang tidak memiliki ikatan membawa perdagangan yang didanai dalam mata uang safe-haven Jepang. – PT BESTPROFIT

Rilis Tujuh Bulan Lalu, Ternyata Ada Kesalahan pada Uang Kertas Baru Australia

PT BESTPROFIT FUTURES BANJARMASIN

BESTPROFIT
PT BESTPROFIT FUTURES – CANBERRA, Bank nasional Australia telah merilis lembar uang kertas baru pada Oktober tahun lalu. Uang kertas dengan nominal 50 dollar Australia (sekitar Rp 500.000) itu diklaim memiliki tingkat keamanan tinggi yang menyulitkan untuk dipalsukan. Namun, tujuh bulan setelah diluncurkan dan resmi beredar di masyarakat, baru diketahui adanya kesalahan pada lembar uang kertas tersebut. – PT BESTPROFIT

Lembaran uang kertas dengan warna kuning dan hijau itu memuat sejumlah fitur keamanan untuk menjaga keasliannya, salah satunya adalah cetakan mikro teks pidato oleh anggota parlemen perempuan pertama Australia, Edith Cowan. Teks tersebut adalah pidato pertama Cowan pada 1921. Baca juga: Cegah Pemalsuan, Jepang Terapkan Teknologi Canggih pada Uang Kertas Baru Dalam naskah tersebut terdapat kalimat “Saya berdiri di sini hari ini di posisi unik sebagai perempuan pertama di parlemen Australia. Ini adalah tanggung jawab besar”. – PT BEST PROFIT

Namun dalam kata “tanggung jawab” yang seharusnya tertulis “responsibility”, ternyata tertulis menjadi “responsibilty” atau kehilangan satu huruf “i”. Meski lembar uang baru tersebut dibuat dengan teknologi canggih, namun ternyata teknologi itu tidak termasuk dalam pengecekan ejaan. Kesalahan ejaan pada uang kertas baru bernilai 50 dollar Australia yang resmi diluncurkan pada Oktober 2018 lalu.

Awal Puasa, Rupiah Melemah ke Posisi 14.308 per Dolar AS

PT BESTPROFIT FUTURES BANJARMASIN

https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/aZXqse5o_HgXABldoP8tYq_oz74=/640x360/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2439239/original/004031600_1542966203-20181123-Nilai-Tukar-Rupiah-Menguat-Atas-Dolar-Angga2.jpg
PT BESTPROFIT FUTURES –  Jakarta – Nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada hari pertama puasa, Senin .

Berdasarkan data kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), rupiah melemah 26 poin atau 0,18 persen ke posisi 14.308 per dolar AS pada Senin 6 Mei 2019 dari periode Jumat 3 Mei 2019 di kisaran 14.282 per dolar AS. – PT BESTPROFIT 

Sedangkan berdasarkan data Bloomberg, rupiah dibuka menguat Rp 140 ke posisi 14.125 per dolar AS dari penutupan pekan lalu di kisaran 14.265 per dolar AS.

Pada Senin siang, rupiah melemah 0,46 persen ke posisi 14.331 per dolar AS. Rupiah pun bergerak di kisaran 14.125-14.331 per dolar AS.

Ekonom Samuel Aset Manajemen, Lana Soelistianingsi menuturkan, pelemahan rupiah terhadap dolar AS terjadi seiring Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali memberlakukan kenaikan tarif pada pekan ini. – BESTPROFIT BANJARMASIN

“Perjanjian dagang antara AS-China yang sudah berlangsung sejak pertengahan Februari lalu dinilai Presiden AS Trump sebagai sangat lambat kemajuannya, dan ia kembali mengancam China untuk memberlakukan tarif impor terhadap barang-barang impor dari China senilai USD 200 miliar mulai pekan depan,” kata dia seperti dikutip dari laman Antara, Senin pekan ini.

Ancaman terhadap China itu, merupakan upaya Trump untuk menekan segera terealisasinya perjanjian dagang itu. Trump menyebutkan, ada upaya China untuk menarik beberapa kesepakata sebelumnya dan melakukan renegosiasi.

“Kendati ancaman ini sebagai upaya Trump memaksa China untuk segera sepakat, namun pasar merespons negatif pernyataan Trump tersebut,” ujar dia. –  BESTPROFIT FUTURES

Mata uang Asia mayoritas melemah terhadap dolar AS. Yuan melemah 0,97 persen, dolar Hong Kong 0,01 persen, Won 0,72 persen, dolar Singapura 0,35 persen dan Baht 0,19 persen. Sedangkan menguat terhadap dolar AS 0,54 persen.

Lana prediksi, rupiah masih berpotensi menguat menuju kisaran antara Rp 14.240 per dolar AS-Rp 14.260 per dolar AS.