Best Profit Futures Banjarmasin

Category Archives: Commodity

Dolar AS Terus Memulihkan Diri, USDCHF Menunggu Data Pengangguran

PT BESTPROFIT FUTURES BANJARMASIN

BESTPROFIT
PT BESTPROFIT FUTURES – Saat ini pasangan mata uang Dolar AS terhadap Dolar Franc Swiss sedang berusaha memulihkan diri dan mencoba untuk mendaki menuju ke sekitar level harga 0,9941. Level yang dituju saat ini merupakan titik paling tinggi sejak 20 Juni lalu dan tetap bertahan sampai mendekati pembukaan sesi kawasan Eropa di hari Selasa (9/7). Naiknya USD saat ini merupakan dampak positif atas meredanya suasana pesimis di sekitar longgarnya kebijakan moneter yang akan dilakukan oleh Fed. – BESTPROFIT

Memang sebelumnya Franc Swiss menjadi salah satu tujuan para pelaku pasar dan investor di tengah suasana pasar yang penuh resiko dan ketidakpastian. Sehingga dengan menurunnya rasa pesimis disekitar USD maka menurunkan minat beli pada CHF dalam beberapa waktu terakhir. Dolar AS mendapatkan dorongan sangat positif setelah rilis data mengenai ketenagakerjaan yang sangat optimis pada hari Jumat kemarin. Dengan data ini maka proyeksi pasar mengenai penurunan suku bunga oleh Fed yang agresif mengalami penurunan. Dampaknya USDCHF melonjak menuju ke titik paling tinggi dua pekan yang lalu. –  BEST PROFIT

Saat ini para pelaku pasar dan investor sedang mencari tanda-tanda mengenai seberapa banyak pelonggaran kebijakan yang akan dilakukan oleh bank sentral dalam waktu dekat. Pasar akan terus mengamati pada beberapa penampilan bank sentral dalam pernyataan kebijakan moneter AS selama pekan ini. – PT BEST PROFIT

Digantung Dua Sentimen Global, Bursa Asia Kompak Terkoreksi

PT BESTPROFIT FUTURES BANJARMASIN

BESTPROFIT
PT BEST PROFIT FUTURES – Begerak di tengah dua sentimen global membuat bursa saham Asia terkoreksi berjamaah pada perdagangan akhir pekan ini, Jumat. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menjadi salah satu di antaranya, di mana pagi ini IHSG dibuka dengan koreksi 0,04% ke level 6.373,32.  BESTPRO

Asal tahu saja, pelaku pasar tengah dilanda kebingungan. Di satu sisi, sentimen positif perihal penurunan suku bunga The Fed diklaim semakin dekat pada kenyataan. Terlebih lagi, Presiden AS, Donald Trump, terus memberi desakan kepada The Fed bahwa suku bunga perlu diturunkan di tengah tekanan inflasi yang kini perekonomian AS.

Namun, di sisi lain, pelaku pasar mengkhawatirkan hubungan antara AS dan Uni Eropa yang kembali menegang. Pemerintah AS mengatakan akan menambah daftar produk Uni Eropa yang akan dikenakan bea masuk AS. Hal itu dilakukan sebagai bentuk tekanan AS kepada Eropa yang dinilai terlalu memanjakan Airbus melalui subsisdi jumbo sehingga pabrikan pesawat asal AS, yaitu Boeing menjadi kurang kompetitif.  BEST PROFIT FUTURES

Mata Uang Euro Mendominasi EURGBP, Menunggu Data Inggris dan Zona Euro Untuk Lebih Lanjut

PT BESTPROFIT FUTURES BANJARMASIN

BESTPROFIT
PT BEST PROFIT FUTURES – Saat ini mata uang Euro terhadap Pound sedang berada di level paling tinggi dalam 5 bulan terakhir. Pada pengamatan terakhir pasangan EURGBP masih memiliki menahan diri untuk bergerakan kembali mendekati pertemuan penting yaitu G-20 dan rilis beberapa data ekonomi yang mammpu menggerakkan pasar. Sekarang pasangan ini sedang berada di level harga 0,8970 saat mendekati pembukaan perdagangan sesi kawasan Eropa. – PT BEST PROFIT

Mata uang Euro tampaknya telah mengambil dan memanfaatkan momentum dari Brexit yang sangat membebani Poundsterling. Selain itu saat ini juga sedang terjadi ketidakpastian kondisi perpolitikan di Inggris yang bisa terus berdampak bagi pasangan EURGBP. Sementara itu euro terus mendapatkan dorongan-dorongan pembelian yang semakin membuat kenaikan tinggi. Secara teknikal, saat ini sudah mencapai titik jenuh beli yang sudah membatasi kenaikan pasangan ini. Untuk selanjutnya akan lebih fokus ke data dai kawasan Eropa dan Inggris serta pertemuan G-20 yang akan menggerakkan sentimen resiko global. –  BEST PROFIT

Gubernur BI Tawarkan 4 Sektor Menggiurkan untuk Investor Global di Forum Internasional

PT BESTPROFIT FUTURES BANJARMASIN

BESTPROFIT
PT BEST PROFIT FUTURES – Jakarta Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengajak investor global untuk segera berinvestasi di Indonesia karena prospek ekonomi Indonesia yang sangat cerah.

Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang solid dan stabilitas makroekonomi yang tetap terjaga di tengah dinamika perekonomian global, kondusif untuk iklim investasi di Indonesia.

Menurut Gubernur BI, terdapat 4 (empat) sektor potensial untuk berinvestasi di Indonesia, yaitu sektor manufaktur, pariwisata, perikanan, dan infrastruktur. –  BEST PROFIT

Ia menjelaskan peluang investasi di sektor manufaktur fokus pada 3 komoditi ekspor Indonesia, yaitu otomotif, tekstil dan alas kaki. Sementara peluang investasi untuk sektor pariwisata difokuskan pada pengembangan prioritas tujuan pengembangan dan branding pariwisata Indonesia (Danau Toba, Mandalika, Labuan Bajo, Borobudur, Joglo Semar, Bali, Jakarta, Banyuwangi, Bromo dan Kepulauan Riau). – PT BEST PROFIT

OPEC Sepakat Memperpanjang Penurunan Produksi 9 Bulan

PT BESTPROFIT FUTURES BANJARMASIN

BESTPROFIT
PT BEST PROFIT FUTURES – OPEC sepakat pada hari Senin untuk memperpanjang pengurangan produksi sembilan bulan setelah beberapa anggota kelompok produsen yang didominasi Timur Tengah mendukung kebijakan yang dirancang untuk menopang harga minyak di tengah melemahnya ekonomi global.

Kesepakatan itu harus mendapat persetujuan dari sekutu non-OPEC pada pertemuan hari Selasa, dengan menteri perminyakan Irak mengatakan dia tidak mengantisipasi adanya komplikasi. Sebelumnya pada hari itu, Menteri Perminyakan Iran Bijan Zanganeh mengatakan kepada wartawan bahwa dia “tidak punya masalah” dengan mendukung pengurangan pasokan minyak sampai sembilan bulan. – PT BEST PROFIT

Teheran, yang telah menjadi produsen OPEC ketiga terbesar sebelum penerapan kembali sanksi AS, sebelumnya keberatan dengan kebijakan yang diajukan oleh saingan berat Arab Saudi.

OPEC membahas pengurangan produksi minyak selama pertemuan pada hari Senin. Kesepakatan yang disahkan sekarang harus disahkan oleh anggota non-OPEC, seperti Rusia, pada hari Selasa. –   BEST PROFIT

Kelompok produsen dan sekutunya telah mengurangi produksi minyak sejak 2017 untuk mencegah harga merosot di tengah melonjaknya produksi AS – yang telah menjadi produsen utama dunia tahun ini di depan Rusia dan Arab Saudi. Pemotongan berjalan pada volume sekitar 1,2 juta barel per hari.