Best Profit Futures Banjarmasin

Category Archives: Commodity

Wall Street Naik Tipis Setelah Pertemuan Trump-Jong Un

PT BESTPROFIT FUTURES BANJARMASIN
BESTPROFIT
PT BESTPROFIT FUTURES – NEW YORK – Pasar saham Amerika Serikat naik tipis pada perdagangan Selasa waktu setempat, setelah Presiden AS Donald Trump dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un meneken perjanjian untuk membangun perdamaian di Semenanjung Korea. Kurangnya detail kesepakatan soal denuklirisasi membuat pasar bergerak variatif.

Mengutip CNBC, Rabu, indeks S&P 500 ditutup 0,17% lebih tinggi menjadi 2.786,85 berkat kenaikan sektor utilitas yang menguat 1,3%. Nasdaq bertambah 0,57% menjadi 7.703,79 berkat kenaikan saham Facebook, Apple, Amazon, Netflix dan Alphabet–induk dari Google. Sementara, indeks Dow Jones berakhir 1,6% lebih rendah menjadi 25.320,73 terbebani kerugian saham-saham perusahaan wisata dan Goldman Sachs. – PT BEST PROFIT

Pasar tidak bereaksi banyak karena Trump mengatakan tetap memberikan sanksi kepada Pyongyang sampai “ancaman senjata nuklir” benar-benar hilang.

“Kami telah menunggu pertemuan tetapi ini seperti menjadi semi-antiklimaks. Jadi tidak ada kejutan di sini. Itulah mengapa pasar tidak bereaksi banyak,” ujar manajer hedge fund terkemuka Paul Tudor Jones. – PT BESTPROFIT

Wall Street Menguat Jelang Pertemuan Trump dan Kim Jong-un

PT BESTPROFIT FUTURES BANJARMASIN

BESTPROFIT
PT BESTPROFIT FUTURES – New York – Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau wall street menguat seiring investor mengamati pertemuan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Pimpinan Korea Utara Kim Jong-un di Singapura.

Investor pun mengabaikan pertemuan kelompok G7 pada akhir pekan lalu. Pada penutupan perdagangan saham Senin (Selasa pagi WIB), indeks saham Dow Jones naik tipis 5,78 poin atau 0,02 persen ke posisi 25.322,31. Indeks saham S&P 500 mendaki 2,97 poin atau 0,11 persen ke posisi 2.782. Indeks saham Nasdaq bertambah 14,41 poin atau 0,19 persen ke posisi 7.659,93. – PT BESTPROFIT

Presiden AS Donald Trump mengumumkan penarikan AS dari pertemuan gabungan kelompok G7 menyusul serangkain kicauan di media sosial twitter yang ditujukan kepada Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau usai umumkan tarif pembalasan atas barang-barang yang diimpor.

Pelaku pasar tampaknya mengabaikan negosiasi perdaganan dan melihat puncak bersejarah pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un. Pertemuan tersebut bersejarah untuk menjembatani perbedaan dan menghindari konfrontasi nuklir di semenanjung Korea. – PT BESTPROFIT

“Dengan G7 semua orang tahu ada masalah yang masuk ke dalamnya dan mungkin tidak ada yang akan dilakukan. Fokusnya adalah kemungkinan yang baik keluar dari pertemuan di Singapura,” ujar Bucky Hellwig, Wakil Presiden Direktur BB&T Wealth Management, seperti dikutip dari laman Reuters, Selasa.

Harga Emas Tergelincir Kekhawatiran Perang Dagang

PT BESTPROFIT FUTURES BANJARMASIN

PT BESTPROFIT FUTURES – New York – Harga emas dunia melemah dipicu penguatan Dolar Amerika Serikat (AS) yang melebihi imbas dari ketidakpastian yang diciptakan hasil pemilihan umum di Italia dan ketakutan terhadap terjadinya kemungkinan perang dagang global.

BESTPROFIT

Melansir laman Reuters, Selasa, harga emas di pasar spot turun 0,2 persen menjadi US$ 1,319.82 per ounce, setelah menyentuh level tertinggi sejak 27 Februari di posisi US$ 1,327.86 per ounce.

Sementara harga emas berjangka Amerika Serikat (AS) untuk pengiriman April turun US$ 3,50, atau 0,3 persen menjadi US$ 1,319.90 per ounce. – BESTPROFIT

“Apa saja yang mungkin mendukung dolar, yakni ekspektasi kenaikan suku bunga telah meningkat selama beberapa minggu terakhir ini,” kata Daniel Ghali, Ahli Strategi Komoditas TD Securities.

Pernyataan Gubernur Fed Jerome Powell menunjukkan pandangan optimisnya tentang kondisi ekonomi Amerika membuka pintu kemungkinan terjadinya kenaikan suku bunga sebanyak empat kali.

Investor Tunggu Data Ekonomi, IHSG Diprediksi Kembali Naik

PT BESTPROFIT FUTURES BANJARMASIN

PT BESTPROFIT FUTURES –  Jakarta, CNN Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diramalkan kembali ke teritori positif pada hari ini, Rabu, ditopang oleh kondisi fundamental ekonomi dalam negeri yang terbilang cukup baik.
BEST PROFIT

Analis Indosurya Sekuritas William Surya Wijaya mengungkapkan, pelaku pasar sedang menanti data pertumbuhan ekonomi yang akan rilis pada awal Februari atau esok hari.

“Kondisi fundamental perekonomian yang terjaga cukup stabil juga menjadi daya tarik investasi, hari ini IHSG berpeluang menguat,” ungkap William dalam risetnya.

Dengan demikian, laju IHSG masih bisa dikatakan dalam tren penguatan untuk jangka pendek dan jangka panjang. William memprediksi, IHSG berada dalam rentang support 6.542 dan resistance 6.713. – BEST PROFIT

“Peluang memulai investasi di pasar modal masih terbuka cukup lebar,” terang William.

Sementara itu, analis KGI Sekuritas Indonesia Yuganur Wijanarko berpendapat, pelaku pasar dapat memanfaatkan pelemahan IHSG pada penutupan kemarin dengan melakukan akumulasi beli.

Rupiah Menguat Tajam Sukses Memanfaatkan Pelemahan USD

PT BESTPROFIT FUTURES BANJARMASIN

PT BESTPROFIT FUTURES – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi pagi hari ini melanjutkan penguatan bahkan hampir meninggalkan level Rp13.300/USD. Pulihnya mata uang rupiah terjadi saat USD merosot terendah dalam tiga tahun.
BESTPROFIT

Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, pagi ini dibuka berada pada level Rp13.330/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah semakin perkasa dibandingkan posisi perdagangan sebelumnya Rp13.362/USD.

Sementara data Bloomberg, rupiah pada awal perdagangan bertengger di level Rp13.319/USD atau jauh lebih baik dari posisi penutupan sebelumnya di level Rp13.353/USD dan pada pukul 10.00 WIB bergerak ke level Rp13.336/USD dengan kisaran level Rp13.317-Rp13.336/USD.

Data SINDOnews dikutip dari Limas, rupiah pagi ini berada di level Rp13.330/USD untuk terus meroket menembus zona hijau. Posisi ini lebih baik dari sebelumnya yang berada di level Rp13.350/USD. – BEST PROFIT