Best Profit Futures Banjarmasin

BESTPROFIT – Waspadalah! 5 Penyakit ini sebabkan kematian

mati

PT BESTPROFIT FUTURES BANJARMASIN

Datangnya suatu penyakit memang tidak bisa diduga. Dampak dari penyakit tersebut pun tidak bisa Anda ramalkan. Bisa jadi Anda akan sembuh atau bahkan nyawa Anda terancam.Well, seperti yang Anda tahu banyak kasus kematian mendadak timbul akibat adanya serangan jantung yang tidak terduga. Namun ternyata, selain penyakit jantung yang mendadak menyerang, masih banyak penyebab kematian mendadak yang harus diwaspadai seperti berikut ini.

1. Kardiomiopati hipertropik

Sekitar satu dari 500 orang memiliki gangguan jantung ini. Kardiomiopati hipertropik menyebabkan dinding otot jantung menebal dan kehilangan kekuatan memompa. Sekitar satu persen orang dengan gangguan ini meninggal mendadak setiap tahun, biasanya karena detak jantung terlalu cepat. Banyak orang muda tidak menyadari bahwa mereka memiliki masalah jantung.

Kebanyakan kasus kardiomiopati hipertropik bersifat genetik, kata Jil Tardiff, M.D., Ph.D. dari the University of Arizona College of Medicine.
Jika Anda memiliki riwayat keluarga yang mencurigakan, dokter mungkin akan merekomendasikan tes seperti elektrokardiogram dan USG. Plus, Anda harus ekstra waspada terhadap gejala seperti sesak biasa napas, pingsan, dan jantung berdebar cepat.

2.Kerusakan otot jantung

Masalah jantung lain yang mungkin menyebabkan kematian mendadak adalah gangguan sistem listrik yang mengontrol dan menyelaraskan detak jantung, kata Dr. Wydro. Kasus ini jarang terjadi namun sangat berbahaya.

Anda mungkin tidak merasakan gejala sampai ruang bawah jantung Anda mulai bergetar dan bukannya memompa dan tiba-tiba Anda kolaps. Gangguan jantung ini bersifat genetik juga. Bekerjasamalah dengan dokter spesialis untuk mengelola kelainan ini, mungkin menggunakan obat-obatan, alat pacu jantung, dan pemeriksaan rutin

3. Aneurisma otak

Aneurisma adalah kelainan pembuluh darah otak yang muncul akibat penipisan dan degenerasi dinding pembuluh darah arteri. Penyebabnya adalah kelainan bawaan, hipertensi, dan adanya infeksi atau trauma. Kondisi ini menimbulkan kelemahan pada dinding pembuluh darah sehingga membentuk tonjolan seperti balon. Aneurisme sering tidak memunculkan gejala yang jelas. Namun menurut penelitian terbaru di jurnal Stroke, sekitar sepertiga dari aneurisma akhirnya pecah-dan berakibat fatal.

Aneurisme biasanya ditangani dengan pembedahan dan radiologi. Segera cari pertolongan medis apabila Anda atau orang terdekat merasakan nyeri kepala hebat yang muncul tiba-tiba, kejang, dan penurunan kesadaran.

4. Diseksi aorta

Diseksi Aorta adalah kondisi medis yang ditandai dengan robeknya lapisan bagian dalam dari aorta atau arteri besar yang merupakan cabang langsung dari jantung

Dokter tidak tahu persis apa yang menyebabkan robekan ini, tetapi kondisi ini dapat memicu pendarahan dan berakibat fatal. Diseksi aorta terjadi pada sekitar dua dari setiap 10.000 orang, sebagian besarnya adalah laki-laki usia 40 sampai 70, menurut catatan National Institutes of Health.
Sakit luar biasa dan mendadak di dada atau punggung adalah gejala utama diseksi aorta. Segera dapatkan bantuan medis jika Anda mengalami hal ini.

5. Emboli paru

Emboli paru adalah penyumbatan pembuluh darah paru akibat lepasnya gumpalan sumbatan pada pembuluh darah balik di bagian tubuh lain (trombosis vena dalam).

Setengah dari orang yang mengalami emboli paru-paru ini, tidak mengalami gejala sama sekali. Bahkan, kematian mendadak berfungsi sebagai gejala pertama dari emboli paru. Awasi tanda-tanda pembekuan darah di tempat lain di tubuh Anda, seperti kaki dan tangan, kata Dr. Wydro. Pengobatan dengan obat pengencer darah dapat mencegah terjadinya emboli paru.

Ditinjau oleh dr. Siti Anita

Sumber: http://meetdoctor.com/