Best Profit Futures Banjarmasin

BESTPROFIT – Peluang Rebound Emas Sejenak Terungkap

sf0_fine_gold

PT BESTPROFIT FUTURES BANJARMASIN

Peraduan terhadap pola beli emas kali ini masih dapat terkuak lagi terbantu dari Fed’s Beige book semalam namun dengan sedikit hambatan pada data awal tenaga kerja AS nanti malam.

Gagal menembus level psikologis 1200 bagi emas semalam dapat diartikan sejenak bahwa peluang pullback uptrend sejenak di emas teronggok meski sekejap mengingat data payroll atau NFP esok malam akan rilis.

Faktor Beige book yang mengisyaratkan laju pertumbuhan ekonomi AS yang masih ketat di sektor lapangan kerja AS, memberi masukan bahwa kondisi ekonomi AS yang terbaru masih menguatirkan untuk sesegera mungkin bagi kenaikan suku bunga AS di 2 minggu mendatang.

Tim analis Financeroll juga mengendus bahwa the Fed masih menanti proses jajak pendapat dari rencana Inggris untuk keluar dari Uni Eropa àtau biasa dikenal dengan istilah brexit, yang bisa mempengaruhi stabilitas ekonomi global.
Jika brexit itu terjadi, maka kemungkinan besar the Fed dapat menunda sejnak hasratnya untuk menaikkan suku bunganya karena potensi resesi global sejenak akan terendus lagi.

Namun kita juga harus mencermati tekanan dari laju inflasi khususnya masih meningginya harga minyak dunia, dimana disatu sisi dapat mendorong kenaikan harga-harga, tetapi disisi lain dapat menekan daya beli konsumen bila laapangan kerja tak terbuka lebar-lebar.
Kebingungan inilah yang memberi kesempatan bagi emas untuk menujukkan funģsinya kembali sebagai pelindung nilai inflasi serta gejolak resesi ekonomi global.

Namun tim analis Financeroll mengingatkan kepada khalayak pembaca bahwa data kerja ADP AS dapat memberi kesan jangan terlalu lama untuk mengoleksi emas, mengingat sektor tenaga kerja AS yang masih improve dengan peluang laju pertumbuhan ekonomi yang tentunya masih berkembang.

Namun kita juga harus mencermati tekanan dari laju inflasi khususnya masih meningginya harga minyak dunia, dimana disatu sisi dapat mendorong kenaikan harga-harga, tetapi disisi lain dapat menekan daya beli konsumen bila laapangan kerja tak terbuka lebar-lebar.
Dus, faktor laju inflasi 2% sebagai target dari the Fed, juga seakan mengisyàratkan bahwa suku bunga AS nyaman untuk dinaikkan.

sumber : financeroll.co.id