Best Profit Futures Banjarmasin

BESTPROFIT – Mengapa Wanita Ada yang Berjenggot atau Berkumis

0000172800

PT BESTPROFIT FUTURES BANJARMASIN

Wanita sering merasa risih karena tumbuh jenggot di dagunya, atau kumis di atas bibir. Berbagai cara pun dilakukan untuk menghilangkan bulu-bulu yang khas kaum pria tersebut. Malu sudah pasti, namun hal itu bukan kehendak mereka sendiri lho.

Ada beberapa penyebab mengapa wanita bisa berjenggot dan berkumis. Apa saja? simak berikut ini:

Kelebihan hormon androgen

Wanita yang mengalami kelebihan hormon androgen (hormon pria) banyak mengalami hal di atas. Kondisi ini ini memang tidak normal, karena seorang wanita seharusnya hanya memproduksi hormon androgen 10 persen dari jumlah yang diproduksi pria. Rambut halus banyak tumbuh di atas bibir mereka hingga mirip kumis, atau juga jenggot.

Masalah kesehatan

Masalah kesehatan seperti sindrom Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) atau Congenital Adrenal Hyperplasia (CAH) juga terkait dengan hormon yang tidak seimbang atau penyakit yang diderita. Akibatnya pertumbuhan jenggot dan kumis pada wanita bisa menyerupai lelaki, tebal dan lebat.

Keturunan

Keturunan atau genetik juga memicu terjadinya hal ini. Ibu adalah garis yang menjadi penurun ke anak gadisnya. Biasanya siklus haid mereka tidak teratur, juga agak sulit punya keturunan. Penyebabnya, organ reproduksi yakni ovarium menghasilkan hormon androgen yang lebih banyak dari normal.

Kelebihan hormon androgen

Wanita yang mengalami kelebihan hormon androgen (hormon pria) banyak mengalami hal di atas. Kondisi ini ini memang tidak normal, karena seorang wanita seharusnya hanya memproduksi hormon androgen 10 persen dari jumlah yang diproduksi pria. Rambut halus banyak tumbuh di atas bibir mereka hingga mirip kumis, atau juga jenggot.

Masalah kesehatan

Masalah kesehatan seperti sindrom Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) atau Congenital Adrenal Hyperplasia (CAH) juga terkait dengan hormon yang tidak seimbang atau penyakit yang diderita. Akibatnya pertumbuhan jenggot dan kumis pada wanita bisa menyerupai lelaki, tebal dan lebat.

Keturunan

Keturunan atau genetik juga memicu terjadinya hal ini. Ibu adalah garis yang menjadi penurun ke anak gadisnya. Biasanya siklus haid mereka tidak teratur, juga agak sulit punya keturunan. Penyebabnya, organ reproduksi yakni ovarium menghasilkan hormon androgen yang lebih banyak dari normal.

Berkonsultasi ke dokter dapat membantu Anda untuk mengurangi pertumbuhan jenggot dan kumis, sehingga tidak terlalu tebal.

sumber : sidomi.com