Best Profit Futures Banjarmasin

BESTPROFIT – Jelang Akhir Pekan, Harga Beli Emas Antam Naik

BESTPROFIT

PT BESTPROFIT FUTURES BANJARMASIN

Jelang Akhir Pekan, Harga Beli Emas Antam Naik Rp 2.000 Per Gram

JAKARTA – Harga jual emas PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (Antam) terpantau naik Rp 1.000 per gram. Pada Jumat (2/9/2016) harga jual emas batangan Antam ukuran satu gram dibanderol di harga Rp 603.000 per gram.

Jumlah itu naik dari harga perdagangan kemarin, yakni Rp 602.000 per gram. Sementara itu, harga buyback (beli kembali) terpantau naik Rp 2.000 per gram.

Pada hari ini, harga beli kembali berada di harga Rp 553.000 per gram atau naik dari harga perdagangan kemarin sebesar Rp 551.000 per gram.

Berikut adalah harga jual emas batangan Antam sebagaimana dikutip dari situs Logammulia.com:

– emas 2 gram Rp 1.166.000, dengan harga per gram Rp 583.000.

– emas 3 gram Rp 1.731.000 dengan harga per gram Rp 577.000.

– emas 4 gram Rp 2.296.000 dengan harga per gram Rp 574.000.

– emas 5 gram Rp 2.870.000 dengan harga per gram Rp 574.000.

– emas 10 gram Rp 5.690.000, dengan harga per gram Rp 569.000.

– emas 25 gram Rp 14.150.000 dengan harga per gram Rp 566.000.

– emas 50 gram Rp 28.250.000, dengan harga per gram Rp 565.000.

– emas 100 gram Rp 56.450.000, dengan harga per gram Rp 564.500.

– emas 250 gram Rp 141.000.000, dengan harga per gram Rp 564.000.

– emas 500 gram Rp 281.800.000 dengan harga per gram Rp 563.600.

Baca Juga : Jeda Siang, IHSG Melesat Naik 11,07 Poin

JAKARTA  РIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada jeda siang perdagangan saham akhir pekan, Jumat. IHSG berhasil berbalik arah dari posisi terendah di 5.323,04.

IHSG ditutup naik 0,20 persen atau naik 11,07 poin ke level 5.345,62.

Sebanyak 147 saham ditutup naik, sementara 111 saham ditutup turun dan 78 saham ditutup tetap.

Jika pagi tadi investor asing masih melakukan kegiatan lepas portofolio, kini di jeda siang keadaan berbalik. Investor asing yang melakukan aksi beli portofolio mencapai Rp 11,0 miliar berdasarkan data RTI di semua papan perdagangan.

Penguatan sektor properti sebesar 1,46 persen dan penguatan sektor infrastruktur sebesar 0,43 persen mendorong IHSG bergerak di jalur hijau. Sebelumnya, dua sektor tersebut bersama sektor perdagangan dan keuangan dibuka turun di awal perdagangan saham.

Di jeda siang, hanya sektor keuangan dan perdagangan yang ditutup turun. Sementara delapan indeks sektoral lain ditutup naik.

Sejumlah saham penggerak bursa antara lain SMGR, MIKA, WIKA, SILO, PWON. Sedangkan saham pemberat bursa yakni BEKS,BNGA, ICBP, dan CPIN.

IHSG sendiri diperkirakan bergerak bervariasi cenderung menguat pada akhir pekan ini akibat sentimen internal deflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 0,2 persen di Agustus.

Namun, turunnya harga minyak mentah dunia akibat Rusia yang enggan menahan produksi membuat bursa global melemah pagi ini. Hal ini juga bisa menjadi sentimen pemberat bursa sepanjang sesi perdagangan hari ini. – kompas.com

(Mr-Pt Bestprofit Futures)