Best Profit Futures Banjarmasin

BESTPROFIT – Hebat, Peneliti Indonesia Ini Ciptakan Batubara

BESTPROFIT

PT BESTPROFIT FUTURES BANJARMASIN

Hebat, Peneliti Indonesia Ini Ciptakan Batubara Ramah Lingkungan Bagian 2

Dengan inovasi GasMin inilah, permasalahan slagging bisa teratasi dan menghasilkan gas bakar yang bersih dan efisien. Yeni mengatakan, inovasi ini tak hanya dalam proses gasifikasi, tetapi juga pada teknologi pembakaran gas melalui inovasi burner yang disesuaikan dengan karakteristik gas bakar, yakni bahan bakar gas plus bahan bakar cair/ter.

Bukan hanya itu saja, kinerja gasifier ini diujicoba tahun 2011 lalu di Nusa Tenggara Barat. Saat itu, GasMin batubara ini digunakan untuk memanggang daun tembakau di dalam oven.

Diketahui, kinerja gasifier batubara ternyata mampu bersaing dengan bahan bakar lain seperti minyak tanah dan kayu bakar, yang pada saat itu mendominasi bahan bakar oven tembakau.

Pemasangan peralatan cerobong GasMin (Sumber: Istimewa)

Lebih Efisien dan Hemat Biaya

Secara teknis penggunaan bahan bakar melalui proses gasifikasi lebih efisien, sebab tak banyak panas yang terbuang dibandingkan dengan pembakaran menggunakan bahan bakar padat seperti kayu, biomas, dan briket batu atau batubara.

Hal lain yang menjadi keunggulan penggunaan gasifier batubara adalah biaya energi yang lebih terjangkau. Berdasarkan pengujian, biaya energi dengan menggunakan gasifier, baik dengan bahan baku batu bara maupun dikombinasikan dengan biomasa hanya Rp 512 – Rp 536 per Kg tembakau. Sedangkan jika oven menggunakan BBM, biayanya bisa mencapai Rp 1.440 per Kg tembakau.

 

Berdasarkan keberhasilan ini, pada 2012-2013, rancang bangun GasMin mulai dikembangkan untuk skala 20 kg/ jam. Rancang bangun ini merupakan pilot project di Sentra Teknologi Pengolahan dan Sentra Teknologi Pengolahan dan Pemanfaatan Batubara, Palimanan, Jawa Barat.

Selain untuk gas bakar, gasifier yang telah berhasil menghasilkan gas (CO, H2 dan CH4), juga bisa dipakai untuk gas mesin menggantikan pemakaian BBM. – Pt Bestprofit Futures

Terkait perkembangan penelitian ini, Balitbang TekMIRA telah menjalin kerja sama untuk pengembangan GasMin dengan Badan Litbang Inovasi Daerah Provinsi Sumatera Selatan untuk pengeringan kopi di Kabupaten Lahat.

 

Tungku batu bara terhubung dengan tabung-tabung melalui pipa. (Sumber: Istimewa)
Untuk menghasilkan rancangan yang optimal, ujicoba GasMin batu bara diperluas dengan uji coba peleburan nonfero dan industri menggunakan boiler pada 2014. Tahun 2015, GasMin diimplementasikan pada industri peleburan aluminium dan industri yang menggunakan menggunakan boiler di Yogyakarta.

Kegiatan tersebut ditunjang dengan Nota Kesepahaman antara Badan Litbang ESDM dan Gubernur DIY serta perjanjian kerja sama antara Puslitbang TekMIRA Bandung dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM DIY.

Di masa mendatang GasMin batu bara ini diperluas penggunaannya untuk industri kecil berbasis GasMin. Upaya ini sekaligus menyongsong komersialisasi GasMin pada 2017. – liputan6.com

(Mr-Pt Bestprofit Futures)