Best Profit Futures Banjarmasin

BESTPROFIT – Harga Minyak Dunia Naik Jelang Pidato The Fed

BESTPROFIT

PT BESTPROFIT FUTURES BANJARMASIN

Jakarta – Harga minyak naik hampir 1 persen jelang pidato the Fed. Harga minyak naik di tengah ekspektasi bahwa dolar akan melemah setelah pidato Gubernur the Fed, Janet Yellen hari ini.

Jika dolar melemah, maka komoditi yang dijual dengan dolar akan lebih menarik untuk mata uang lain.

Dilansir dari CNBC, Jumat , minyak mentah berjangka juga rebound dari penjualan pada sesi sebelumnya, di tengah dukungan dari para pemain yang membeli saat harga jatuh. Juga di tengah spekulasi bahwa pertemuan OPEC bulan depan akan menghasilkan kesimpulan untuk membatasi produksi.

Minyak acuan berjangka Brent naik 66 sen ke level US$ 47,91 per barel setelah turun 1,8 persen pada Rabu.

Sementara harga minyak AS, West Texas Intermediate naik 56 sen atau 1,2 persen ke level US$ 47,33. Minyak ini kehilangan hampir 3 persen pada sesi sebelumnya.

“Ada dua hal yang terjadi, kecemasan akan dolar yang melemah setelah keputusan the Fed dan juga pertemuan OPEC nanti,” ujar broker. – PT Bestprofit Futures

Dolar melemah terhadap sekeranjang mata uang lain karena beberapa investor menjual mata uang dolar sebelum pertemuan tahunan bank sentral global di Jackson Hole, Wyoming, di mana Yellen akan berbicara tentang kebijakan moneter AS pada hari Jumat.

Baca Juga : Investor Tunggu Pidato Janet Yellen, Wall Street Melemah

BESTPROFIT – Jakarta – Bursa saham AS ditutup sedikit melemah pada perdagangan Kamis waktu setempat karena investor harap-harap cemas menjelang pidato dari Gubernur the Fed, Janet Yellen pada Jumat.

Dow Jones Industrial Average tergelincir 33,07 poin atau 0,22 persen untuk mendekati level 18.4488. Saham Cisco Systems naik 0,7 persen untuk memimpin saham blue chip. Sementara Wal Mart turun 1,4 persen di saham blue chip.

S&P Indeks juga melemah 2,97 poin menuju level 2.172,47 dengan indeks saham kesehatan memimpin penurunan. Nasdaq Composite Indes melemah 5,49 poin atau 0,1 persen ke level 5.212,1.

Managing Direktor Penjualan di Themis Trading, Mark Kepner mengatakan pasar dicengkram dalam keadaan mati suri, dengan volume perdagangan yang lemah dan investor menunggu berita dari Jackson Hole, Wyo., di mana Yellen akan jadi sorotan di simposium tahunan Kansas City Fed.

“Saya rasa orang tidak ingin berbelanja tanpa tahu bahwa Yellen akan bicara beso,” ujarnya seperti dilansir dari Marketwatch, Jumat

Presiden the Fed Kansas, Esther Goerge pada wawancaranya dengan Bloomberg terus mengatakan keinginannya agar the Fed menaikan suku bunga segera.

“Saat saya melihat di mana kita dengan pasar tenaga kerja, saat saya lihat inflasi dan ramalan tentang itu, saya rasa ini waktunya untuk bergerak,” ujarnya. Pada wawancara terpisah lain, dia mengatakan kenaikan suku bunga akan dilakukan bertahap. – liputan6.com

(Mr-Pt Bestprofit Futures)