Best Profit Futures Banjarmasin

BESTPROFIT – Forex : Terhadap Yen, Dollar AS Stabil

Japanese yen notes are piled atop U.S. dollar bills during a photo opportunity at an office of Interbank Inc. money exchange in Tokyo November 27, 2009.   REUTERS/Yuriko Nakao

PT BESTPROFIT FUTURES BANJARMASIN

Berita forex di hari Senin, dollar AS masih bergerak stabil di jalur penguatannya terhadap yen pasca dirilisnya laporan pasar industri New York dan pertumbuhan inflasi Jepang yang melambat di periode Maret – April.

Pada pembukaan perdagangan Wall Street, USDJPY terpantau alami penguatan dengan naik sebesar 0.21% di level 108.88. Kisaran pergerakan pasangan tersebut juga sempat menyentuh level low di 108.62 dan level high di 108.98. Di sisi lain, pergerakan greenback terhadap mata uang utama lainnya justru tengah dilanda pelemahan, seperti apa terlihat pada U.S Dollar Index yang turun 0.16% di level 94.45.

Pada awalnya, faktor penentu penguatan greenback terhadap yen telah didasari atas pertumbuhan inflasi produsen Jepang yang membukukan penurunan di bulan April. Dalam sebuah laporan resmi yang dirilis oleh Bank Sentral Jepang menguraikan bahwa pertumbuhan inflasi produsen negeri Sakura telah alami penurunan sebesar 0.3% untuk basis bulannya dan 4.2% untuk periode tahunan di bulan April.

Di tempat lain, kondisi pasar industri New York yang mengalami hambatan pertumbuhan tidak memberikan dampak besar bagi greenback untuk tetap berada di jalur penguatannya terhadap yen.

Pada pembukaan perdagangan Wall Street, USDJPY terpantau alami penguatan dengan naik sebesar 0.21% di level 108.88. Kisaran pergerakan pasangan tersebut juga sempat menyentuh level low di 108.62 dan level high di 108.98. Di sisi lain, pergerakan greenback terhadap mata uang utama lainnya justru tengah dilanda pelemahan, seperti apa terlihat pada U.S Dollar Index yang turun 0.16% di level 94.45.

Pada awalnya, faktor penentu penguatan greenback terhadap yen telah didasari atas pertumbuhan inflasi produsen Jepang yang membukukan penurunan di bulan April. Dalam sebuah laporan resmi yang dirilis oleh Bank Sentral Jepang menguraikan bahwa pertumbuhan inflasi produsen negeri Sakura telah alami penurunan sebesar 0.3% untuk basis bulannya dan 4.2% untuk periode tahunan di bulan April.

Berdasarkan laporan resmi yang dirilis oleh Federal Reserve New York menyebutkan bahwa index manufaktur mengalami penurunan, yang disesuaikan secara musiman menjadi -9.0 di bulan Mei dari 9.56 di bulan April lalu. Sementara ditengah minimnya laporan fundamental ekonomi Eropa hingga malam ini, adapun sebuah laporan dari pasar perumahan AS yang juga memiliki potensi dalam memberikan gejolak pergerakan pasar forex dan commodity.

sumber : financeroll.co.id