Best Profit Futures Banjarmasin

BESTPROFIT – BlackBerry Berhenti Produksi Ponsel Sendiri

BESTPROFIT

PT BESTPROFIT FUTURES BANJARMASIN

Kabar mengejutkan datang dari BlackBerry. Sempat berjaya, pabrikan smartphone asal Kanada tersebut “melempar handuk putih” alias menyerah dalam memproduksi handset BlackBerry. Pihak tersebut pun memutuskan untuk menutup bisnis ponselnya.

Hal itu disampaikan oleh CEO BlackBerry John Chen dalam laporan kinerja perusahaan, Rabu  lalu.

“Perusahaan berencana untuk menghentikan semua pengembangan hardware internal dan akan meng-outsource fungsi tersebut ke rekanan,” kata Chen seperti dikutip KompasTekno dari Market Wired, Kamis.

Sejauh ini, BlackBerry baru mengumumkan satu rekanan dalam memproduksi perangkat, yakni PT BB Merah Putih, perusahaan joint venture yang didirikan di Indonesia.
Keputusan BlackBerry untuk berhenti membuat handset dan meng-outsource ke rekanan, diambil setelah gagal memasarkan produk smartphone Android sendiri untuk mengembalikan minat pengguna.

Priv, perangkat BlackBerry pertama dengan OS Android, gagal di pasaran. BlackBerry hanya menjual 600.000 unit Priv di kuartal keempat tahun fiskalnya. Jumlah tersebut lebih rendah dari kuartal sebelumnya, yakni 700.000 unit.

Pada laporan keuangannya yang terbaru yang diumumkan baru-baru ini, BlackBerry mengumumkan hasil kinerja perusahaan di kuartal kedua tahun fiskal, yang mencatat rugi sebesar 372 juta dollar AS, dari laba setahun lalu yang sebesar 51 juta dollar AS. Revenue perusahaan juga turun sepertiganya menjadi 334 juta dollar AS.

Dengan berhenti membuat handset, BlackBerry berharap bisa fokus dalam menjalankan bisnis software-nya.

Inikah Android Pertama BlackBerry dengan Pemindai Sidik Jari?

CEO BlackBerry John Chen pernah mengutarakan bahwa pihaknya bakal meluncurkan dua ponsel Android baru pada 2016. Model pertama adalah DTEK50 yang diperkenalkan beberapa waktu lalu.

Kini, model Android kedua BlackBerry muncul di internet dalam dokumen pengajuan sertifikat Federal Communications Commission (FCC), lembaga AS yang bertanggung jawab memastikan keamanan perangkat komunikasi berbasis radio.

Dirangkum KompasTekno dari Cnet, Rabu (28/9/2016), dalam dokumen FCC terungkap bahwa Android kedua BlackBerry ini bakal memiliki fitur pemindai sidik jari, alias fingerprint scanner.

Dokumen tersebut juga memperlihatkan ukuran fisik dan antena perangkat yang disinyalir bakal bernama resmi DTEK60 itu.

Dibanding DTEK50, DTEK60 diprediksi bakal memiliki layar lebih besar dan jeroan lebih bertenaga, berikut fitur tambahan berupa pemindai sidik jari.

FCC Ilustrasi BlackBerry DTEK60 dalam dokumen sertifikasi FCC.

Apabila memang benar, maka DTEK60 bakal menjadi perangkat Android pertama dari BlackBerry yang dibekali fingerprint scanner. Bahkan model high-end BlackBerry Priv yang dirilis tahun lalu pun tak memilikinya.

BlackBerry tidak memproduksi sendiri ponsel Android DTEK50 demi menghemat ongkos. Pembuatan perangkat tersebut diserahkan kepada pemanufaktur lain di China dengan memakai basis ponsel OEM.

DTEK50 diketahui hampir identik dengan Alcatel IDOL 4. Sementara, DTEK60 nanti kuat diduga bakal “kembaran” dengan TCL 950 yang memiliki chip Snapdragon 820, RAM 4 GB, memori 64 GB, baterai 3.000 mAh, layar 5,5 inci, serta kamera 12 dan 8 megapiksel. – kompas.com

(Mr-Pt Bestprofit Futures)