Best Profit Futures Banjarmasin

BEST PROFIT – Menakar Dampak Isolasi Qatar terhadap Indonesia

PT BESTPROFIT FUTURES BANJARMASIN

BEST PROFIT
BEST PROFIT BANJARMASIN –  JAKARTA – Sejumlah negara arab memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar. Hal itu menyusul tudingan bahwa Qatar mendukung aksi terorisme di Timur Tengah.

Lantas akankah pengisolasian Qatar akan berdampak kepada laju ekspor impor Indonesia? Badan Pusat Statistik (BPS) meyakini isolasi Qatar tidak akan berdampak hebat kepada sektor perdagangan Indonesia.

“Kami belum melihat pengaruh yang bakal signifikan,” ujar Deputi bidang Statistik Sosial Badan Pusat Statistik (BPS) Sairi Hasbullah di Jakarta, Kami (15/6/2017).

Saat ini tutur Sairi, volume perdagangan Indonesia- Qatar relatif kecil bila dibandingkan total perdagangan dengan negara-negara Teluk lainnya. Hal itu menjadi alasan utama tidak akan ada dampak signifikan dari isolasi Qatar.

Lagi pula, Qatar dinilai memiliki ekonomi yang cukup kuat. Oleh karena itu isolasi oleh sejumlah negara Arab juga diyakini tidak akan mengganggu ekonomi Qatar secara signifikan.

“Kalau sekedar diboikot akan terjadi shock sesaat namun sebetulnya ekonomi Qatar cukup kuat,” kata Sairi.

Penerbangan

Pengamat penerbangan Gerry Soejatman menilai, penghentian penerbangan Qatar Airways ke Arab Saudi akibat krisis diplomatik sejumlah negara di Kawasan Teluk justru akan akan berimbas kepada jamaah umrah asal Indonesia.

” Qatar Airways terbang 3 kali sehari (Jakarta-Doha) dan sebagian besar adalah penumpang untuk umrah. Bisa bayangin berapa orang yang kena (dampaknya),” ujarnya kepada Kompas – BEST PROFIT BANJARMASIN

Selama ini, penerbangan Qatar Airways rute Jakarta-Madinah via Doha memang menjadi salah satu opsi penerbangan umrah bagi masyarakat Indonesia. Frekuensi penerbangannya pun terbilang cukup banyak yakni 21 kali dalam seminggu.

Namun dampak penutupan penerbangan itu tidak hanya dirasakan oleh jamaah haji yang akan berangkat. Bagi jamaah umrah yang sudah terlanjur membeli tiket Qatar Airways dan akan pulang ke Indonesia juga dipastikan akan kena getahnya.

Selain jamaah umrah dan biro perjalanan, Gerry juga menilai kondisi Qatar Airways itu akan membuat tenaga kerja Indonesia ( TKI) di Arab Saudi pusing. Sebab selama ini banyak TKI yang memilih penerbangan Qatar Airways untuk pulang ke Indonesia.

sumber : kompas

BEST PROFIT BANJARMASIN