Best Profit Futures Banjarmasin

Asal usul hobbit Indonesia kian terang

The-Hobbit-Family-Tree

PT.BEST PROFIT FUTURES – Setelah mengemuka pada April lalu, hobbit asal Indonesia kembali menggegerkan dunia. Penemuan fosil terbaru menunjukkan bahwa mahluk kecil tersebut ada di Indonesia minimal sejak 700.000 tahun lalu.

Menurut dua laporan riset yang telah dipublikasikan di jurnal Nature, para ilmuwan menemukan fosil gigi geraham (Molar), gigi kacip (Incisor), gigi taring (Canine), serta tulang rahang (Mandible). Fosil gigi tersebut terdiri dari empat gigi dewasa dan dua gigi bayi, sepotong tulang rahang dan fragmen tengkorak dari dua anak, dan satu atau dua orang dewasa yang mungkin tewas dalam letusan gunung berapi.

Temuan tersebut diambil di Cekungan Soa, Mata Menge, Kecamatan Soa, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT). Ini merupakan penemuan pertama di luar area Gua Liang Bua. Adapun penggalian dilakukan di padang rumput sekitar 74 km sebelah timur Liang Bua yang menjadi lokasi penemuan pertama tulang hobbit pada 2003. – PT.BEST PROFIT FUTURES

Ukuran tulang rahang yang lebih kecil 20 persen mengindikasikan bahwa individu tersebut memiliki tubuh lebih kecil dibandingkan penemuan di gua. Sedangkan peralatan batu yang ditemukan sebelumnya menunjukkan bahwa nenek moyang hobbit yang berbadan besar mencapai Flores, NTT, sejuta tahun lalu. Artinya, spesies tersebut menciut akibat evolusi 300.000 tahun.

“Sekarang tampaknya terlihat bahwa ‘hobbit’ Flores adalah benar Homo erectus yang menciut,” ujar arkeolog Adam Brumm dari Griffith University di Australia seperti dikutip The Guardian.

Ahli Vertebrata Museum Geologi Fachroel Aziz kepada Antaranews, mengatakan penciutan postur manusia purba tersebut adalah fenomena alamiah. “Mamalia kalau ada di pulau dia akan kecil karena berbagai faktor. Secara umum, sumber makanan terbatas, jadi ia menyesuaikan dengan stok makanan yang ada.”

Penemuan fosil Homo floresiensis berusia sekitar 700.000 tahun ini membuat riwayat Hobbit makin tua dari temuan sebelumnya. Selama ini, para peneliti hanya memprediksi bahwa tipe makhluk primitif kecil pramanusia hidup 50.000 sampai 100.000 tahun yang lalu.

“Sejak pertama kali ditemukan, muncul dua hipotesis utama mengenai asal-usul spesies ini,” ujar Gerrit van den Bergh dari Universiy Wollongong, Australia, yang ikut dalam riset ini.

Salah satu teori menyebutkan, Homo floresiensis merupakan bentuk kerdil Homo erectus –kerabat manusia purba yang hidup di Asia Timur dan sebagian Afrika sampai sekitar 143.000 tahun lalu. Sedangkan teori lain menyebutkan bahwa hobbit berevolusi dari hominini yang lebih tua, dan bertubuh lebih kecil seperti Homo habilis atau Australopithecus.- PT.BEST PROFIT FUTURES

sumber : beritagar.id