Best Profit Futures Banjarmasin

Alessandro Volta, sang penemu cikal bakal baterai modern

alessandro-volta-sang-penemu-cikal-bakal-baterai-modern

PT.BEST PROFIT FUTURES – Hampir semua gadget yang kamu punya sekarang ini menggunakan baterai. Ada baterai yang sekali pakai, dan ada juga baterai yang bisa di-charge kembali untuk digunakan terus. Baterai sangat penting bagi perkembangan teknologi. Kali ini, kita bakal bahas lebih banyak tentang sosok fisikawan asal Italia yang merupakan penemu cikal bakal baterai, yaitu Alessandro Volta.

Alessandro Giuseppe Antonio Anastasio Gerolamo Umberto Volta merupakan anak dari Donna Maddalena dan Filippo Volta. Ia dilahirkan pada 18 Februari 1745 di Como, Italia. Dengan kecerdasan dan rasa ingin tahu yang tinggi, Volta menemukan teori yang mengarah pada baterai modern di era 1800an. Dilansir Time beberapa waktu yang lalu, Volta menyadari cikal bakal baterai modern kala dirinya memasukkan serangkaian lempeng tembaga dan seng strip dalam air garam yang menghasilkan arus listrik bukan listrik statis.

Setelah melakukan berbagai percobaan, Volta akhirnya berhasil mengembangkan baterai pertama bertajuk ‘voltaic pile’. Penemuan ini berawal dari perdebatannya dengan ilmuwan lainnya yaitu Luigi Galvani terkait tubuh makhluk hidup menghasilkan arus listrik atau hanya menjadi konduktor saja.
Perdebatan Galvani dan Volta inilah yang membuat Volta bereksperimen terkait konduktivitas tubuh makhluk hidup dengan menggunakan lidahnya sendiri. Volta akhirnya mengumpulkan tumpukan lempeng logam, menyambungkan kabel beraliran listrik ke kedua ujung tumpukan, lalu arus listrik mengalir melalui tumpukan, membuktikan bahwa tubuh makhluk hidup juga bersifat sama seperti tumpukan logam yaitu hanya sebagai konduktor saja.

Fisikawan ini meninggal pada tanggal 5 Maret 1827 di Como, Italia, dan meninggalkan 3 orang anak, yaitu Zanino Volta, Luigi Volta dan Flaminio Volta. Meskipun sudah hampir 2 abad ia meninggal, tapi jasa-jasanya masih terus selalu dikenang.

 Volta akhirnya mengumpulkan tumpukan lempeng logam, menyambungkan kabel beraliran listrik ke kedua ujung tumpukan, lalu arus listrik mengalir melalui tumpukan, membuktikan bahwa tubuh makhluk hidup juga bersifat sama seperti tumpukan logam yaitu hanya sebagai konduktor saja.

Fisikawan ini meninggal pada tanggal 5 Maret 1827 di Como, Italia, dan meninggalkan 3 orang anak, yaitu Zanino Volta, Luigi Volta dan Flaminio Volta.  РPT. BEST PROFIT

sumber : merdeka.com