Airlangga Buka GIIAS, Sebut Jokowi ‘Gas dan Rem’ Redam Covid

INFO DAN KEGIATAN news Post Tekno

PT. BESTPROFIT FUTURES

PT. BESTPROFIT FUTURES BANJARMASIN – Namun dia mengatakan saat ini situasi pandemi di Indonesia telah mereda, bahkan dikatakan penanganannya terbaik di ASEAN. “Berdasarkan penilaian WHO, seluruh 34 provinsi di Indonesia levelnya satu. Berdasarkan riset dari Nikkei Index, Indonesia juga sudah membaik di level sekitar 41, dibanding negara lain Indonesia penilaiannya 56 atau terbaik di ASEAN,” kata Airlangga dalam pidatonya. BESTPROFIT

Kasus positif Covid-19 di dalam negeri saat ini di bawah 500 orang saat negara lain di ASEAN masih ribuan orang, kata Airlangga. Pada Juli lalu dia juga mengingatkan Indonesia sempat mencatat 57 ribu kasus per hari.

Gas dan rem

Menurut Airlangga situasi perekonomian saat ini diambil dari teknik otomotif, yaitu ilmu gas dan rem untuk menyesuaikan situasi covid-19 saat ini, sedangkan persenelingnya otomatis. Teknik ini disebut Airlangga akhirnya bisa menggairahkan perekonomian dan GIIAS tahun ini pun bisa terlaksana. PT. BESTPROFIT

“Jadi dengan ilmu gas dan rem maka bapak Presiden mengendalikan perekonomian dan penanganan Covid-19 secara berimbang. Kita lihat di kuartal II perekonomian digas di 7,07 karean Covidnya rendah, namun saat covid meningkat di Juli, diinjak rem, maka pertumbuhannya turun di 3,5 persen,” jelas Airlangga.

“Dan memang yang membuat ekonomi maju dan mundur atau direm adalah ‘the wheels on the move’. Jadi pada saat mobility-nya direm, maka perekonomian akan melambat tetapi ini at the cost of kesehatan. Ini memang perlu dan wajib dilakukan, dan hasilnya seperti yang kita alami di kuartal IV,” kata dia lagi. PT. BEST PROFIT

The Wheels on the Move

Ketua Umum Gaikindo, Yohannes Nangoi, mengatakan tema GIIAS pada tahun ini adalah ‘Wheels to Move’. Dia bilang tema ini adalah pernyataan bahwa industri otomotif Indonesia akan terus bergerak maju bersama Gaikindo melalui penyelenggaraan GIIAS.

“GIIAS akan menjadi simbol otomotif Indonesia dalam mengatasi pandemi, sebuah tonggak positif bagi pertumbuhan industri bangsa Indonesia,” ucap Nangoi.

Dalam pidatonya Nangoi juga meyakinkan audiens bahwa Indonesia saat ini sudah swasembada kendaraan. Selama beberapa tahun ke belakang kebutuhan kendaraan di dalam negeri mampu dipenuhi sendiri, bahkan sebagian menjadi barang ekspor.

Nangoi juga mengapresiasi pemerintah yang sudah mendukung perbaikan industri otomotif menggunakan kebijakan relaksasi PPnBM. Dia bilang saat ini ada 36 mobil baru produksi lokal yang mendapatkan relaksasi itu.

Efek kebijakan itu yakni penjualan domestik pada Januari – Oktober 2021 tercatat naik hingga 68 persen dibanding periode sama tahun lalu. Sementara ekspor juga meningkat dalam tempo yang sama. BEST PROFIT

GIIAS akan diselenggarakan 11-21 November. Pameran otomotif yang terdaftar dalam Organisation Internationale des Constructeurs d’Automobiles (OICA) ini diikuti sejumlah Agen Pemegang Merek dan menjadi tempat peluncuran berbagai model baru.

Sumber : cnnindonesia