Best Profit Futures Banjarmasin

Adu Kamera HP Resolusi Tinggi, Antara ‘Gimmick’ dan Fungsi

PT. BESTPROFIT FUTURES

82ad23c8-3164-4d6e-b865-49dcbbb808f5_169

PT. BESTPROFIT FUTURES BANJARMASIN – Saat ini, vendor handphone (hp) berlomba untuk saling balap angka resolusi kamera ponsel mereka. Sebab, kamera merupakan salah satu nilai jual yang kerap senjata berjualan para produsen ponsel ini. Belakangan lensa dengan resolusi tertinggi 108 MP sudah dimiliki oleh dua vendor ponsel Samsung dan Xiaomi. Sementara itu, Xiaomi kabarnya bakal menggelontorkan ponsel dengan resolusi 256 MP.  BESTPROFIT

Pengamat gadget Herry SW tak menyangkal kalau saingan angka resolusi kamera ponsel itu tak lepas dari salah satu strategi pemasaran smartphone. Sebab, menurutnya saat ini masih banyak konsumen yang menganggap tingginya angka resolusi ponsel berpengaruh pada kualitas foto.

“Bagian dari strategi pemasaran. Masih sangat banyak konsumen yang memiliki persepsi semakin besar resolusi atau megapikselnya, berarti kamera suatu ponsel semakin bagus,” jelas Herry saat dihubungi via pesan teks, Kamis (5/3). PT. BESTPROFIT

Sebab, menurutnya kualitas foto tidak semata berdasarkan resolusi kamera. Kualitas foto terkait warna, kecerahan, detil gambar, tergantung dari lensa yang dipakai, sensor, hingga pemrosesan gambar yang dilakukan. Meski demikian, ia tak menampik kalau lomba angka piksel ponsel ini tetap memberi keutungan bagi pengguna. Pun ketika foto-foto resolusi besar ini akan di-compress (dikecilkan ukurannya) ketika diunggah ke media sosial. Berikut beberapa keuntungan kamera dengan resolusi besar.

1. Detil foto
Menanggapi hal ini, penggiat gadget dari Gadtorade, Lucky Sebastian mengatakan sensor kamera 108 MP memberikan perbedaan pada hasil detil kamera. Sebab, makin besar resolusi, maka data yang digunakan untuk menghasilkan foto semakin banyak.
“Tergantung software (perangkat lunak) dari vendor ponsel, mau menggunakan data (sebanyak) itu untuk keperluan apa,” kata Lucky saat dihubungi CNNIndonesia.com, Selasa (3/3). PT. BEST PROFIT

2. Zoom dan crop
Menurut Herry, dengan resolusi besar, pengguna bisa lebih leluasa memotong foto yang ingin diunggah ke media sosial. Hasil foto pun tetap tajam meski sudah di potong (crop).
“Dengan resolusi ekstrabesar, pengguna bisa melakukan crop foto dengan lebih ekstrem. Hasil crop foto tidak terlalu pecah,” jelasnya.
Misalnya, ada yang memanfaatkan data sebagai tambahan kemampuan zoom karena saat foto resolusi jumbo di crop, hasilnya akan tetap bagus. Ada juga vendor yang ingin mendapatkan detail foto yang lebih baik. Apalagi saat ini kamera ponsel tidak hanya memiliki satu lensa saja. Sehingga, menurut Lucky data dari kamera dengan resolusi super ini bisa diblend (dileburkan) dengan data dari lensa lain. Alhasil, foto bakal lebih detil.

3. Foto lebih cerah
Resolusi foto yang tinggi juga mempermudah produsen ponsel menerapkan pixel binning. Pixel bining menyatukan empat pixel berbeda menjadi satu pixel. Menurut Herry, hal ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas kecerahan foto, terutama saat dipakai memotret di kondisi yang minim cahaya (low light). Senada, selain membuat foto lebih cerah, Lucky juga menyebut hasil rekaman video pun bisa lebih tajam jika diambil dengan kamera beresolusi besar. Selain itu menurut Lucky, meski dikompresi kualitas foto seperti warna, kecerahan, dan lain-lain, bakal tetap terjaga.

Trik jaga kualitas foto
Lucky pun membeberkan sejumlah tips agar hasil foto tetap mumpuni saat diunggah di media sosial maupun layanan pesan instan. Misal, pengguna hendak mengunggah foto ke akun media sosial seperti Instagram, pengguna mesti melakukan crop terlebih dahulu sesuai format foto Instagram agar tidak terkena algoritma kompresi yang berlebihan. “Misalnya mengedit foto di photoshop dengan resolusi maksimal 1080 x 1080 atau unggah menggunakan aplikasi pihak ketiga seperti VSCO,” pungkas Lucky. BEST PROFIT